Maghrib Mengaji sebagai Strategi Pendidikan Karakter Religius Anak di Era Digital: Studi di Kelurahan Kebun Lada

Authors
  • Agus Setiawan

    Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
    Author
  • Ellisa Fitri Tanjung

    Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
    Author
Keywords:
Maghrib Mengaji, karakter religius, pendidikan karakter, pembiasaan, era digital, Kelurahan Kebun Lada
Abstract
Perkembangan teknologi digital membuat anak semakin akrab dengan gawai dan media sosial, sementara ruang untuk membiasakan nilai keagamaan di lingkungan sekitar tidak selalu tersedia. Artikel ini menggambarkan pelaksanaan Maghrib Mengaji di Masjid Al Furqon, Kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, sebagai strategi penguatan karakter religius anak. Kegiatan berlangsung selama tujuh hari pada Agustus 2026 dengan sekitar 15 anak sebagai peserta, dan dilengkapi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara sederhana, dan dokumentasi, yang dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasilnya menunjukkan bahwa kegiatan terlaksana sesuai rencana, anak hadir secara rutin dan antusias belajar membaca Al-Qur’an serta doa sehari-hari, dan masyarakat menyambut baik peringatan Maulid Nabi. Ditinjau dari kerangka pendidikan karakter Lickona, kegiatan ini menyentuh aspek pengetahuan, perasaan, dan tindakan moral, meskipun konsistensi tindakan baru dapat dipastikan jika kegiatan berlanjut. Keberlanjutan menjadi tantangan utama, sehingga diperlukan peran orang tua, pengurus masjid, dan tokoh masyarakat.
Downloads
Download data is not yet available.
References

Abu Dawud, S. ibn al-Asy’ats al-Sijistani. (t.t.). Sunan Abi Dawud: Kitab al-Shalah, hadis nomor 495.

Al-Qur’an al-Karim. QS Luqman [31]: 17; QS At-Tahrim [66]: 6.

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (2024). Survei penetrasi internet Indonesia 2024. APJII.

Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice Hall.

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.

Tanjung, E. (2021). Manajemen Program Penguatan Pendidikan Karakter Religius di MA Swasta Al-Ulum Medan. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 1619-1626. https://doi.org/10.62775/edukasia.v5i1.1099

Kementerian Pendidikan Nasional. (2010). Pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa: Pedoman sekolah. Badan Penelitian dan Pengembangan, Pusat Kurikulum.

Lally, P., van Jaarsveld, C. H. M., Potts, H. W. W., & Wardle, J. (2010). How are habits formed: Modelling habit formation in the real world. European Journal of Social Psychology, 40(6), 998–1009. https://doi.org/10.1002/ejsp.674

Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.

Livingstone, S., & Blum-Ross, A. (2020). Parenting for a digital future: How hopes and fears about technology shape children’s lives. Oxford University Press.

Marzuki. (2015). Pendidikan karakter Islam. Amzah.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Remaja Rosdakarya.

Muhaimin. (2001). Paradigma pendidikan Islam: Upaya mengefektifkan pendidikan agama Islam di sekolah. Remaja Rosdakarya.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter.

Prensky, M. (2001). Digital natives, digital immigrants. On the Horizon, 9(5), 1–6. https://doi.org/10.1108/10748120110424816

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R& D. Alfabeta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Zubaedi. (2011). Desain pendidikan karakter: Konsepsi dan aplikasinya dalam lembaga pendidikan. Kencana.

Cover Image
Downloads
Published
2026-09-28
Section
Articles

How to Cite

Maghrib Mengaji sebagai Strategi Pendidikan Karakter Religius Anak di Era Digital: Studi di Kelurahan Kebun Lada. (2026). Sindoro: Cendikia Pendidikan, 18(10). https://journal.cib.institute/index.php/sindoro/article/view/4591

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

21-30 of 338

You may also start an advanced similarity search for this article.