Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Tatalaksana Hernia Nukleus Pulposus (HNP) Servikal pada Petani Laki-laki Usia 55 Tahun Melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga : Sebuah Laporan Kasus

Abstract

Hernia Nucleus Pulposus (HNP) terjadi pada lima hingga dua puluh orang dari setiap seribu orang dewasa setiap tahunnya. Jumlah kasus mencapai puncaknya pada usia 30 hingga 50 tahun. Pendekatan komprehensif melalui kedokteran keluarga memainkan peran penting dalam menempatkan pasien sebagai pusat perhatian, dengan mempertimbangkan aspek biopsikososial, melampaui sekadar pengobatan simptomatik. Seorang pria berusia 55 tahun datang dengan keluhan nyeri leher bawah di antara tulang belikat yang menjalar hingga ujung jari kedua tangan. Sebelum gejala muncul, pasien sering mengangkat tangki air berkapasitas 16 liter di atas bahunya karena bekerja sebagai petani. Pasien sebelumnya sudah berobat ke dokter spesialis saraf, dilakukan pemeriksaan rontgen servikal, didiagnosis HNP servikal, dan menjalani fisioterapi selama 3 bulan. Saat ini keluhan masih dirasakan. Pemeriksaan fisik menunjukkan berkurangnya kekuatan otot kedua ekstremitas atas. Pasien mendapatkan intervensi berupa kunjungan rumah sebanyak tiga kali yang berisi intervensi medikamentosa dan nonmedikamentosa menggunakan pendekatan kedokteran keluarga. Pasien diberikan meloxicam 7,5 mg dua kali sehari dan gabapentin 100 mg tiga kali sehari, edukasi mengenai penyakit, latihan fisik untuk pencegahan kekambuhan, dan dukungan keluarga. Pada kunjungan ketiga, pasien tidak mengalami kekambuhan lagi. Pasien juga mampu melakukan latihan fisik yang telah diberikan dengan mandiri. Pendekatan ini menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan primer dengan tatalaksana komprehensif pada kasus HNP penting untuk luaran klinis yang lebih baik.

Keywords

hernia nukleus pulposus servikal, kedokteran keluarga, nyeri leher bawah, pelayanan primer, tatalaksana

PDF

References

  1. 1. Hutabarat SP, Nasirudin Y, Agustina D. Pengaruh pressure biofeedback exercise terhadap nyeri pada kasus hernia nukleus pulposus (HNP) lumbal di RSUD Cibinong. Jurnal Profesional Fisioterapi. 2025;4(2):1. doi: https://doi.org/10.24127/fisioterapi.v4i2.9636
  2. 2. Berlina L dan Ichwanuddin. Hernia nukleus pulposus. Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran. 2024;2(3):179. doi: https://doi.org/10.55606/termometer.v2i3.4119
  3. 3. Fakhrizal MA, et al. Laporan kasus: seorang laki-laki usia 48 tahun dengan herniasi nukleus pulposus servikal. Medula (Medical Profession Journal of Lampung). 2026;16(3):39. doi: https://doi.org/10.53089/medula.v16i3.1801
  4. 4. Gül, et al. Does the size of cervical disc herniation affect clinical parameters in cervical radiculopathy? Journal of Clinical Medicine. 2025;14(24):1—2. doi: 10.3390/jcm14248900
  5. 5. Rahayu ID, Rusnianah F, Fernando A. Comprehensive family medicine approach tol umbar radiculopathy in an obese patient: a case study. Jurnal Ilmu Kedokteran Keluarga. 2025;4(1):14. doi: https://doi.org/10.56674/altera.v4i1.42
  6. 6. Howay SYL, Sutarto, Larasati TA. Identifikasi faktor risiko herniated nucleus pulposus (HNP). Jurnal Agromedicine Unila. 2021;8(2):3.
  7. 7. Petersen, et al. Prospective, population-based study of occupational movements and postures of the neck as risk factors for cervical disc herniation. BMJ Open. 2022;12(2). doi: https://doi.org/10.1136/bmjopen-2021-053999
  8. 8. Wibowo, et al. Effect on modic change on clinical outcome of cervical disc herniation patients undergoing anterior cervical discectomy and fusion. Biomorphology Journal. 2023; 33(2):101.
  9. 9. Kiraz M dan Kina H. Effect on long-term smoking on cervical disc degeneration: a retrospective study. Medical Science Monitor. 2025;31:6. doi: 10.12659/MSM.949466
  10. 10. Akbar KA, Try P, Viwattanakulvanid P, Kallawicha K. Work-related musculoskeletal disorders among farmers in the Southeast Asia region: a systematic review. Saf Health Work. 2023;14(3):247.
  11. 11. Zielinska, et al. Risk factors of intervertebral disc pathology—a point of view formerly and today—a review. Journal of Clinical Medicine. 2021;10:3. doi: https://doi.org/10.3390/jcm10030409
  12. 12. Cheng et al. Exploring COX-independent pathways: a novel approach for meloxicam and other NSAIDs in cancer and cardiovascular disease treatment. Pharmaceuticals. 2024;17:2. doi: https://doi.org/10.3390/ph17111488
  13. 13. Irvan M dan Sulistyani S. Tatalaksana komprehensif pada kasus hernia nucleus pulposus (HNP). Proceeding Talamus 2024. 2024:672 —673. Available from: https://proceedings.ums.ac.id/kedokteran/article/view/3891

Similar Articles

141-150 of 189

You may also start an advanced similarity search for this article.