Abstract
Artikel ini mengkaji konsep hadis dan sunnah melalui tiga dimensi filosofis yang saling berkaitan, yaitu ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis kepustakaan (library research) melalui pendekatan deskriptif-analitis, penelitian ini menelaah literatur ilmu hadis klasik dan kontemporer untuk memetakan bagaimana hadis dipahami keberadaannya (ontologi), bagaimana keotentikannya diketahui dan diverifikasi (epistemologi), serta nilai guna praktis dan moral apa yang dikandungnya bagi kehidupan umat Islam (aksiologi). Hasil kajian menunjukkan bahwa secara ontologis, hadis dan sunnah mencakup segala sesuatu yang disandarkan kepada Nabi Muhammad saw. baik perkataan, perbuatan, ketetapan, maupun sifat beliau dan terus "ada" melalui praktik dan periwayatan (sanad) yang hidup dalam masyarakat Muslim. Secara epistemologis, validitas suatu hadis ditentukan melalui disiplin ilmu riwayah dan dirayah yang bertumpu pada tiga unsur tak terpisahkan, yaitu sanad, matan, dan rawi, sehingga ilmu hadis menjadi salah satu cabang keilmuan Islam dengan sistem validasi paling ketat. Secara aksiologis, hadis berfungsi sebagai sumber hukum Islam kedua setelah Al-Qur'an, mempertegas otoritas Nabi, dan memperjelas makna ayat-ayat Al-Qur'an, sehingga nilai gunanya tidak berhenti pada tataran teoretis, melainkan membentuk perilaku moral dan praktis umat Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman yang utuh tentang hadis dan sunnah memerlukan integrasi ketiga dimensi tersebut agar terhindar dari kesalahpahaman dan memperkokoh kedudukan hadis sebagai pedoman hidup yang senantiasa hidup di tengah umat.References
Alfiah, dkk. Studi Ilmu Hadis. Cibinong: Kreasi Edukasi, 2016.
Alwi, Zulfahmi. Studi Ilmu Hadis. Depok: Raja Grafindo Persada, 2021.
Fadzli, Muhammad. "Filsafat Ilmu dalam Kajian Ilmu Hadis: Telaah tentang Epistemologi, Ontologi, dan Aksiologi." IHSANIKA: Jurnal Pendidikan Agama Islam 3, no. 2 (2025).
Furkan, Muhammad. "Hadis dan Sunnah (Tinjauan Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis)." Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin 3, no. 6 (2025).
Hassan, Aminuddin, et al. "The Role of Islamic Philosophy of Education in Aspiring Holistic Learning." Procedia - Social and Behavioral Sciences 5 (2010)
Ilyas, Abustani, dan La Ode Islami Ahmad. Studi Hadis: Ontologi, Epistemologi dan Aksiologi. Cet. I. Makassar: Alauddin Press, 2011.
Khon, Abdul Majid. Pemikiran Modern dalam Sunnah: Pendekatan Ilmu Hadis. Cet. I. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2011.
Khon, Abdul Majid. Ulumul Hadis. Cet. I. Jakarta: Amzah, 2009.
Lestari, Lenni. "Epistemologi Hadis Perspektif Syi'ah." Jurnal al-Bukhari Ilmu Hadis 1, no. 2 (2019).
Malik, Marhany, dan Muaadilah Hs. Bunganegara. "Tinjauan Pemahaman Hadis dan Sunnah: Aspek Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis." Jurnal Ushuluddin 24, no. 2 (2022).
Mudasir. Ilmu Hadis. Cet. IV. Bandung: Pustaka Setia, 2008.
Tamuri, Ab Halim. "Islamic Education Teachers' Perceptions of the Teaching of Akhlāq in Malaysian Secondary Schools." Journal of Moral Education 36, no. 3 (2007)
Zulfahmi. "Otoritas Nabi Muhammad Saw.: Kajian atas Peran dan Fungsi Hadis dalam Hukum Islam." Jurnal Tahdis 6, no. 1 (2015).