Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

PENGELOLAAN NYERI AKUT DENGAN MANAJEMEN NYERI MELALUI KOMPRES HANGAT KERING PADA NYERI TENGKUK PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH PUSKESMAS BERGAS

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang sering disertai keluhan nyeri pada leher belakang atau tengkuk akibat peningkatan tekanan darah. Nyeri yang tidak tertangani dapat mengganggu aktivitas, kualitas tidur, dan meningkatkan respons stres sehingga memperburuk kondisi pasien. Salah satu upaya nonfarmakologi untuk membantu mengurangi nyeri adalah pemberian kompres hangat kering. Tujuan karya tulis ilmiah ini adalah menggambarkan pengelolaan asuhan keperawatan pada pasien hipertensi dengan masalah keperawatan nyeri akut melalui penerapan manajemen nyeri menggunakan kompres hangat kering. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik non probability sampling pada satu pasien hipertensi di wilayah Puskesmas Bergas. Pengelolaan dilakukan selama empat hari melalui tahapan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil menunjukkan skala nyeri menurun dari 6 menjadi 2, pasien lebih rileks, dan kualitas tidur membaik. Penerapan kompres hangat kering efektif membantu menurunkan nyeri sebagai terapi nonfarmakologis pendamping pada pasien hipertensi dengan tetap memperhatikan pemantauan tekanan darah dan kepatuhan terhadap terapi yang dianjurkan tenaga kesehatan.

Keywords

Hipertensi, Kompres Hangat Kering, Nyeri Akut

PDF

References

  1. Dewati, C. A., Natavany, A. R., Putri, Z. M., Nurfaizi, A., Rumbrawer, S. O., & Rejeki, D. S. S. (2023). Liberature Review: Faktor Risiko Hipertensi di Indonesia. 11.
  2. Haryanti, P., & Juniarti, G. (2018). Efektifitas Kompres Hangat Basah dan Kering Terhadap Nyeri di Wilayah Kerja Puskesmas Telen Kutai Timur Kalimantan Timur. 5.
  3. Hirooka, Y. (2020). Sympathetic Activation in Hypertension: Importance of the Central Nervous System. 33(10), 914 –926. https://academic.oup.com/ajh/article -abstract/33/10/914/5831242
  4. Ismiati, T. T., & Hutagalung, R. U. (2024). Klasifikasi Tanada Dan Gejala Mayor Pada Diagnosa Keperawatan Nyeri Akut Menurut Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI) Berdasarkan Metode NRS. 3(2), 1–5.
  5. K, C. N., & Retnaningsih, D. (2025). Studi Kasus Penerapan Kompres Hangat Pada Nyeri Kepala Pasien Dengan Hipertensi. 7(2), 58–62.
  6. Octavia, L., Kholifah, S. N., Kesehatan, P., & Kesehatan, K. (2025). Pengaruh Pemberian Kompres Hangat pada Leher Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Kepala pada Hipertensi. 11(02), 143–152.
  7. Sasmita, M. D., Pratama, M. Y., & Jundapri, K. (2024). Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Gangguan Sistem Kardiovaskular: Hipertensi Di Rumah Sakit TK II Putri Hijau Medan. 1(04), 251–261.
  8. Sawaun, L. E., Yulianti, S., & Maryam. (2023). Implementasi Terapi Kompres Hangat terhadap Penurunan Skala Nyeri. 6(11), 1415–1423. https://doi.org/10.56338/jks.v6i11.4278
  9. SDKI PPNI, T. P. S. D. (2017). Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik (Edisi 1).
  10. SIKI PPNI, T. P. S. D. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan (Edisi 1).
  11. Sukesi, N., & Wahyuningsih. (2021). Upaya Menangani Nyeri Dan Kecemasan Pada Lansia Yang Mengalami Hipertensi Di Masyarakat. 1(6), 323–327.
  12. Susanto, D., Jailani, M. S., & Risnita. (2023). Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data Dalam Penelitian Ilmiah. 1(1), 53–61.
  13. Syokumawena, Mediarti, D., & Amelia, R. (2025). Implementasi Keperawatan Manajemen Nyeri. 5, 36–42.
  14. Warsini, I., Dewi, I. M., & Mardihusodo, S. J. (2023). Guided Imagery untuk Mengatasi Nyeri Kronis. 11, 25–31.
  15. Wulandari, Ayu, R., & Muatain, M. (2020). Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR).

Similar Articles

1-10 of 98

You may also start an advanced similarity search for this article.