Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

PERBANDINGAN SKOR SMART-COP DAN CURB-65 BERDASARKAN TINGKAT KEPARAHAN PASIEN PNEUMONIA KOMUNITAS DALAM MENENTUKAN PROGNOSIS DI RUMAH SAKIT H. ADAM MALIK MEDAN PERIODE 2022–2023

Abstract

Latar Belakang: Pneumonia komunitas merupakan infeksi saluran pernapasan akut yang didapat di luar lingkungan rumah sakit dan menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Berbagai sistem penilaian klinis telah dikembangkan untuk membantu menentukan tingkat keparahan dan prognosis pneumonia komunitas, di antaranya skor SMART-COP dan CURB-65. Kedua skor tersebut digunakan untuk menilai risiko pasien serta membantu menentukan kebutuhan perawatan dan tata laksana. Penelitian Francisco (2021) menunjukkan bahwa Pneumonia Severity Index (PSI) memiliki sensitivitas dan akurasi yang lebih tinggi dibandingkan CURB-65 dalam menentukan prognosis pasien pneumonia komunitas. Namun, penelitian yang secara langsung membandingkan kemampuan SMART-COP dan CURB-65 dalam menentukan prognosis pasien pneumonia komunitas masih terbatas. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kohort retrospektif menggunakan data rekam medis pasien pneumonia komunitas di Rumah Sakit H. Adam Malik Medan periode Mei 2022 hingga Juni 2023. Jumlah sampel sebanyak 91 pasien. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS dan uji chi-square. Hasil uji statistik dinyatakan bermakna apabila nilai p <0,05. Hasil: Terdapat perbedaan yang bermakna antara skor SMART-COP dan CURB-65 dalam menentukan prognosis pasien pneumonia komunitas (p<0,05). Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang bermakna antara skor SMART-COP dan CURB-65 dalam menentukan prognosis pasien pneumonia komunitas. Berdasarkan hasil penelitian, skor SMART-COP menunjukkan sensitivitas, spesifisitas, dan akurasi yang lebih tinggi dibandingkan skor CURB-65 dalam menentukan prognosis pasien pneumonia komunitas.

Keywords

SMART-COP, CURB-65, pneumonia komunitas, prognosis

PDF

References

  1. 1. Andriyani S, Sari, et al. Hubungan derajat skor CURB-65 saat awal masuk dan nilai antitrombin III pada pasien pneumonia komunitas. 2016;48(2).
  2. 2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan Riskesdas 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2018. p. 154–165.
  3. 3. World Health Organization. Pneumonia [Internet]. Geneva: World Health Organization; [cited 2022 Sep 17]. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/pneumonia
  4. 4. Pakpahan FS, Bihar S, Syarani F, Eyanoer PC. Accuracy between CURB-65 score and PSI in determining the prognosis of community-acquired pneumonia patients at H. Adam Malik General Hospital, Medan. Respiratory Science. 2021;1(3):174–181. doi:10.36497/respirsci.v1i3.25
  5. 5. Memon RA, Rashid MA, Avva S, et al. The use of the SMART-COP score in predicting severity outcomes among patients with community-acquired pneumonia: a meta-analysis. Cureus. 2022;14(7):e27248. Published July 25, 2022. doi:10.7759/cureus.27248
  6. 6. Sari MA, et al. Derajat keparahan pneumonia komunitas pada geriatri berdasarkan skor CURB-65 di bangsal penyakit dalam RS Dr. M. Djamil Padang tahun 2016. Jurnal Kesehatan Andalas. 2018.
  7. 7. Suyastri, et al. Perbandingan Expanded CURB-65 terhadap CURB-65 dan PSI dalam memprediksi luaran pasien CAP. Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan. 2019;4(3).
  8. 8. Marti C, Garin N, Grosgurin O, et al. Prediksi pneumonia berat yang didapat dari komunitas: tinjauan sistematis dan meta-analisis. Critical Care. 2018;16(4):R141. doi:10.1186/cc11447
  9. 9. Sari MA, et al. Derajat keparahan pneumonia komunitas pada geriatri berdasarkan skor CURB-65 di bangsal penyakit dalam RS Dr. M. Djamil Padang tahun 2016. Jurnal Kesehatan Andalas. 2018.
  10. 10. Almirall J, Serra-Prat M, Bolibar I, Balasso V. Risk factors for community-acquired pneumonia in adults: a systematic review of observational studies. Respiration. 2017;94:299–311.
  11. 11. Kresnawati V, et al. Analisis penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia komunitas di RSUD Kabupaten Kediri. MPI (Media Pharmaceutica Indonesiana). 2021;3(4):245–252.
  12. 12. Knipe H. Atypical pneumonia [Internet]. Radiopaedia Reference Article. 2020. Available from: https://radiopaedia.org/articles/atypical-pneumonia
  13. 13. Purnama A. Kadar Prokalsitonin dan Mid-Region Proadrenomedulin sebagai Biomarker Prognosis pada Pasien Pneumonia dengan Sepsis. [Skripsi]. 2018.
  14. 14. Natasya FA. Management of pneumonia. Jurnal Medika Hutama. 2022;3(02 Januari):2392–2399.
  15. 15. Sari MA, et al. Derajat keparahan pneumonia komunitas pada geriatri berdasarkan skor CURB-65 di bangsal penyakit dalam RS Dr. M. Djamil Padang tahun 2016. Jurnal Kesehatan Andalas. 2018.
  16. 16. Suyastri, et al. Perbandingan Expanded CURB-65 terhadap CURB-65 dan PSI dalam memprediksi luaran pasien CAP. Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan. 2019;4(3).
  17. 17. Marti C, Garin N, Grosgurin O, et al. Prediksi pneumonia berat yang didapat dari komunitas: tinjauan sistematis dan meta-analisis. Critical Care. 2018;16(4):R141. doi:10.1186/cc11447
  18. 18. Grief S. Guidelines for the evaluation and treatment of pneumonia. 2018.
  19. 19. Sari MA, et al. Derajat keparahan pneumonia komunitas pada geriatri berdasarkan skor CURB-65 di bangsal penyakit dalam RS Dr. M. Djamil Padang tahun 2016. Jurnal Kesehatan Andalas. 2018.
  20. 20. Memon RA, Rashid MA, Avva S, et al. The use of the SMART-COP score in predicting severity outcomes among patients with community-acquired pneumonia: a meta-analysis. Cureus. 2022;14(7):e27248. Published July 25, 2022. doi:10.7759/cureus.27248

Similar Articles

11-20 of 27

You may also start an advanced similarity search for this article.