Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

PENGARUH BERKUMUR LARUTAN PROBIOTIK HASIL FERMENTASI NANAS (Ananas comosus (L.)) TERHADAP pH SALIVA PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 9 BANJARBARU

Abstract

Berdasarkan data SKI (2023) dan Riskesdas (2018), prevalensi masalah gigi dan mulut di Indonesia mencapai 56,9%, dengan Kalimantan Selatan sebesar 59,6%. Data penjaringan karies Puskesmas Banjarbaru Utara (Oktober 2025) juga mencatat 56% siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Banjarbaru mengalami karies . Fermentasi dari buah nanas yang bermanfaat sebagai bahan alternatif yang mengandung bakteri lactobacilus untuk menghambat pembentukan bakteri Streptococcus Mutans yaitu bakteri penyebab karies. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh berkumur larutan probiotik hasil fermentasi nanas (Ananas comosus (L.)) terhadap pH saliva. Penelitian quasi experiment dengan desain one group pretest-posttest melibatkan 69 siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Banjarbaru yang dipilih menggunakan simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,000 p < 0,05 sehingga hipotesis nol H_(0 ) ditolak dan hipotesis alternatif H_a diterima. Hal ini menunjukkan nilai rata-rata (mean ranking) pH saliva sesudah berkumur larutan probiotik mengalami kenaikan signifikan dibandingkan nilai sebelum perlakuan.Kesimpulan berkumur menggunakan larutan probiotik hasil fermentasi nanas (Ananas comosus (L.)) berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pH saliva menjadi lebih netral pada siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Banjarbaru. Disarankan kepada masyarakat dan siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Bajarbaru untuk bisa menjadikan larutan probiotik hasil fermentasi nanas (Ananas comsus (L.)) sebagai bahan alternatif untuk membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Keywords

Larutan Probiotik, Ananas comosus (L.), pH Saliva

PDF

References

  1. Abraham, I., & Supriyati, Y. (2022). Desain Kuasi Eksperimen dalam Pendidikan: Literatur. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 8(3). https://doi.org/10.58258/jime.v8i3.3800
  2. Andica, R. I. (2022). Pengaruh Minuman Probiotik terhadap Daya Hambat Streptococcus Mutans Studi Penelitian in Vitro [Doctoral dissertation]. Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
  3. Angelia, A. (2024). Pengaruh Mengonsumsi Buah Apel Terhadap Debris Indeks dan pH Saliva pada Mahasiswa Tingkat 1 Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Tanjungkarang Tahun 2024 [Skripsi]. Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang.
  4. Arnetty, Warman, A., & Ifitri, I. (2025). Pedoman Pencegahan Karies Anak Sekolah Menuju Generasi Tanpa Karies. Nuansa Fajar Cemerlang.
  5. Astuti, F., Maulana, A., Astuti, F. I., & Anindita, N. S. (2024). Tepache Minuman Probiotik dari Kulit Nanas. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas’ Aisyiyah Yogyakarta, 524–529.
  6. Aulia, I. N. (2021). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun, Batang, dan Bunga Cengkeh Syzigium aromaticum terhadap Bakteri Streptococcus muntas [Skripsi]. Universitas Hasanuddin Makassar.
  7. Banowati, L., Supriatin, S., & Apriadi, P. (2021). Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap peran orang tua dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut siswa kelas I. Jurnal Kesehatan, 12(1), 17–25.
  8. Dewi, G. A. S. C., & Astuti, N. M. W. (2023). Aktivitas Antibakteri Ekstrak Cengkeh (Syzygium aromaticum) sebagai Sediaan Pasta Gigi. Prosiding Workshop Dan Seminar Nasional Farmasi, 2, 403–415. https://doi.org/10.24843/WSNF.2022.v02.p32
  9. Frethernety, A., Jelita, H., Nugrahini, S., Alexandra, F. D., & Jakung, B. C. R. (2025). Analisis Hubungan Kadar Merkuri (Hg) dan Derajat Keasaman Saliva Terhadap Indeks DMF-T Pada Penambang Emas Skala Kecil di Desa Ramang Pulang Pisau. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 24(3), 269–276. https://doi.org/10.14710/jkli.71923
  10. Hujjatusnaini, N., Amin, A. M., Perditson, H. F. A., Robiyansyah, M., Guria, W. A., Husna, N., Annisa, N., & Ramlan, C. (2022). Inovasi Minuman Tepache Berbahan Baku Kulit Nanas (Ananas Comosus (L.) Merr.) Tersuplementasi Probiotik Lactobacillus Casei. Jurnal Teknologi Pangan Dan Gizi, 21(1), 47–54. https://doi.org/10.33508/jtpg.v21i1.3568
  11. Indraswary, R., Nurenda, H. Y., & Faturrahman, H. (2021). Pengaruh Berkumur dengan Larutan Probiotik terhadap Kadar IgA dalam Saliva. Mandala Of Health, 14(1), 21. https://doi.org/10.20884/1.mandala.2021.14.1.4754
  12. Kemenkes RI. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI.
  13. Kemenkes RI. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Kementerian Kesehatan RI.
  14. Khairina, N., Mahdiyah, D., Yuwindry, I., & Danan. (2023). Aktivitas Ekstrak Bonggol Nanas (Ananas comosus L. Merr) sebagai Agen Antibakteri terhadap Bakteri Streptococcus Mutans. An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(1), 27–32.
  15. Minarni, M. (2019). Pengaruh Berkumur dengan Maserasi Ekstrak Bonggol Nanas Ter hadap pH Saliva Rongga Mulut. Jurnal Kesehatan Gigi , 6(1), 63. https://doi.org/10.31983/jkg.v6i1.4435
  16. Nugraha, D. H., Fatikhah, N., Heriyanto, Y., & Chaerudin, D. R. (2021). Efektivitas Berkumur Larutan Probiotik terhadap Pening katan pH Saliva (Studi Literatur). Jurnal Kesehatan Siliwangi, 2(1), 389–393. https://doi.org/10.34011/jks.v2i1.700
  17. Nursyamsi, M. fajar, Danan, D., & Habibah, S. sabatul. (2020). Pengaruh Berkumur Larutan Probiotik terhadap pH Saliva Siswa SMP Negeri 13 Banjarbaru. Jurnal Skala Kesehatan, 11(1), 49–55. https://doi.org/10.31964/jsk.v11i1.237
  18. Paramanandana, P. G. A., Prasetya, M. A., & Susanti, D. N. A. (2020). Hubungan Volume dan Derajat Keasaman (pH) Saliva terhadap Kejadian Karies Anak Usia 7-9 Tahun di Sekolah Dasar Negeri 5 Sumerta Denpasar. Bali Dental Journal, 4(1), 44–48. https://doi.org/10.51559/bdj.v4i1.245
  19. Priyambodo, R. A., & Rahmadani, R. (2020). Pengaruh Konsumsi Air Kelapa (Cocos Nucifera) terhadap pH Saliva Pada Masyarakat Desa Watu Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng. Media Kesehatan Gigi : Politeknik Kesehatan Makassar , 19(1). https://doi.org/10.32382/mkg.v19i1.1575
  20. Puspitasari, Y., Novawaty, E., Anas, R., Asmara, A. H., & Maharani, W. A. (2025). Perbedaan Menyikat Gigi Menggunakan Pasta Gigi Herbal dan Non-herbal Terhadap pH Saliva Pengguna Ortodonti Cekat. DENThalib Journal, 3(4), 101–107.

Similar Articles

1-10 of 25

You may also start an advanced similarity search for this article.