Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI H USIA 2 BULAN DEMAM PASCA IMUNISASI DPT 1 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAYON

Abstract

Latar Belakang: Demam merupakan salah satu Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang paling sering terjadi setelah pemberian imunisasi DPT-HB-Hib pada bayi. Meskipun merupakan respons fisiologis tubuh dalam membentuk kekebalan, demam sering menimbulkan kecemasan pada orang tua sehingga diperlukan asuhan kebidanan yang komprehensif untuk mengatasi keluhan, mencegah komplikasi, serta meningkatkan pengetahuan keluarga mengenai penanganan demam pasca imunisasi. Tujuan: Melaksanakan asuhan kebidanan secara komprehensif pada bayi usia 2 bulan dengan demam pasca imunisasi DPT-HB-Hib 1 di Wilayah Kerja Puskesmas Kayon menggunakan pendekatan manajemen kebidanan. Metode: Laporan kasus ini menggunakan metode studi kasus deskriptif pada satu bayi usia 2 bulan yang mengalami demam pasca imunisasi DPT-HB-Hib 1. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi menggunakan format manajemen kebidanan Varney serta pendokumentasian SOAP. Asuhan dilakukan melalui kunjungan awal hingga tiga kali kunjungan perkembangan. Hasil: Pengkajian menunjukkan bayi mengalami demam 38,6°C sekitar enam jam setelah imunisasi disertai rewel tanpa tanda bahaya. Asuhan meliputi pemantauan kondisi bayi, edukasi kepada ibu, pemberian ASI lebih sering, kompres hangat dengan lidah buaya, pemberian parasetamol sesuai indikasi, serta edukasi mengenai tanda bahaya. Pada kunjungan perkembangan, suhu tubuh menurun bertahap hingga 36,8°C, bayi tampak aktif, menyusu dengan baik, dan tidak ditemukan komplikasi. Simpulan: Asuhan kebidanan komprehensif berhasil menurunkan demam pasca imunisasi DPT-HB-Hib 1. Kompres hangat dengan lidah buaya sebagai asuhan komplementer membantu menurunkan suhu tubuh, disertai ASI lebih sering, pemantauan, dan edukasi ibu.

Keywords

Bayi, Imunisasi, DPT 1

PDF

References

  1. Achjar, K. A. H., Rusliyadi, M., Zaenurrosyid, A., Rumata, N. A., Nirwana, I., & Abadi, A. (2023). Metode penelitian kualitatif: Panduan praktis untuk analisis data kualitatif dan studi kasus. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
  2. Afrida, B. R., & Aryani, N. P. (2022). Buku ajar asuhan kebidanan pada neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah. Penerbit NEM.
  3. Almurdani, A., Rosita, E., Tasnimin, N., Zakiyah, Z., & Andriani, R. (2026). Hubungan pengetahuan ibu dengan penanganan demam pada anak balita di Gampong Blang Neuang, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya. Journal of Health and Therapy, 5(2), 1-11.
  4. Amalia, M., & ST, S. (2022). Konsep Kebidanan; Buku Penerbit Lovrinz. Lovrinz Publishing.
  5. Capriani, D. (2025). Peran Tenaga Kesehatan dalam Meningkatkan Derajat Kesehatan Ibu dan Anak di Fasilitas Pelayanan Dasar. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(11), 7432-7437.
  6. Dewi, N. A. K., Handayani, D., Oktarina, N. D., & Megasari, M. (2026). Buku ajar keperawatan anak. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
  7. Dinkes Kota Palangkaraya. (2024). Profil Kesehatan Kota Palangkaraya. Palangkaraya: Dinkes Kota Palangkaraya.
  8. Ekasari, W. U., ST, S., Pratiwi Lumbantobing, S. S. T., KM, M., Permatasari, A. S., Keb, S. T., ... & SiT, S. (2025). Buku Ajar Pemeriksaan Fisik Ibu dan Bayi. Optimal Untuk Negeri.
  9. Handayani, R., & Amelia, T. (2021). Asuhan Kebidanan Pada Bayi Setelah Imunisasi DPT Hb Hib Di Klinik Sehat Ibu dan Anak. Jurnal Kesehatan Nasional, 9(2), 21–28.
  10. Hasibuan, W., Ekasari, D. J., & Roza, N. (2025). Efektivitas Bawang Merah Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Anak Dengan Demam Pasca Imunisasi Dpt Pentabio. Zona Kebidanan: Program Studi Kebidanan Universitas Batam, 15(2).
  11. Ismoedijanto, I. (2021). Demam pada Anak. Sari Pediatri, 2(2), 103-8.
  12. Jumiati, J., Meri, D., Mardiya, R., Fitria, N., & Aifa, W. E. (2025). Solusi Sederhana Pasca Imunisasi DPT Bayi. CV Eureka Media Aksara.
  13. Kemenkes RI. (2024). Profil Kesehatan Indonesia tahun 2024. Jakarta: Kemenkes RI.
  14. Kuswati, K., Rosalinna, R., Rahmasari, N. T., & Nurrasyidah, R. (2023). Pengaruh Kompres Lidah Buaya Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Bayi Pasca Imunisasi Dpt-Hb-Hib Di Wilayah Puskesmas Karangtengah Kabupaten Wonogiri. Indonesian Scientific Journal of Midwifery, 1(2), 85-93.
  15. Lestari, A. R., Anulus, A., Hidayati, S., & Utary, D. (2023). Hubungan Intensitas Paparan Informasi Penyuluhan Imunisasi Dengan Tingkat Pengetahuan Ibu Dalam Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap Pada Balita Di Dusun Mentigi Kabupaten Lombok Utara. Nusantara Hasana Journal, 2(12), 13-26.
  16. Marselinus, K., Harfika, A., Wayanshakty, J. P., Suryana, A. L., Muninggar, J., Mulyani, N., ... & Mardian, A. (2024). Ilmu Kesehatan Anak. Sada Kurnia Pustaka.
  17. Masruroh, M., Pranoto, H. H., Widayati, W., Nurrohman, N., Kale, C. C., Aristiani, S. A., & Choifin, F. (2022). Pijat Bayi untuk Menstimulasi Pertumbuhan dan Perkembangan Bayi Usia 0-12 Bulan. Indonesian Journal of Community Empowerment (Ijce), 4(1), 50-57.
  18. Nasution, E. Y. (2022). Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap. PT Inovasi Pratama Internasional.
  19. Oktavia, N. S., Hidayati, R. D., Kusumawaty, I., Treasa, A. D., & Sari, M. (2025). Komunikasi Terapeutik Dalam Praktik Kebidanan. Cv Get Press Indonesia.
  20. Pratiwi, E., & Kurniasih, D. (2020). Penerapan Asuhan Kebidanan Pada Bayi Dengan Reaksi Demam Pasca Imunisasi DPT Di BPM Harapan Bunda. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, 7(1), 15–22.

Similar Articles

1-10 of 62

You may also start an advanced similarity search for this article.