Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

PENGELOLAAN RISIKO PERFUSI PERIFER TIDAK EFEKTIF DENGAN PERAWATAN SIRKULASI (SENAM DIABETIK) PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD DR. GONDO SUWARNO UNGARAN

Abstract

Diabetes Melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang dapat menyebabkan gangguan sirkulasi perifer akibat hiperglikemia berkepanjangan sehingga meningkatkan risiko terjadinya penyakit arteri perifer dan komplikasi kaki diabetik. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat dilakukan untuk mempertahankan sirkulasi perifer adalah senam kaki diabetik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan risiko perfusi perifer tidak efektif melalui perawatan sirkulasi berupa senam kaki diabetik pada pasien Diabetes Melitus tipe 2. Penelitian menggunakan desain studi kasus deskriptif pada satu pasien dengan diagnosis medis Diabetes Melitus tipe 2 yang dirawat di Ruang Alamanda RSUD Dr. Gondo Suwarno Ungaran selama 3 hari. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi, serta pengukuran Ankle Brachial Index (ABI). Intervensi yang diberikan berupa perawatan sirkulasi melalui senam kaki diabetik selama tiga hari berturut-turut dengan durasi sekitar 15 menit setiap sesi disertai edukasi kesehatan dan pemantauan kadar glukosa darah. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan kondisi perfusi perifer yang ditandai dengan penurunan keluhan kebas pada kedua kaki, akral terasa lebih hangat, nadi perifer teraba lebih baik, serta peningkatan nilai ABI dari 0,69 menjadi 1,00 pada kaki kanan dan dari 0,77 menjadi 0,95 pada kaki kiri. Selain itu, pasien mampu melakukan senam kaki diabetik secara mandiri serta memahami manfaat dan cara pelaksanaannya. Penerapan senam kaki diabetik sebagai bagian dari perawatan sirkulasi berkontribusi dalam meningkatkan perfusi perifer dan pengetahuan pasien sehingga dapat dijadikan salah satu intervensi keperawatan pada pasien Diabetes Melitus tipe 2 yang berisiko mengalami gangguan perfusi perifer.

Keywords

Diabetes Melitus tipe 2, Risiko Perfusi Perifer Tidak Efektif, Senam Kaki Diabetik, Ankle Brachial Index, Perawatan Sirkulasi

PDF

References

  1. Hafid, M. A., Ilhamsyah, I., Ode, L., Saputra, A., & Sari, M. (2021). The Effect of Buerger Allen Exercise on The Lower Extremity Peripheral Circulation in Type 2 Diabetic Patients. 10(1), 612–621. https://doi.org/10.30994/sjik.v10i1.669
  2. International Diabetes Federation. (2025). IDF Diabetes Atlas (11th ed.). Brussels, Belgium: International Diabetes Federation.
  3. Lariwu, C. K., David, B. Y., Korespondensi, A., Florence, J., Kolongan, K., Vii, L., & Tomohon, K. (2022). Pengaruh Senam Kaki Terhadap Nilai Abi Pada Pasien Dmt2. 1(1), 30–34.
  4. PERKENI. (2021). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 dewasa di Indonesia 2021. Jakarta: PB PERKENI.
  5. Pertama, P., Negara, A., Kedua, P., & Negara, A. (2024). Penerapan Senam Kaki terhadap Risiko Perfusi Jaringan Perifer Tidak Efektif pada Pasien DM Tipe 2 . 8(1), 9–17. https://doi.org/10.33655/mak.v8i1.178
  6. PPNI. (2016). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia : Definisi dan Indikator Diagnostik (1st ed.). DPP PPNI. (edisi 1). Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia.
  7. Rahma Laili, K. P. (2024). Implementasi Diabetic Foot Exercise Meningkatkan Ankle Brachial Index Pada Kasus Ketidakefektifan Perfusi Perifer. 15(2), 199–205.
  8. RSUD Dr. Gondo Suwarno, U. (2026). Data rekam medis pasien Diabetes Melitus tahun 2021–2026 (Dokumen tidak dipublikasikan). Instalasi Rekam Medis RSUD Dr. Gondo Suwarno Ungaran.
  9. Salsabilah, N., Mawaddah, A., Maulia, R., Tinggi, S., Kesehatan, I., Medan, M., & Hospital, E. (2025). Penerapan Terapi Senam Kaki Diabetes Pada Pasiendiabetes Melitus. 3, 61–66.
  10. Sari, N. P., Lasmadasari, N., & Sari, M. (2022). Terapi Buerger Allen Exercise dan Latihan Otot Progresif Pada Perfusi Perifer Tidak Efektif Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Buerger Allen Exercise and Progressive Muscles on Peripheral Perfusion are Ineffective in Type 2 Diabetes Mellitus Patients. 4385, 67–72.
  11. Yang, M., Huang, Y., Hsieh, S., & Sun, J. (2021). Ankle-Brachial Index Is Independently Associated With Cardiovascular Outcomes and Foot Ulcers in Asian Patients With Type 2 Diabetes Mellitus. 12(November), 1–7. https://doi.org/10.3389/fendo.2021.752995

Similar Articles

61-70 of 399

You may also start an advanced similarity search for this article.