MENJADIKAN DELI SERDANG SEBAGAI 'LABORATORIUM' BAHASA: STRATEGI KONTEKSTUAL GURU DALAM MENCIPTAKAN MEANINGFUL LEARNING BAHASA ARAB BAGI SISWA MADRASAH ALIYAH

Main Article Content

Muhammad Ilham
Widya Afrians Sigita

Abstract

Pembelajaran bahasa Arab di madrasah aliyah sering kali terjebak pada alienasi linguistik akibat dominasi pendekatan struktural yang mekanistik. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi strategi kontekstual guru dalam menciptakan meaningful learning dengan mentransformasi ekosistem peri-urban dan agraris Deli Serdang menjadi “laboratorium bahasa”. Riset ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi di tiga Madrasah Aliyah yang mewakili zona geografis berbeda di Kabupaten Deli Serdang. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi berlapis dan member checking. Temuan penelitian mengungkapkan tiga strategi inovatif guru: (1) ekspansi ruang kelas ke ekosistem agraris dan komersial, (2) internalisasi kearifan lokal dan ritme sosial masyarakat ke dalam materi ajar, serta (3) rekayasa lingkungan mikro madrasah yang merefleksikan makro-kosmos Deli Serdang. Strategi ini secara efektif berfungsi sebagai “jangkar kognitif” yang mengaitkan informasi linguistik baru dengan pengalaman nyata siswa, sekaligus meruntuhkan “filter afektif” yang menghambat akuisisi bahasa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa defisit lingkungan non-Arab dapat direkonstruksi menjadi aset pedagogis yang vital, serta merekomendasikan perlunya otonomi kurikulum dan pergeseran paradigma asesmen autentik dalam pendidikan bahasa Arab.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

MENJADIKAN DELI SERDANG SEBAGAI ’LABORATORIUM’ BAHASA: STRATEGI KONTEKSTUAL GURU DALAM MENCIPTAKAN MEANINGFUL LEARNING BAHASA ARAB BAGI SISWA MADRASAH ALIYAH. (2026). Argopuro: Jurnal Ilmu Bahasa, 13(2). https://doi.org/10.2238/14wrj487

References

Ausubel, D. P. (2000). The acquisition and retention of knowledge: A cognitive view. Springer Science & Business Media.

Fauzi, A., & Hidayat, R. (2023). Kontekstualisasi pembelajaran bahasa Arab berbasis lingkungan sosial di madrasah aliyah. Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah, 8(1), 45–60.

Harahap, M. S., & Nasution, R. (2022). Revitalisasi lingkungan madrasah sebagai laboratorium alamiah bahasa Arab di Sumatera Utara. Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 210–225.

Krashen, S. D. (1982). Principles and practice in second language acquisition. Pergamon Press.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Pratama, Y. (2024). Meaningful learning bahasa Arab: Strategi guru dalam mengatasi alienasi bahasa di era digital. Arabiyat: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 11(1), 112–128.

Susanti, D. (2023). Pemanfaatan lingkungan sosial sebagai media pembelajaran bahasa Arab autentik. Jurnal Arabiyatuna, 7(2), 180–195.

Zainal, A. (2022). Implementasi contextual teaching and learning (CTL) dalam pembelajaran bahasa Arab di madrasah. Al-Maqdis: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab, 5(1), 50–62.

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.