THE RESILIENCE OF THE MAIN CHARACTER IN E. LOCKHART’S NOVEL WE WERE LIARS (2014): A LITERARY PSYCHOLOGY STUDY

Main Article Content

Fidya Aura Faluvi
Shita Dewi Ratih
Erol Kurniawan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sumber trauma yang membentuk kondisi psikologis tokoh utama dan menganalisis proses resiliensi Cadence Sinclair Eastman dalam novel We Were Liars karya E. Lockhart. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dengan teknik baca dan catat terhadap narasi, dialog, dan monolog yang relevan dengan trauma dan resiliensi tokoh utama, kemudian dianalisis menggunakan teori resiliensi Reivich dan Shatté (2002) yang mencakup tujuh aspek, serta teori pendukung mengenai trauma, PTSD, dan pemulihan psikologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cadence mengalami trauma berlapis yang bersumber dari represi emosi dan konflik warisan dalam keluarga Sinclair, prasangka rasial terhadap Gat dan Ed, tragedi kebakaran Clairmont pada summer fifteen, serta amnesia selektif dan rasa bersalah yang menyertainya. Proses resiliensinya tampak melalui regulasi emosi, pengendalian impuls, optimisme realistis, analisis sebab-akibat, empati, efikasi diri, dan reaching out, yang berkembang melalui tiga tahap pemulihan psikologis: disorientasi dan stabilisasi, pencarian ingatan dan rekonstruksi makna, serta konfrontasi kebenaran dan penerimaan. Penelitian ini menegaskan bahwa resiliensi tidak dimaknai sebagai pemulihan instan, melainkan sebagai proses bertahap dalam menghadapi kenyataan traumatis, menyusun kembali memori, menerima rasa bersalah secara lebih proporsional, dan membangun keseimbangan psikologis yang baru.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

THE RESILIENCE OF THE MAIN CHARACTER IN E. LOCKHART’S NOVEL WE WERE LIARS (2014): A LITERARY PSYCHOLOGY STUDY. (2026). Argopuro: Jurnal Ilmu Bahasa, 14(1). https://journal.cib.institute/index.php/argopuro/article/view/3892

References

Abrams, M. H. (1981). A glossary of literary terms (4th ed.). Holt, Rinehart and Winston.

American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and statistical manual of mental disorders (5th ed.). American Psychiatric Publishing.

Brewin, C. R., Dalgleish, T., & Joseph, S. (2000). A dual representation theory of posttraumatic stress disorder. Psychological Review, 107(4), 670–685.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.

Ehlers, A., & Clark, D. M. (2000). A cognitive model of posttraumatic stress disorder. Behaviour Research and Therapy, 38(4), 319–345.

Endraswara, S. (2013). Metodologi penelitian sastra (Tim Redaksi CAPS, Ed.; 1st ed.). PT. Buku Seru.

Guerin, W. L., Labor, E., Morgan, L., Reesman, J. C., & Willingham, J. R. (2005). A handbook of critical approaches to literature (5th ed.). Oxford University Press.

Hatta, K. (2016). Trauma dan pemulihannya (T. ST, Ed.; 1st ed.). Dakwah Ar-Raniry Press.

Herman, J. L. (2015). Trauma and recovery: The aftermath of violence from domestic abuse to political terror. Basic Books.

Hossain, M. M. (2017). Psychoanalytic theory used in English literature: A descriptive study. Global Journal of Human-Social Science: G Linguistics & Education, 17(1), 41–46.

Hurlock, E. B. (2002). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan (Istiwidayanti & Soedjarwo, Terj.). Erlangga. (Karya asli diterbitkan 1978).

Intan, T. (2020). Resiliensi perempuan lajang dalam metropop Ganjil-Genap karya Almira Bastari. Jurnal Bahasa dan Sastra, IV(1), 47–65.

Intan, T. (2021). Objektifikasi dan resiliensi perempuan dalam novel Perempuan Bayangan karya Netty Virgiantini. Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 17(2), 108–121. https://doi.org/10.25134/fon.v17i2.4209

Johnson, G., & Arp, T. R. (2018). Perrine’s literature: Structure, sound & sense (13th ed.). Cengage Learning.

Kartikasari, A., & Suprapto, E. (2018). Kajian kesusastraan (sebuah pengantar) (E. Riyanto, Ed.; Vol. 1). CV. AE Media Grafika.

Kartikasari, D., & Suprapto, E. (2018). Analisis unsur intrinsik dan ekstrinsik dalam karya sastra. Penerbit Andi.

Lockhart, E. (2014). We were liars. Delacorte Press.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage.

Minderop, A. (2013). Psikologi sastra: Karya sastra, metode, teori, dan contoh kasus (3rd ed.). Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Minderop, A. (2016). Psikologi sastra: Karya sastra, metode, teori, dan contoh kasus. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.