ANALISIS BAHASA DALAM LIMA PUTUSAN PERKARA PIDANA: KAJIAN LINGUISTIK FORENSIK
Main Article Content
Abstract
Article Details
Section
How to Cite
References
Darmayanti, N., & Suganda, D. (2025). Analisis linguistik forensik pada kasus pencemaran nama baik yang sudah berkekuatan hukum tetap di mahkamah agung. Pena Literasi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(2), 263-276.
Fatahuddin, F., Iswary, E., & Saleh, F. (2022). Tindak tutur asertif pencemaran nama baik di sosial media: Linguistik forensik. Jurnal Idiomatik Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(1), 8–22.
Krisanjaya, K., & Widia, I. (2024). Struktur dan peran verba tindakan pada perkara tindak pidana pencemaran nama baik: Kajian linguistik forensik di media sosial. Artikulasi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(2), 175–183.
Rosyida, K. A., & Siroj, M. B. (2021). Strategi, jenis tindak tutur dan pola tutur pencemaran nama baik di media sosial (studi kasus akun Twitter @digeeembok). Jurnal Sastra Indonesia, 10(2), 127–132.
Subuki, M., Nuryani, N., Sholeha, M., Hudaa, S., & Hariyanto, B. (2023). Konstruksi argumentasi putusan Pengadilan Negeri Gunung Sitoli No. 07/Pid.B/2013/PN-GS: Kajian linguistik forensik. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 9(1), 89–102.
Syahid, A., Muhlisin, M., & Fauzan, M. (2025). Tindak tutur ujaran kebencian bermuatan antargolongan di media sosial Indonesia: Kajian linguistik forensik. MABASAN, 19(1), 179–198.
Ubaidah, R., Setianingrum, F. A., Novari, R. D., & Casim. (2024). Kajian linguistik forensik kasus Vicky Prasetyo dan Angel Lelga dalam kasus pencemaran nama baik. Jurnal Skripta, 10(1), 37–41.