Abstract
Ushul fiqh menyediakan perangkat metodologis agar hukum Islam dapat digali dari Al-Qur'an dan hadis secara terukur. Salah satu perangkat penting tersebut adalah kajian dilalah lafaz yang mencakup mantuq, mafhum, dan ta'wil. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep, klasifikasi, kedudukan, dan penerapan ketiganya sebagai metode istinbath hukum. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan kualitatif dengan pendekatan normatif-ushuliyyah dan analisis isi terhadap kitab ushul fiqh klasik serta literatur kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mantuq menetapkan hukum dari makna yang diucapkan, baik secara langsung maupun tersirat. Mafhum memperluas jangkauan hukum melalui makna yang dipahami dari konteks lafaz, baik yang sejalan (muwafaqah) maupun yang berlawanan (mukhalafah). Ta'wil mengalihkan lafaz dari makna lahir ke makna lain yang kurang kuat apabila ada dalil yang sahih. Perbedaan sikap terhadap mafhum mukhalafah dan batas ta'wil melahirkan perbedaan hasil ijtihad dalam sejumlah persoalan fiqh. Ketiga metode tersebut saling melengkapi dan perlu digunakan secara berjenjang dengan memperhatikan syarat dan kaidahnya.References
Abu Dawud. (2009). Sunan Abī Dāwūd (S. Al-Arnaʼūṭ (ed.)). Dār al-Risālah al-ʻĀlamiyyah.
Al-Āmidī, S. (n.d.). Al-Iḥkām fī Uṣūl al-Aḥkām (A. R. ʻAfīfī (ed.)). Al-Maktab al-Islāmī.
Al-Bukhari. (n.d.). Ṣaḥīḥ al-Bukhāri (Al-Jāmi' aṣ-Ṣaḥīḥ al-Mukhtaṣar min Umūr Rasūlillāh Ṣallallāh 'Alaihi wa Sallam wa Sunanih wa Ayyāmih) (M. Z. I. Nāṣir (ed.)). Dār Tūq an-Najāḥ.
Al-Ghazali, M. (1993). Al-Mustaṣfā min ʻIlm al-Uṣūl (M. A. A. Al-Syāfī (ed.)). Dār al-Kutub al-ʻIlmiyyah.
Al-Syafi'i, M. I. (1940). Al-Risālah (A. M. Syākir (ed.)). Maktabah al-Ḥalabī.
Al-Syaukani, M. (1999). Irsyād al-Fuḥūl ilā Taḥqīq al-Ḥaqq min ʻIlm al-Uṣūl (A. I. ʻInāyah (ed.)). Dār al-Kitāb al-ʻArabī.
At-Tirmidzi. (1998). Sunan al-Tirmiżī (B. ʻA. Maʻrūf (ed.)). Dār al-Gharb al-Islāmī.
Effendi, S., & Zein, M. (2005). Ushul Fiqh. Jakarta: Kencana.
Haroen, N. (1997). Ushul Fiqh 1. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.
Kementerian Agama RI. (2019). Al-Qur'an dan Terjemahnya. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an.
Khallaf, A. W. (1978). ʻIlm Uṣūl al-Fiqh. Dār al-Qalam.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Muslim. (n.d.). Ṣaḥīḥ Muslim (M. F. ʻAbd al-Bāqī (ed.)). Dār Iḥyā' al-Turāṡ al-ʻArabī.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R& D. Bandung: Alfabeta.
Syafe'i, R. (2007). Ilmu Ushul Fiqih. Bandung: Pustaka Setia.
Syarifuddin, A. (2008). Ushul Fiqh Jilid 2. Jakarta: Kencana.
Zed, M. (2004). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Zuhaili, W. (1986). Uṣūl al-Fiqh al-Islāmī. Damaskus: Dār al-Fikr.