Abstract
Kesehatan mental generasi muda semakin mengkhawatirkan, dengan 5,5% remaja mengalami gangguan mental dan prevalensi nasional mencapai 9,8% (WHO, 2022). Penelitian ini menganalisis ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan kesehatan mental serta tafsirnya dalam Al-Bahr Al-Muhith karya Abu Hayyan Al-Andalusi. Metode yang digunakan adalah kajian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif dan deskriptif-analitis, berfokus pada lima ayat: QS. Ar-Ra’d: 28, QS. Al-Insyirah: 5-6, QS. Ali ‘Imran: 139, QS. Ali ‘Imran: 159, dan QS. Az-Zumar: 53. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an menawarkan solusi konkret seperti ketenangan melalui zikrullah, optimisme, keseimbangan usaha dan tawakal, serta keyakinan terhadap rahmat Allah. Tafsir ini relevan bagi generasi Z sebagai strategi spiritual menghadapi tekanan hidup modern.References
Fletcher, D., dan Mustafa Sarkar. “Psychological resilience: A review and critique of definitions, concepts, and theory.” European Psychologist 18 (2013): 12–23. https://doi.org/10.1027/1016-9040/A000124.
Hamidah, Rizka Nur, dan Noneng Siti Rosidah. “Konsep Kesehatan Mental Remaja Dalam Perspektif Islam.” Prophetic Guidance and Counseling Journal 2, no. 1 (18 Agustus 2021): 26–33. https://doi.org/10.32832/pro-gcj.v2i1.5122.
Ibnu Katsir. Tafsir Ibnu Katsir. Riyadh - Saudi Arabia: Dar Thayyiba, 2018.
Khalish, Naufal. “Krisis Kesehatan Mental Menghantui Generasi Z Indonesia.”
Diakses 28 Februari 2025. https://rsj.acehprov.go.id/berita/kategori/artikel/krisis-kesehatan-
mental-menghantui-generasi-z-indonesia.
Kompasiana.com. “Kesehatan Mental di Indonesia Tahun 2024: Antara Tantangan dan Harapan.” KOMPASIANA, 19 Juni 2024.
https://www.kompasiana.com/rifky15/6672b8a2c925c4791a738562/keseh atan-mental-di-indonesia-tahun-2024-antara-tantangan-dan-harapan.
Larsson, A., N. Hooper, L. Osborne, P. Bennett, dan L. McHugh. “Using Brief Cognitive Restructuring and Cognitive Defusion Techniques to Cope With Negative Thoughts.” Behavior Modification 40 (2016): 452–82. https://doi.org/10.1177/0145445515621488.
Mason, Sharon. “Developing Our Own Growth Mindset to Support Student Success.” 2023 IEEE Frontiers in Education Conference (FIE), 2023, 1–4. https://doi.org/10.1109/FIE58773.2023.10342894.
Melina, Shela Ayu, dan Chahya Kharin Herbawani. “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Mental Remaja Selama Pandemi Covid-19 : Tinjauan Literatur.” MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA 21, no. 4 (1 Agustus 2022): 286–91.
https://doi.org/10.14710/mkmi.21.4.286-291.
Pagnini, F., dan D. Philips. “Being mindful about mindfulness.” The lancet. Psychiatry 2 4 (2015): 288–89. https://doi.org/10.1016/S2215-0366(15)00041-
3.
Pratama, Vemas Satria Edy. “Menyikapi Perasaan Insecure dan Overthinking dalam Perspektif Al-Quran.” Al-Wasathiyah: Journal of Islamic Studies, 2024. https://doi.org/10.56672/alwasathiyah.v3i1.148.
“Website DJKN.” Diakses 27 Februari 2025.
https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kpknl-banjarmasin/baca-artikel/14361/Peran-Pemuda-Masa-Kini.html.
Yuliatun, Ismiyati, dan Putri Megawati. “Terapi Pemaafan Untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Individu: Studi Literatur Forgiveness Therapy To Improve Individual Mental Health: A Literature Study.” Motiva: Jurnal Psikologi 4, no. 2 (16 Desember 2021): 90–97. https://doi.org/10.31293/mv.v4i2.5325.