Abstract
Hadis Nabi Saw merupakan sumber ajaran Islam setelah Al-Qur’an yang memiliki peran penting dalam memahami ajaran agama. Namun, perkembangan penyebaran hadis yang semakin luas menimbulkan berbagai persoalan, seperti munculnya hadis palsu dan kesalahan dalam memahami kandungan hadis. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep kritik matan hadis, metode yang digunakan ulama dalam menguji kualitas matan, serta urgensinya dalam menjaga otentisitas hadis Nabi Saw. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research melalui kajian terhadap berbagai literatur ilmu hadis, kitab ulama klasik, dan penelitian akademik terkait kritik matan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kritik matan merupakan metode penting dalam menentukan kualitas hadis dengan memperhatikan kesesuaian hadis terhadap Al-Qur’an, hadis yang lebih kuat, fakta sejarah, serta prinsip dasar ajaran Islam. Penelitian ini memberikan manfaat dalam meningkatkan pemahaman masyarakat agar lebih kritis dalam menerima dan menyebarkan hadis, khususnya pada era digital. Kritik matan tidak hanya menjadi metode akademik, tetapi juga menjadi instrumen dalam menjaga kemurnian hadis Nabi saw.References
Al-A’zami, M. M. (2004). Studies in Hadith Methodology and Literature. Kuala Lumpur: Islamic Book Trust.
Al-Baghdadi, Ahmad bin ‘Ali al-Khatib. (2002). Al-Kifayah fi ‘Ilm al-Riwayah. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah
Sakka, Abd. Rahman. (2023). Kajian Metode Kritik Matan Hadis: Study of Hadith Matan Criticism Method. JAWAMI’UL KALIM: Jurnal Kajian Hadis, 79–89
Susanti, Devi Elsi., Erman, & Hasnah, Radhiatul. (2024). Metodologi Kritik Hadits (Sanad dan Matan) dan Tantangan Modernitas. Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research, 876–885.
Ibn Al-Qayyim. (2024). Manhaj Kritik Matan Hadis Ibn Al-Qayyim: Kajian Terhadap Kitab Al-Manār Al-Munīf. Jurnal Pengajian Islam, 140–152
Muttaqin, N., Budianto, L., Najmi, N., Dian Sari, E., Handoyo, E., & Mughni, A. S. (2023). Sanad and Matan Criticism in the Framework of Hadith Studies. JIEBAR: Journal of Islamic Education: Basic and Applied Research, 4(1), 27–37
Ismail, M. Syuhudi. (1988). Kaidah Kesahihan Sanad Hadis: Telaah Kritis dan Tinjauan dengan Pendekatan Ilmu Sejarah. Jakarta: Bulan Bintang.
Suryadi. (2002). Metode Kontemporer Memahami Hadis Nabi: Perspektif Muhammad al-Ghazali dan Yusuf al-Qardhawi. Yogyakarta
Rahmawati, Adinda Fatimah. (2024). Kritik Matan Hadis atas Hukuman bagi Orang Murtadin: Kontekstualitas Hermeneutika Fazlur Rahman.
Suryadinata, M. (2022). Kritik Matan Hadis: Klasik hingga Kontemporer. Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin
Muslim bin al-Hajjaj. (2006). Shahih Muslim. Beirut: Dar Ihya’ al-Turats al-‘Arabi