Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DISMINORHOE DI SMA 5 KOTA PALANGKARAYA

Abstract

Dismenore merupakan masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja putri dan dapat menimbulkan nyeri perut bagian bawah serta keluhan seperti pusing, mual, dan lemas yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Dismenore dapat menyebabkan siswi sulit berkonsentrasi, menurunkan motivasi belajar, tidak mengikuti kegiatan pembelajaran secara optimal, sebagaimana ditemukan pada siswi SMA Negeri 5 Palangka Raya yang banyak mengeluhkan nyeri haid terutama pada hari pertama menstruasi. Mengetahui gambaran pengetahuan remaja putri tentang dismenore di SMA 5 Kota Palangkaraya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 373 remaja putri kelas X dan XI di SMA 5 Kota Palangkaraya. Sampel penelitian berjumlah 79 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10% dan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat yang disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden berdasarkan kelas didominasi oleh kelas X sebanyak 48 orang (60,8%), berdasarkan umur paling banyak berusia 15 tahun sebanyak 36 orang (45,6%), berdasarkan usia menarche paling banyak mengalami menarche pada usia 12 tahun sebanyak 22 orang (27,8%), berdasarkan siklus menstruasi sebagian besar memiliki siklus menstruasi teratur sebanyak 60 orang (75,9%), dan berdasarkan kejadian dismenore sebagian besar mengalami dismenore sebanyak 51 orang (64,6%). Tingkat pengetahuan remaja putri tentang dismenore sebagian besar berada pada kategori cukup sebanyak 56 orang (70,9%), kategori kurang sebanyak 15 orang (19,0%), dan kategori baik sebanyak 8 orang (10,1%).

Keywords

Dismenore, Pengetahuan, Remaja Putri

PDF

References

  1. Apriliani, I. K. I., Citrawati, N. K., & Sanjiwani, A. A. S. (2025). Gambaran tingkat pengetahuan remaja putri tentang penanganan dismenore secara non farmakologi.
  2. Ariasih, K. A. R., Candrawati, S. A. K., & Citrawati, N. K. (2023). Gambaran pengetahuan remaja putri tentang dismenore di SMP Negeri Hindu 2. Program Studi Keperawatan Program Sarjana, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Wira Medika Bali Denpasar.
  3. Artawan, I. P., Adianta, I. K. A., & Damayanti, I. A. M. (2022). Hubungan nyeri haid (dismenore primer) dengan kualitas tidur pada mahasiswi sarjana keperawatan tingkat IV ITEKES Bali tahun 2022. Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing, 6(2), 94–99.
  4. Azra, S., Rajuddin, R., & Ismida, F. D. (2022). Gambaran pengetahuan dan penanganan dengan kualitas nyeri pada siswi aliyah Madrasah Ulumul Quran Pagar Air tahun 2021. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, 22(1), 74–80.
  5. Dewi, R., Petasari, W., & Yanniarti, S. (2023). Penatalaksanaan dismenore primer pada remaja dengan pemberian jus wortel dan air kelapa hijau. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 9(3), 187–191.
  6. Diantari, N. K. A., Sriasih, N. G. K., & Rahyani, N. K. Y. (2025). Gambaran pengetahuan remaja putri tentang dismenore dan penanganannya.
  7. Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya. (2023). Data angka kejadian dismenore primer pada remaja putri usia 10–18 tahun periode Januari–September 2023. Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya.
  8. Djailani, Y. A., Nasrianti, Hasnia, & Rosyidi, M. (2023). Gambaran pengetahuan remaja putri tentang upaya penanganan dismenore di SMP IT Insan Cendekia Doyo Baru Kabupaten Jayapura. Jurnal Kesehatan, 11(1), 140–149.
  9. Fatihah, N., dkk. (2023). Hubungan usia menarche, kebiasaan olahraga dan perilaku konsumsi makanan cepat saji (fast food) dengan kejadian dismenore primer pada remaja putri SMAN 1 Samaturu. Edumis Journal, 4(4), 25–31.
  10. Husna, F. M., & Maul. (2023). Gambaran tingkat pengetahuan tentang dismenorea pada remaja putri di SMK N 6 Yogyakarta [Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta].
  11. Jusni, Rivandi, A., Erniawati, Andriani, L., & Kamaruddin, M. (2020). Hubungan tingkat pengetahuan peserta didik putri di SMAN 6 Bulukumba kelas X dengan kejadian dismenorea Kecamatan Herlang Kabupaten Bulukumba. Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan, 2(3), 119–124.
  12. Kurniawati, T., Setiyowati, W., & Mahardika, D. (2020). Hubungan pengetahuan dengan penanganan dismenorea pada remaja putri di Kota Semarang. Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health), 11(1). https://doi.org/10.52299/jks.v11i1.60
  13. Mardiyah, M. S., & Rizal, A. (2024). Hubungan pengetahuan remaja dengan perilaku penanganan dismenore. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(2).
  14. Mulyani, N., Sudaryanti, L., & Dwiningsih, S. R. (2022). Hubungan usia menarche dan lama menstruasi dengan kejadian dismenorea primer. Journal of Health, Education and Literacy, 4(2), 104–110. https://doi.org/10.31605/j-healt.v4i2.1432
  15. Nuraini, D. (2022). Hubungan tingkat stress dengan siklus menstruasi pada remaja putri di SMA Negeri 2 Kebumen [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Gombong].
  16. Saalino, V., dkk. (2024). Pengaruh nyeri haid (dismenorhea) terhadap aktivitas belajar pada remaja putri di SMAN 4 Toraja Utara. Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif, 1–14.
  17. Sari, A. N., & Ediyono, S. (2024). Tingkat pengetahuan remaja putri tentang gangguan menstruasi. Journal of Health Research, 7(1), 54–63.
  18. Wardoyo, S. B., & Setiyorini, A. (2021). Tingkat pengetahuan remaja putri tentang menstruasi dan penanganan dismenorea. Carolus Journal of Nursing, 3(2), 122–129. https://doi.org/10.37480/cjon.v3i2.70
  19. World Health Organization. (2022, September 30). Keeping well in adolescence and youth. https://www.who.int/tools/your-life-your-health/life-phase/adolescence-and-youth-10-to-24-years/keeping-well-in-adolescence-and-youth

Similar Articles

21-30 of 191

You may also start an advanced similarity search for this article.