Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

HUBUNGAN RIWAYAT BERAT BADAN LAHIR, ASI EKSKLUSIF, DAN RIWAYAT INFEKSI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA: Tinjauan Literatur

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan linier pada anak yang mencerminkan interaksi berbagai faktor sejak masa prenatal hingga usia balita. Riwayat berat badan lahir, pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif, dan infeksi berulang merupakan faktor yang sering diteliti, tetapi hubungan masing-masing faktor dapat dipengaruhi oleh kondisi sosial ekonomi, kualitas pemberian makanan pendamping ASI, sanitasi, dan akses pelayanan kesehatan. Artikel ini bertujuan merangkum bukti ilmiah mengenai hubungan riwayat berat badan lahir, ASI eksklusif, dan riwayat infeksi dengan kejadian stunting pada balita. Artikel disusun sebagai tinjauan literatur naratif berdasarkan penelusuran publikasi PubMed serta sumber resmi yang relevan, dengan perhatian khusus pada penelitian anak di Indonesia dan publikasi mutakhir. Literatur menunjukkan bahwa berat badan lahir rendah berkaitan dengan peningkatan kerentanan terhadap gangguan pertumbuhan; ASI eksklusif berpotensi mendukung pertumbuhan melalui pemenuhan nutrisi dan perlindungan terhadap infeksi; sedangkan infeksi seperti diare dan infeksi saluran pernapasan dapat berhubungan dengan stunting melalui penurunan asupan, peningkatan kebutuhan metabolik, dan gangguan absorpsi. Namun, hubungan tersebut tidak selalu bersifat kausal dan perlu ditafsirkan dengan mempertimbangkan faktor perancu. Bukti yang tersedia mendukung pendekatan pencegahan stunting yang terintegrasi sejak kehamilan, periode menyusui, pemberian makanan pendamping, imunisasi, dan pencegahan infeksi.

Keywords

ASI eksklusif, balita, berat badan lahir rendah, infeksi, stunting

PDF

References

  1. 1. Ayue HI, Nurdiana N, Wardhani V, Astuti AB, Prayitno H, Laksono AD, Sundjaya T. Exploring the multifactorial predictors of stunting in children under five: A systematic review of the literature, 2015–2024. J Public Health Res. 2025;14(4):22799036251403945. doi:10.1177/22799036251403945. PMID:41458163.
  2. 2. Rahmadiani I, Fibriana AI, Nisa AA, Shabbir SA, Azam M. Impact of Low Birth Weight and Other Determinants on Stunting in Children Under-Five Years Old: Evidence from Indonesia's Nutrition Status Survey. Int J Prev Med. 2025. doi:10.4103/ijpvm.ijpvm_242_24. PMID:41409794.
  3. 3. Hadi H, Fatimatasari, Irwanti W, Kusuma C, Alfiana RD, Asshiddiqi MIN, Nugroho S, Lewis EC, Gittelsohn J. Exclusive Breastfeeding Protects Young Children from Stunting in a Low-Income Population: A Study from Eastern Indonesia. Nutrients. 2021;13(12):4264. doi:10.3390/nu13124264. PMID:34959815.
  4. 4. Suratri MAL, Indriasih E, Warouw TS, Edwin VA, Yulianto A, Faizal DR, et al. The relationship between infectious diseases and stunting among toddlers in Indonesia. Iran J Nurs Midwifery Res. 2025;30(6):936–940. doi: 10.4103/ijnmr.ijnmr_87_24. PMID: 41311596.
  5. 5. Purnama TB, Wagatsuma K, Saito R. Prevalence and risk factors of acute respiratory infection and diarrhea among children under 5 years old in low-middle wealth household, Indonesia. Infect Dis Poverty. 2025;14(1):13. doi:10.1186/s40249 -025-01286-9. PMID:40016855.
  6. 6. World Health Organization. Stunting in a nutshell. WHO; 2015. https://www.who.int/news/item/19-11-2015-stunting-in-a-nutshell.
  7. 7. World Health Organization. WHO Child Growth Standards: Length/height-for-age, weight-for-age, weight-for-length, weight-for-height and body mass index-for-age. Geneva: WHO; 2006.
  8. 8. UNICEF, World Health Organization, World Bank Group. Levels and trends in child malnutrition: UNICEF/WHO/World Bank Group Joint Child Malnutrition Estimates. Key findings of the 2023 edition. Geneva: WHO; 2023.

Similar Articles

41-50 of 356

You may also start an advanced similarity search for this article.