AYAT VIRAL, TAFSIR HILANG: PROBLEMATIKA DEKONTEKSTUALISASI AYAT AL-QUR'AN DI MEDIA SOSIAL
PDF

Keywords

Dekontekstualisasi
Media Sosial
Tafsir Al-Qur’an
Literasi Tafsir Digital
Ayat Viral.

How to Cite

AYAT VIRAL, TAFSIR HILANG: PROBLEMATIKA DEKONTEKSTUALISASI AYAT AL-QUR’AN DI MEDIA SOSIAL. (2026). Tashdiq: Jurnal Kajian Agama Dan Dakwah, 19(2). https://doi.org/10.2238/9yafbj07

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah cara masyarakat mengakses dan memahami ajaran Islam, termasuk dalam memaknai ayat-ayat Al-Qur'an. Kemudahan penyebaran informasi di ruang digital mendorong meningkatnya popularitas potongan ayat Al-Qur'an yang disajikan secara singkat tanpa disertai penjelasan tafsir yang memadai. Fenomena tersebut berpotensi melahirkan dekontekstualisasi makna dan meningkatkan risiko kesalahpahaman terhadap pesan Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk dekontekstualisasi ayat Al-Qur'an yang viral di media sosial, mengidentifikasi faktor-faktor yang melatarbelakanginya, serta menjelaskan implikasinya terhadap pemahaman keagamaan masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research) yang dipadukan dengan analisis isi (content analysis). Data diperoleh melalui analisis berbagai konten media sosial yang memuat ayat-ayat Al-Qur'an serta dikaji menggunakan pendekatan asbāb al-nuzūl, tafsir kontekstual, dan rujukan dari kitab-kitab tafsir otoritatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dekontekstualisasi ayat di media sosial umumnya terjadi dalam tiga bentuk, yaitu pemotongan ayat, penyederhanaan makna, dan penggunaan ayat di luar konteks penafsirannya. Faktor utama yang melatarbelakanginya meliputi karakteristik algoritma media sosial, rendahnya literasi tafsir digital, pergeseran otoritas keagamaan menuju popularitas digital, serta budaya konsumsi informasi yang serba cepat. Kondisi tersebut berdampak pada munculnya pemahaman yang parsial, meningkatnya potensi misinterpretasi, dan bergesernya fungsi edukatif Al-Qur'an menjadi konten digital yang berorientasi pada viralitas. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan literasi tafsir digital serta penggunaan sumber-sumber tafsir yang otoritatif agar penyebaran ayat Al-Qur'an di media sosial tetap sesuai dengan kaidah ilmu tafsir dan mampu menjaga integritas pesan Al-Qur'an di era digital.
DOI: https://doi.org/10.2238/9yafbj07
PDF

References

Ali Sati, Abdul Halim, Abdul Hayy Nasution, and Muhammad Ridwan. “The Digital Transformation of Tafsir and Its

Implications for Islamic Legal Derivation in the Contemporary Era.” MILRev: Metro Islamic Law Review 4, no. 1

(2025): 389–415. https://doi.org/10.32332/milrev.v4i1.10425.

Al-Mizān, Tafsir. HIKMAH DALAM AL-QUR’AN: STUDI TEMATIK TERHADAP. 20, no. 2 (n.d.).

Andok, Mónika. The Impact of Online Media on Religious Authority. n.d.

Ashari, Muhammad Khakim, and Moh Faizin. “Religious Digital Literacy of Students in Indonesia and Malaysia.” Jurnal

Pendidikan Islam 18 (2023).

Budiantoro, Wahyu. DDaakkwwaahh ddii EErraa DDiiggiittaall DDaakkwwaahh ddii EErraa DDiiggiittaall Dakwah di Era

Digital. 1978.

Fatih, M. KAIDAH TAFSIR DAN PENERAPANNYA MENURUT M. QURAISH SHIHAB. n.d.

Gusmian, Islah. EPISTEMOLOGI TAFSIR Al-QUR’AN KONTEMPORER. n.d.

TASHDIQ

Jurnal Kajian Agama dan Dakwah

Vol 19 No 2 Tahun 2026

ISSN 3030-8917

Hakim, Faisol, and Harapandi Dahri. Islam di Media Sosial sebagai Komodifikasi dan Implikasinya terhadap Pendidikan

Islam. n.d.

Hariyati, Jamiah. Media Sosial Sebagai Media Dakwah: Penyebaran Konten Kajian Al-Qur’an di Media Sosial dalam

Perspektif Al-Qur’an. 5, no. 1 (2025).

Irawan, Jimi, and Bashori Bashori. “Etika Penyebaran Ayat Al-Qur’an dalam Media Digital: Kajian Literatur atas Tantangan

dan Prinsip Qur’ani.” Fathir: Jurnal Studi Islam 2, no. 3 (2025): 357–69. https://doi.org/10.71153/fathir.v2i3.330.

Kamil, Fajri, Pathur Rahman, Sulaiman Mohammad Nur, and Deddy Ilyas. “Epistemologis Tafsir Tematik: Menuju Tafsir Al

Qur’an Yang Holistik.” Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir 3, no. 1 (2023): 11–32.

https://doi.org/10.19109/jsq.v3i1.18327.

Mariati, Mariati. “Eksistensi Asbabun Nuzul Dalam Penafsiran Al-Quran di Era Modern.” Fathir: Jurnal Studi Islam 2, no. 1

(2025): 14–27. https://doi.org/10.71153/fathir.v2i1.157.

Muhammad Faisal. “Implikasi Kritik Abdul Syakur Yasin Terhadap Terjemahan Al-Qur’an Kementrian Agama di Media

Sosial.” At-Tahfidz: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 4, no. 2 (2023): 105–21. https://doi.org/10.53649/at

tahfidz.v4i2.359.

Murni, Yuti, and Yossi Latifa. OTORITAS TAFSIR DI ERA VIRAL: MENIMBANG VALIDITAS PENAFSIRAN AL-QUR’AN

DI MEDIA SOSIAL. n.d.

Nisa, Fathimah Khoirun, Ahmad Nurrohim, Andri Nirwana, Alfiyatul Azizah, and Kharis Nugroho. “Bibliometric Study of the

Development Map of Qur’an and Health Studies in the Scopus Database.” Proceeding ISETH (International Summit

on Science, Technology, and Humanity), January 30, 2024, 2238–51. https://doi.org/10.23917/iseth.4647.

Novanto, Riza Awal. PERKEMBANGAN DIGITALISASI AL-QUR’AN: DAMPAKNYA TERHADAP PEMAHAMAN

GENERASI MILENIAL. n.d.

Nurrohim, Ahmad. “Al-Tarjih fi Al-Tafsir: antara Makna Al-Qur’an dan Tindakan Manusia.” HERMENEUTIK 12, no. 1

(2019): 93. https://doi.org/10.21043/hermeneutik.v13i2.6385.

Rosyid, Mukhlish Abdul, Zulfa Mumtaza, Ahmad Nurrohim, and Yeti Dahliana. “The Concept of Ummatan Wasatan in The

Qur’an (A Comparative Study of Tafsir Fii Zhilaalil Qur’an by Sayyid Qutb and Tafsir Al-Munir By Wahbah

Zuhayli):” Paper presented at International Conference on Islamic and Muhammadiyah Studies (ICIMS 2022). 2022.

https://doi.org/10.2991/assehr.k.220708.008.

Salam, Muadz Abdus, Andri Nirwana An, Ainur Rhain, Alfiyatul Azizah, Yeti Dahliana, and Ahmad Nurrohim. “Challenges

of Da’wah Research: Understanding Da’wah Models in The Context of Qur’anic Guidance and Social Change.”

Journal for Islamic Studies 7, no. 3 (2024).

Sembiring, Irvan Mustofa. MODEL-MODEL BERPIKIR SISTEM DALAM PENDIDIKAN ISLAM: STUDI ANALISIS AYAT

AYAT AL QUR’AN. n.d.

Sukmaningtyas, Anisa Nur Izzati, Ahmad Nurrohim, Asda Amatullah, et al. “Etika Komunikasi Al-Qur’an dan Relevansinya

dengan Komunikasi di Zaman Modern.” Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir 4, no. 2 (2024): 556

76. https://doi.org/10.19109/jsq.v4i2.23981.

Syarif Hidayat. “Ragam, Problematika dan Masa Depan Tafsir Al-Quran Digital.” SALIHA: Jurnal Pendidikan & Agama

Islam 5, no. 1 (2022): 115–29. https://doi.org/10.54396/saliha.v5i1.282.