ANALISIS KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA DIKA DALAM NOVEL MANUSIA SETENGAH SALMON KARYA RADITYA DIKA: KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA

Main Article Content

Pande Komang Aubade Lenteraesai
I Nyoman Darma Putra
I Ketut Nama

Abstract

Novel Manusia Setengah Salmon karya Raditya Dika (2011) lebih sering dibaca sebagai komedi populer, sehingga dimensi psikologisnya jarang mendapat perhatian akademik yang serius. Di balik tawa yang ditawarkan, novel ini menyimpan pergulatan batin yang tidak sederhana tentang kesulitan menerima perubahan: pindah rumah, putus cinta, dan transisi menuju kedewasaan yang tidak pernah benar-benar selesai. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur novel (tema, alur, tokoh, latar) sekaligus menganalisis konflik batin tokoh utama Dika melalui pendekatan psikologi sastra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, dengan teknik analisis data yang melibatkan pembacaan intensif, pencatatan data linguistik, klasifikasi, dan interpretasi makna pada teori struktural yang membahas unsur intrinsik cerita dan teori psikologi sastra yang membahas kepribadian dan tingkah laku tokoh.
Secara struktural, novel ini bekerja dalam pola episodik yang disatukan oleh satu tema besar: manusia yang enggan berpindah, dimetaforakan lewat analogi salmon. Konflik batin Dika terbaca dalam tiga bentuk yang berbeda kualitasnya approach avoidance saat ia merindukan mantan namun menolak kembali, avoidance-avoidance ketika pindah rumah terasa sama menyakitkannya dengan mengecewakan keluarga, dan approach-approach dalam tarik-menarik antara keinginan menjadi dewasa dan kenyamanan yang tidak ingin ia lepaskan. Dika tidak runtuh di bawah tekanan ini; ia bernegosiasi lewat humor dan temuan inilah yang menjadi inti kontribusi penelitian ini: humor dalam sastra populer dapat dibaca sebagai strategi psikologis, bukan semata hiburan.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

ANALISIS KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA DIKA DALAM NOVEL MANUSIA SETENGAH SALMON KARYA RADITYA DIKA: KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA. (2026). Argopuro: Jurnal Ilmu Bahasa, 13(2). https://doi.org/10.2238/4967e619

References

Abdul, Mualim. (2015). “Analisis Bahasa Gaul Pada Novel Manusia Setengah Salmon Karya Raditya Dika” (Skripsi). Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Ahmad, Syarifuddin. (2013). “Diksi dan Citraan dalam Kumpulan Cerpen Manusia Setengah Salmon Karya Raditya Dika: Kajian Stilistika Dan Implementasinya Sebagai Bahan Pelajaran Bahasa Indonesia Di SMA” (Skripsi). Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Damono, S. D. (2009). Sastra bandingan. Editum.

Dika, R. (2011). Manusia setengah salmon. Gagas Media.

Endraswara, S. (2008). Metodologi penelitian sastra: Epistemologi, model, teori, dan aplikasi. MedPress.

Gramedia Pustaka Utama.

Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, appraisal, and coping. Springer.

Minderop, A. (2013). Psikologi sastra: Karya sastra, metode, teori, dan contoh kasus.

Nurgiyantoro, B. (2005). Teori pengkajian fiksi. Gadjah Mada University Press.

Pustaka Pelajar.

Ratna, N. K. (2004). Teori, metode, dan teknik penelitian sastra. Pustaka Pelajar.

Sarafino, E. P. (2011). Health psychology: Biopsychosocial interactions (7th ed.). John Wiley & Sons.

Siswantoro. (2004). Metode penelitian sastra: Analisis karakter. Pustaka Pelajar.

Sriwahyuni, Lidya. (2015). “Ragam Bahasa Gaul dalam Kumpulan Cerpen Manusia Setengah Salmon Karya Raditya Dika (Kajian Fonologi Dan Morfologi)” (Skripsi). Tarakan: Universitas Borneo Tarakan.

Sudjiman, P. (1991). Memahami cerita rekaan. Pustaka Jaya.

Sugihastuti. (2007). Teori apresiasi sastra. Pustaka Pelajar.

Sugihastuti. (2012). Gender dan inferioritas perempuan: Praktik kritik sastra feminis.

Wellek, R., & Warren, A. (1993). Teori kesusastraan (M. Budianta, Terjemahan).

Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.