Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

PENGARUH MENGKONSUMSI BUAH NANAS (Ananas Comosus L.) TERHADAP pH SALIVA PADA PEROKOK DI KOMPLEK VILLA SAMAWA MARTAPURA KABUPATEN BANJAR

Abstract

Merokok merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi kesehatan rongga mulut, salah satunya menyebabkan penurunan pH saliva. Penurunan pH saliva mengakibatkan lingkungan rongga mulut menjadi lebih asam sehingga meningkatkan risiko terjadinya karies dan penyakit periodontal. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di komplek villa samawa Martapura kabupaten Banjar diketahui bahwa responden merupakan perokok aktif yaitu sebesar 68,1% dengan frekuensi konsumsi harian yang beragam. Nanas mengandung enzim bromelain yang memiliki aktivitas proteolitik, vitamin C yang penting untuk kesehatan gingiva, serta serat dan kandungan air yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mengonsumsi buah nanas (Ananas comosus L.) terhadap pH saliva pada perokok di Komplek Villa Samawa Martapura Kabupaten Banjar. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan metode quasi experimental menggunakan rancangan penelitian one group pretest-posttest design. Sampel pada penelitian ini adalah perokok di Komplek Villa Samawa Martapura Kabupaten Banjar yang berjumlah 43 responden. Sampel diambil menggunakan cara Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH saliva sebelum mengonsumsi buah nanas sebesar 5,86 dan sesudah mengonsumsi buah nanas meningkat menjadi 7,46. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (p<0,05), sehingga menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara pH saliva sebelum dan sesudah mengonsumsi buah nanas. Kesimpulan terdapat pengaruh mengonsumsi buah nanas (Ananas comosus L.) terhadap peningkatan pH saliva pada perokok di Komplek Villa Samawa Martapura Kabupaten Banjar. Disarankan bagi perokok untuk mengonsumsi buah nanas sebagai salah satu upaya alami dalam membantu meningkatkan pH saliva dan menjaga kesehatan gigi serta mulut.

Keywords

Buah nanas (Ananas comosus L.), pH saliva, Perokok

PDF

References

  1. Badan Pusat Statistik. (2025). Statistik Indonesia 2025.
  2. Fitri, A., Habibah, S. S., Utami, N. K., & Sari, E. (2025). Pengaruh Mengunyah Nanas (Ananas Comosus) terhadap Skor Plak Pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Martapura Timur. Jurnal Terapis Gigi Dan Mulut, 6(1), 25–29. https://doi.org/10.31964/jtgm.v6i1.123
  3. Indriyasari, A., Broto, P. K. N., Primalia, D. R., Bibi, D. A., & Gunawan, E. (2025). Studi Pengaruh Volume Saliva sebagai Respon Terhadap Berbagai Substansi dalam Memprediksi Risiko Karies Gigi. Jurnal Ners, 10(1), 1442–1447. https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.53237
  4. Jauharuddin, A. (2025). Pengaruh Merokok terhadap Kesehatan Gigi dan Jaringan Periodontal Literatur Review. Journal of Hospital Administrastion Research and Management, 5(1), 1–8.
  5. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Hasil Utama Riskesdas 2018.
  6. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). (2019). Pedoman dan Standar Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut di Puskesmas. Kemenkes RI.
  7. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). (2020). Tetap Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut di Masa Pandemi Covid-19 (Informasi Kesehatan Terkait Integrasi Kesehatan Sistemik dan Saliva).
  8. Minarni, M., & Rosmalia, D. (2022). Pengaruh Berkumur dengan Larutan Ekstrak Kulit Nanas (Ananas comosus (L) Merr) terhadap pH Saliva Rongga Mulut. Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health), 6(1), 1–5. https://doi.org/10.35910/jbkm.v6i1.532
  9. Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.
  10. Pratini, K. M. (2022). Gambaran Kadar Kolesterol Total pada Perokok Aktif di Banjar Dadia Desa Adat Babahan Kabupaten Tabanan [Skripsi]. Poltekkes Kemenkes Denpasar.
  11. Santoso, S., Ningsih, N. S., Halimah, Heru, J., & Herlina, R. (2022). Konsumsi Buah Nanas terhadap Kesehatan Gigi dan Mulut. Jurnal Terapis Gigi Dan Mulut, 3(1), 8–13.
  12. Sauqi, A., & Fitri, A. D. (2017). Pengaruh Merokok Terhadap pH Saliva dan Aktivitas Enzim Ptialin pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi. Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 5(1), 29–40.
  13. Wibisono, N. B., Danan, & Fansurna, A. (2022). Literature Review: Perbedaan Mengkonsumsi Buah Nanas (Ananas Comosus L.Merr) dengan Belimbing Manis (Averrhoa Carambola L.) terhadap (pH) Saliva. Jurnal Terapis Gigi Dan Mulut, 2(2), 43–49.
  14. World Health Organization (WHO). (2023). Oral health: Fact Sheet. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/oral-health
  15. World Health Organization (WHO). (2025). WHO Report on the Global Tobacco Epidemic & Global Oral Health Estimates.
  16. Wowor, V. N. S., Pangemanan, D. H. C., & Mintjelungan, C. N. (2015). Hubungan Merokok dengan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Pria Dewasa. Jurnal E-Gigi, 3(2).

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

1-10 of 41

You may also start an advanced similarity search for this article.