PERLINDUNGAN PEMUDA WNI KORBAN ONLINE SCAM DI KAMBOJA: PERAN KBRI PHNOM PENH DALAM PERSPEKTIF HUKUM DIPLOMATIK DAN KONSULER
- Authors
-
-
Aulia Asnawi
Faculty of Social Science and Law, Universitas Negeri MakassarAuthor -
Sitti Zulfaa
Faculty of Social Science and Law, Universitas Negeri MakassarAuthor -
Irsyad Dahri
Faculty of Social Science and Law, Universitas Negeri MakassarAuthor
-
- Keywords:
- hukum diplomatik, hukum konsuler, KBRI Phnom Penh, online scam, pelindungan WNI, perdagangan orang, Kamboja
- Abstract
- Meningkatnya jumlah pemuda Warga Negara Indonesia (WNI) yang terjebak dalam jaringan kejahatan penipuan daring (online scam) di Kamboja menempatkan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh pada posisi strategis sebagai garda terdepan pelindungan warga negara di luar negeri. Artikel ini menganalisis (1) bentuk dan mekanisme pelindungan yang diberikan KBRI Phnom Penh, (2) kewenangan dan batasan KBRI berdasarkan hukum diplomatik dan konsuler, serta (3) penerapan Konvensi Wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik dan Konvensi Wina 1963 tentang Hubungan Konsuler dalam penanganan kasus tersebut. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, yang bertumpu pada bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelindungan KBRI mencakup tiga fase, yakni preventif, responsif, dan pemulihan-reintegrasi, yang dijalankan melalui kombinasi fungsi diplomatik dan fungsi konsuler. Kewenangan KBRI bersumber dari Pasal 3 ayat (1) huruf b Konvensi Wina 1961, Pasal 5 dan Pasal 36 Konvensi Wina 1963, serta hukum nasional Indonesia. Kewenangan tersebut dibatasi oleh prinsip kedaulatan teritorial, kewajiban menghormati hukum negara penerima (Pasal 41 Konvensi 1961 dan Pasal 55 Konvensi 1963), dan larangan campur tangan urusan dalam negeri. Artikel ini menyimpulkan bahwa kedua konvensi Wina menyediakan kerangka normatif yang memadai tetapi bersifat fasilitatif, bukan koersif, sehingga efektivitas pelindungan sangat bergantung pada kerja sama dengan otoritas Kamboja, koordinasi lintas lembaga di dalam negeri, dan penguatan diplomasi pelindungan di tingkat regional.
- References
-
ASEAN. (2015). ASEAN Convention Against Trafficking in Persons, Especially Women and Children.
Barcelona Traction, Light and Power Company, Limited (Belgium v. Spain), Judgment, I.C.J. Reports 1970, p. 3.
Brownlie, I. (2008). Principles of Public International Law (7th ed.). Oxford University Press.
Denza, E. (2016). Diplomatic Law: Commentary on the Vienna Convention on Diplomatic Relations (4th ed.). Oxford University Press.
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Peraturan Menteri Luar Negeri Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pelindungan Warga Negara Indonesia di Luar Negeri.
Kingdom of Cambodia. (2008). Law on Suppression of Human Trafficking and Sexual Exploitation.
LaGrand (Germany v. United States of America), Judgment, I.C.J. Reports 2001, p. 466.
Lee, L. T., & Quigley, J. (2008). Consular Law and Practice (3rd ed.). Oxford University Press.
Mauna, B. (2005). Hukum Internasional: Pengertian, Peranan, dan Fungsi dalam Era Dinamika Global. Bandung: Alumni.
Mavrommatis Palestine Concessions (Greece v. United Kingdom), P.C.I.J. Series A, No. 2 (1924).
Republik Indonesia. Peraturan Presiden Nomor 22 Tahun 2021 tentang Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang.
Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1982 tentang Pengesahan Konvensi Wina mengenai Hubungan Diplomatik beserta Protokol Opsionalnya dan Konvensi Wina mengenai Hubungan Konsuler beserta Protokol Opsionalnya.
Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.
Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.
Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri.
Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan.
Suryokusumo, S. (1995). Hukum Diplomatik: Teori dan Kasus. Bandung: Alumni.
Suryokusumo, S. (2004). Praktik Diplomasi. Jakarta: Iblam.
United Nations. (1961). Vienna Convention on Diplomatic Relations. 500 U.N.T.S. 95.
United Nations. (1963). Vienna Convention on Consular Relations. 596 U.N.T.S. 261.
- Downloads
- Published
- 2026-10-05
- Section
- Articles
How to Cite
Most read articles by the same author(s)
- Muhammad Afiq Alfi Fairuz Sudirman, Tenri Dzulqaidah Nur, Nur Aprilia Umar, Irsyad Dahri, PERLINDUNGAN KOMUNIKASI DIPLOMATIK DI ERA DIGITAL: RELEVANSI PASAL 27 KONVENSI WINA 1961 TERHADAP PERKEMBANGAN TEKNOLOGI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nur Aulia, Intan Suriani Serang, Irsyad Dahri, Perkembangan Technological Diplomacy di Era Digital: Teknologi sebagai Instrumen Baru dalam Hubungan Internasional , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nurul Afifah Eka Savitri, Irsyad Dahri, DARI KEKEBALAN ABSOLUT MENUJU KEKEBALAN FUNGSIONAL: ANALISIS YURIDIS PENYALAHGUNAAN HAK KEKEBALAN DIPLOMATIK DAN REFORMASI MEKANISME PERTANGGUNGJAWABAN DALAM KONVENSI WINA 1961 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
Similar Articles
- Assyifa Aska Kanaya, Tri Andrisman, Refi Meidiantama, Diah Gustiniati, Dita Trijayanti, TINJAUAN YURIDIS PUTUSAN PENGADILAN TERHADAP PELAKU PENGIRIMAN PEKERJA MIGRAN ILEGAL(Studi Putusan Nomor: 293/Pid.Sus/2025/PN Tjk) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muhammad Afiq Alfi Fairuz Sudirman, Tenri Dzulqaidah Nur, Nur Aprilia Umar, Irsyad Dahri, PERLINDUNGAN KOMUNIKASI DIPLOMATIK DI ERA DIGITAL: RELEVANSI PASAL 27 KONVENSI WINA 1961 TERHADAP PERKEMBANGAN TEKNOLOGI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nurhikmah Rahmadani, Nur Salsabila, Irsyad Dhahri Samad, Negosiasi, Hukum dan Kekuasaan dalam Diplomasi: Analisis Komparatif Kasus-Kasus Diplomatik dan Implikasinya terhadap Politik Luar Negeri Indonesia , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- I Dewa Gede Aditya, PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP MASYARAKAT DARI PRAKTIK PENAGIHAN PINJAMAN ONLINE YANG MELANGGAR HAK PRIVASI: STUDI LITERATUR , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- I Dewa Gede Aditya, PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP MASYARAKAT DARI PRAKTIK PENAGIHAN PINJAMAN ONLINE YANG MELANGGAR HAK PRIVASI: STUDI LITERATUR , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Anank Maulana Zakaria, Lutfian Ubaidillah, Implikasi Proses Penagihan Kredit Oleh Kreditur yang Menggunakan Data Pribadi Pada Transaksi Pinjaman Online , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Adam Angga Wijaya, Tri Sulistyowati, PENERAPAN ASAS KEWARGANEGARAAN GANDA TERBATAS (STUDI PERBANDINGAN INDONESIA DAN USA) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Sitti Nur Hajrah, Irsyad Dhahri, KEKEBALAN DIPLOMATIK DALAM HUKUM INTERNASIONAL: HAK DAN BATASANNYA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Zahra Jayanti, Trio Adi Wijaya, Shevriyo Haikal Ramadhan, Adhitya Supriyanto, PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG DI SEKTOR PERIKANAN: Studi Kasus KM Awindo 2A dan Implikasinya terhadap Perlindungan Awak Kapal Perikanan , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 14 No. 12 (2025): Causa Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
- Rahma Putri Amalia, Heni Siswanto, Rini Fathonah, Ahmad Irzal Fardiansyah, Aisyah Muda Cemerlang, KEADILAN SUBSTANTIF DALAM PENJATUHAN PIDANA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG DENGAN KORBAN ANAK (Analisis Putusan Nomor 691/Pid.Sus/2024/PN Tjk) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.