Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Pengaruh Terapi Relaksasi Napas Dalam (Deep Breathing Exercise) terhadap Penurunan Tekanan Darah Sistemik pada Penderita Hipertensi: Literature Review

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama di dunia yang dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Salah satu penatalaksanaan non-farmakologis yang dapat digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah adalah terapi relaksasi napas dalam (deep breathing exercise). Terapi ini bekerja dengan cara merangsang sistem saraf parasimpatis, sehingga dapat menurunkan frekuensi jantung, mengurangi ketegangan otot dan menurunkan tekanan darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi relaksasi napas dalam (deep breathing exercise) terhadap penurunan tekanan darah sistemik pada penderita hipertensi. Metode: Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah literatur review. Pencarian literatur dilakukan pada database elektronik seperti PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan kata kunci "deep breathing exercise", "relaksasi napas dalam", "hipertensi", dan "tekanan darah". Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan, kemudian dianalisis secara sistematis. Hasil: Hasil beberapa artikel menunjukkan bahwa terapi relaksasi napas dalam dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Penurunan tekanan darah terjadi karena peningkatan aktivitas parasimpatis, penurunan aktivitas sistem saraf simpatis, serta berkurangnya hormon stres seperti kortisol dan adrenalin. Kesimpulan: Terapi relaksasi napas dalam efektif dalam menurunkan tekanan darah sistemik pada penderita hipertensi dan dapat dijadikan sebagai intervensi non-farmakologis yang aman, mudah dilakukan, dan dapat dilakukan secara mandiri maupun dengan pendampingan tenaga kesehatan.

Keywords

Latihan Napas Dalam, Hipertensi, Relaksasi Napas Dalam, Tekanan Darah

PDF

References

  1. Anggreini, S. N., & Alfianur, A. (2021). Pengaruh Slow Deep Breathing (SDB) dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi primer (Effects of slow and deep breathing on blood pressure in patients with primary hypertension). Holistik Jurnal Kesehatan, 15(2), 340–347.
  2. Bergeri, A. S., & Daruwala, S. S. (2025). Effectiveness of Abdominal Deep Breathing Exercises in Managing Blood Pressure Among Hypertensive Patients. Cureus, 17(2), 1–7. https://doi.org/10.7759/cureus.78393
  3. Chaiduang, S., Klinsophon, T., & Wattanapanyawech, J. (2024). The effect of breathing exercise on hemodynamics and heart rate variability parameters in hypertensive patients: A systematic review. Journal of Bodywork and Movement Therapies, 40, 42-52. Doi: 10.1016/j.jbmt.2024.03.043
  4. Cheng, S., Chen, Y., Yu, M., Zhao, L., Huang, H., & Zhao, M. (2026). Voluntary slow breathing exercise on cardiovaskular parameters in patients with hypertension: A systematic review and meta-analysis. Clinical Cardiology, 49(3), e70279. Doi: 10.1002/clc.70279
  5. Dewi, I. K., Siswantoro, E., & Dwipayanti, P. I. (2022). Pengaruh Slow Deep Breathing Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. Pengembangan Ilmu Dan Praktik Kesehatan, 1(4), 40–50. https://doi.org/10.56586/pipk.v1i4.240
  6. Garg et al. (2024). Effect of breathing exercises on blood pressure and heart rate: A systematic review and meta-analysis. International Journal of Cardiology: Cardiovaskular Risk and Prevention. Doi: 10.1016/j.ijcrp.2023.200232
  7. Herawati, I., Mat Ludin, A. F., Ishak, I., Mutalazimah, M., & Farah, N. M. F. (2025). Impact of combined high-intensity bodyweight interval training and breathing exercise on cardiometabolic health in normal-weight middle-aged adults with hypertension. BMC Public Health, 25(1). https://doi.org/10.1186/s12889-025-22139-y
  8. Khanza, S. M., & Gunawan, P. A. (2026). Terapi Slow Deep Breathing untuk Menurunkan Tekanan Darah Lansia Hipertensi (Quasi Experimental Study). November 2025.
  9. Nam, T. G., Jeong, H., Kim, K. H., & Jang, I. (2024). Effectiveness of alternative nostril breathing on blood pressure: A systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials. Complementary Medicine Research, 31(5), 449-460. Doi: 10.1159/000539707
  10. Pathan, F. K. M., Pandian, J. S., Shaikh, A. I., Ahsan, M., Nuhmani, S., Iqbal, A., & Alghadir, A. H. (2023). Effect of slow breathing exercise and progressive muscle relaxation technique in the individual with essential hypertension: A randomized controlled trial. Medicine (United States), 102(47), E35792. https://doi.org/10.1097/MD.0000000000035792
  11. Risma Fajrina Summasalisa, Widiharti Widiharti, & Wiwik Widiyawati. (2025). Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas dalam terhadap Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Industri. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan, 4(2), 420–427. https://doi.org/10.55606/jurrikes.v4i2.5650
  12. Rizkawati, M., Fairuz, R. A., & Absari, N. W. (2023). Literature Review. 9(1), 43–50.
  13. Verma, N., Rastogi, S., Chia, Y. C., Siddique, S., Turana, Y., Cheng, H. min, Sogunuru, G. P., Tay, J. C., Teo, B. W., Wang, T. D., Tsoi, K. K. F., & Kario, K. (2021). Non-pharmacological management of hypertension. Journal of Clinical Hypertension, 23(7), 1275–1283. https://doi.org/10.1111/jch.14236
  14. Yuliandra, A., Alamsyah, M. S., & Mulyadi, E. (2023). Pengaruh teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan tekanan darah pada pasien dengan hipertensi esensial di Wilayah Kerja Puskesmas Sukabumi. Journal of Public Health Innovation, 4(1), 184–190. https://doi.org/10.34305/jphi.v4i01.886
  15. Zulkarnaini, Z., Febriana, D., & Ardilla, A. (2025). Efektivitas Slow Deep Breathing terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi Primer. Holistic Nursing and Health Science, 8(1), 14–22. https://doi.org/10.14710/hnhs.8.1.2025.14-22

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >> 

Similar Articles

161-170 of 385

You may also start an advanced similarity search for this article.