Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Gambaran Pengetahuan Wanita Usia Subur tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang di Puskesmas Kereng Bengkirai

Abstract

Latar Belakang: Wanita Usia Subur (WUS) merupakan sasaran utama program Keluarga Berencana (KB). Meskipun Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) efektif, penggunaannya di Puskesmas Kereng Bangkirai masih rendah. Studi pendahuluan menunjukkan sebagian besar WUS memiliki pengetahuan yang kurang tentang MKJP, sehingga diperlukan penelitian mengenai gambaran pengetahuan WUS tentang MKJP. Tujuan: Mengetahui gambaran pengetahuan wanita usia subur tentang metode kontrasepsi jangka panjang di Puskesmas Kereng Bangkirai. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi berjumlah 113 wanita usia subur, dengan sampel sebanyak 53 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Sebagian besar responden memiliki pengetahuan kategori cukup (39,7%), diikuti kurang (35,8%) dan baik (24,5%). Mayoritas responden berusia 20–35 tahun, berpendidikan menengah, tidak bekerja, primipara, dan memperoleh informasi dari tenaga kesehatan. Simpulan: Tingkat pengetahuan wanita usia subur tentang MKJP sebagian besar berada pada kategori cukup. Puskesmas perlu meningkatkan edukasi dan konseling secara berkesinambungan agar pengetahuan WUS tentang MKJP semakin baik.

Keywords

Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), Pengetahuan, Wanita Usia Subur

PDF

References

  1. [1] N. W. E. P. Dewi, V. T. Mutmainah, N. Usnawati, B. Astyandini, and S. T. Keb, Asuhan Kebidanan Reproduksi Remaja Dan Pasangan Usia Subur. Nuansa Fajar Cemerlang, 2024.
  2. [2] D. Nastiti, F. R. Ramadhaniah, and R. Setiawati, “Tren Capaian Akseptor KB Kontrasepsi Modern (MCPR) dan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Di Kabupaten Karawang Tahun 2015-2023,” J. Penelit. Keperawatan Kontemporer, vol. 5, no. 3, 2025.
  3. [3] R. Kemenkes, “Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2024,” Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, 2024.
  4. [4] D. K. K. Palangkaraya, “Profil Kesehatan Kota Palangkaraya Tahun 2024,” Dinkes Kota Palangkaraya, Palangkaraya, 2024.
  5. [5] W. Ganoli, W. Widya, and N. Herawati, “Gambaran Pengetahuan Pasangan Usia Subur Tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Di PMB R Kota Bogor Tahun 2024,” Midwifery Innov. J., vol. 1, no. 1, pp. 58–69, 2025.
  6. [6] D. S. Susilowati, “Efektivitas penyuluhan dengan media leaflet dalam peningkatan pengetahuan pada pasangan usia subur (PUS) tentang metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Puskesmas Bulu Temanggung,” J. Ilm. Bidan, vol. 8, no. 2, pp. 1–7, 2024.
  7. [7] R. Mutianingsih, S. Muliani, N. Supiana, B. Q. Safinatunnaja, Z. Munawarah, and S. Mawaddah, Penyuluhan kesehatan dalam siklus hidup perempuan. Penerbit NEM, 2022.
  8. [8] E. M. F. Lalita et al., Kesehatan Reproduksi: Konsep, Asuhan, dan Edukasi. PT Cipta Digital Edukasi, 2026.
  9. [9] S. B. P. Sudirman et al., Bidan dan Kesehatan Reproduksi: Ilmu, Etika, dan Pelayanan Holistik. PT Bukuloka Literasi Bangsa, 2025.
  10. [10] R. Fahlevie, H. Anggraini, and T. Turiyani, “Hubungan umur, paritas, dan tingkat pendidikan terhadap penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Rumkitban Muara Enim Tahun 2020,” J. Ilm. Univ. Batanghari Jambi, vol. 22, no. 2, pp. 706–710, 2022.
  11. [11] R. R. Nisa, W. T. Nugraheni, and W. T. Ningsih, “tingkat pendidikan, usia, pekerjaan dengan pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar pada balita di wilayah kerja puskesmas merakurak kabupaten tuban: Penelitian Terhadap Hubungan dari Tingkat Pendidikan, Usia, Pekerjaan dengan Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Dasar Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Merakurak Kabupaten Tuban,” J. Keperawatan Widya Gantari Indones., vol. 7, no. 3, 2023.
  12. [12] E. Rosita et al., Asuhan Kebidanan Pada Kesehatan Reproduksi Wanita. PT. Sonpedia Publishing Indonesia, 2024.
  13. [13] T. A. Dewi, M. S. Noor, F. Armanza, R. Aditya, and L. Rosida, “Literature review: hubungan pengetahuan dan sikap dengan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP),” Homeostasis, vol. 5, no. 2, pp. 445–452, 2022.
  14. [14] A. G. Correia, “Mengetahui Pilihan: Panduan Lengkap Tentang KB dan Kontrasepsi,” Filos. Indones. Press, 2025.
  15. [15] Y. Pertiwi, Y. Ardiani, I. Julianingsih, and W. P. Adila, “Hubungan Umur, Pendidikan, Pekerjaan Dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP),” Heal. Care J. Kesehat., vol. 13, no. 2, pp. 287–294, 2024.
  16. [16] V. A. Simanjuntak and R. Hasibuan, “Faktor Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang,” J. Kebidanan Malakbi, vol. 5, no. 2, pp. 66–77, 2024.
  17. [17] G. A. P. Manjurungi et al., “Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP),” Madu J. Kesehat., vol. 13, no. 2, pp. 209–218, 2024.
  18. [18] P. K. Dewi Kavita, “HUBUNGAN USIA, PENGETAHUAN, PENDIDIKAN, PEKERJAAN, DAN BUDAYA AKSEPTOR KB AKTIF TERHADAP PENGGUNAAN KONTRASEPSI JANGKA PANJANG,” Gema Bidan Indones., vol. 11, no. September, pp. 84–90, 2022.
  19. [19] K. Rochadi, R. Sembiring, and D. Nababan, “ANALISIS FAKTOR -FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI PUS DALAM METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG ( MKJP ) DI KECAMATAN,” vol. 6, no. April, pp. 113–124, 2022.
  20. [20] L. Fitriana, A. Liliana, and I. A. D. Wulandari, “Hubungan Pendidikan dan Paritas Ibu Terhadap Pemilihan KB Di Puskesmas Banjar II Buleleng Bali,” J. Ilmu Keperawatan Matern., vol. 5, no. 1, pp. 34–45, 2022.

Similar Articles

201-210 of 398

You may also start an advanced similarity search for this article.