PENGELOLAAN WAKAF PRODUKTIF DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESEJAHTERAAN EKONOMI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN SOSIAL UMAT
PDF

Keywords

Wakaf Produktif
Pengelolaan Wakaf
Kesejahteraan Ekonomi
Pembangunan Sosial Umat
Ekonomi Islam

How to Cite

PENGELOLAAN WAKAF PRODUKTIF DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESEJAHTERAAN EKONOMI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN SOSIAL UMAT. (2026). Tashdiq: Jurnal Kajian Agama Dan Dakwah, 19(2). https://doi.org/10.2238/ecm0n097

Abstract

Wakaf produktif merupakan salah satu instrumen ekonomi Islam yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dan mendukung pembangunan sosial umat. Namun, pengelolaan wakaf di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, seperti kurang optimalnya pengelolaan aset wakaf, rendahnya profesionalisme nazhir, serta minimnya pemanfaatan wakaf secara produktif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, pengelolaan wakaf produktif perlu dikembangkan agar mampu memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang lebih luas bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pengelolaan wakaf produktif, mekanisme pengelolaannya, serta dampaknya terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat dalam pembangunan sosial umat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari Al-Qur’an, hadis, jurnal ilmiah, buku, dan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan wakaf produktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan wakaf produktif dilakukan melalui pengembangan aset wakaf dalam bentuk tanah, bangunan, wakaf uang, dan investasi syariah yang dikelola secara profesional, transparan, dan berkelanjutan. Pengelolaan wakaf produktif memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi, penyediaan modal usaha, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan akses pendidikan dan layanan kesehatan. Selain itu, wakaf produktif juga berkontribusi dalam mengurangi kesenjangan sosial dan mendukung pembangunan sosial umat secara berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan manajemen wakaf, peningkatan kompetensi nazhir, serta pengembangan inovasi wakaf produktif agar manfaat wakaf dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.
DOI: https://doi.org/10.2238/ecm0n097
PDF

References

Al-Naisaburi, Muslim bin al-Hajjaj. Shahih Muslim, Juz III. Beirut: Dar Ihya’ al-Turats al-‘Arabi, t.t., hlm. 1255, hadis no. 1631.

Badan Wakaf Indonesia (BWI). Profil dan Program Wakaf di Indonesia. Jakarta: BWI, t.t.

Departemen Agama RI. Paradigma Baru Wakaf di Indonesia. Jakarta, 2007.

Departemen Agama RI. Pengembangan Wakaf Produktif di Indonesia. Jakarta: Departemen Agama RI, 2008.

Direktorat Pemberdayaan Wakaf dan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam. Pedoman Pengelolaan Wakaf Uang, 2008, hlm. 93.

Direktorat Pemberdayaan Wakaf Kementerian Agama RI. Manajemen Wakaf Produktif.

Direktorat Pemberdayaan Wakaf Kementerian Agama RI. Manajemen Wakaf Produktif; Kahf, M. The Role of Waqf in Improving the Ummah Welfare.

Direktorat Pemberdayaan Wakaf, Kementerian Agama RI. Pedoman Pengelolaan Wakaf Produktif, 2013.

Febriyanti, Neti. “Analisis Pengelolaan Wakaf Produktif Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Mersam Kabupaten Batang Hari (Studi Pada Kelurahan Kembang Paseban).” JUPIEKES, Vol. 2, No. 2 (2024), hlm. 133–144.

Kahf, Monzer. “Waqf and Its Socio-Economic Role.” Islamic Economic Studies, Vol. 15, No. 2, 2008.

Kementerian Agama Republik Indonesia. Pedoman Pengelolaan Wakaf Produktif; Badan Wakaf Indonesia (BWI). Profil dan Program Wakaf di Indonesia.

Kementerian Agama RI. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, 2019.

Kuran, Timur. Islam and Mammon: The Economic Predicaments of Islamism. Princeton University Press, 2004.

M. Akmal, Hamdan, Hifni Syauqi Thalib dan Kurniati. “Conflict and Resolution of Waqf Disputes: Perspectives of Islamic Law and Positive Law in Indonesia.” Abdurrauf Law and Sharia, Vol. 2, No. 2 (2025), hlm. 172.

Aura Lika Cahyani Andi Sufarid, Andi Maharani Erwin, Muhammad Ali Afsar dan Kurniati. “Peran Al-Qur’an dan Sunnah sebagai Sumber Hukum Ekonomi Syariah.” Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat, Vol. 2, No. 2 (2025), hlm. 146–148.

Ria Sukmawidari, Meli Kamelia, Andi Mutmainnah Assyahrah dan Kurniati. “The Legal Basis of Waqf in the Indonesian Legal System: Perspectives of Islamic Law and National Law.” Abdurrauf Law and Sharia, Vol. 2, No. 2 (2025), hlm. 131–144.

M. Kahf. The Role of Waqf in Improving the Ummah Welfare. Jeddah: IRTI–IDB, 1998, hlm. 88–90.

Mannan, M. A. Cash Waqf Certificate: Global Opportunities for Developing the Social Capital Market. Social Investment Bank, 2001.

Mannan, M. A. Cash Waqf Certificate: Global Opportunities for Developing the Social Capital Market. Dhaka: Social Investment Bank, 2001.

Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Wakaf.

Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf; Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Wakaf; Badan Wakaf Indonesia (BWI). Profil dan Program Wakaf di Indonesia.

Wakaf dalam Perspektif Ekonomi Islam. Jakarta: Pustaka Firdaus, hlm. 60–63.

Zainal, Veithzal Rivai. “Pengelolaan dan Pengembangan Wakaf Produktif.” Jurnal, Vol. 9 No. 1 (Januari 2016), hlm. 1–9.