PENGELOLAAN BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF MELALUI MANAJEMEN JALAN NAPAS DENGAN PEMBERIAN OBAT INHALASI PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS DI IGD
Abstract
Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) merupakan gangguan pernapasan heterogen yang ditandai oleh obstruksi aliran udara persisten akibat inflamasi kronis saluran napas. Masalah keperawatan utama yang sering ditemui pada pasien PPOK di Instalasi Gawat Darurat (IGD) adalah bersihan jalan napas tidak efektif akibat hipersekresi mukus dan ketidakmampuan mengeluarkan sputum. Penelitian ini b ertujuan untuk mendeskripsikan asuhan keperawatan dalam pengelolaan bersihan jalan napas tidak efektif melalui manajemen jalan napas dengan pemberian obat inhalasi nebulizer dan posisi semi-Fowler pada pasien PPOK di IGD RSUD Gondo Suwarno Ungaran. Penelit ian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah seorang laki-laki berusia 63 tahun dengan kondisi distress pernapasan berat (SpO2 64%, frekuensi napas 32 x/menit, tekanan darah 204/110 mmHg, dan takikardia 121–131 x/menit). Intervensi keperawatan yang diberikan meliputi pemantauan respirasi, pemberian terapi inhalasi nebulizer (bronkodilator), pengaturan posisi semi-Fowler, serta edukasi teknik batuk efektif. Setelah dilakukan tindakan keperawatan gawat darurat, pasien menunjukkan peningkatan bersihan jalan napas yang signifikan: kemampuan batuk efektif meningkat, akumulasi sputum berkurang, suara napas tambahan (mengi/ronkhi) menurun, frekuensi napas membaik menjadi 20 x/menit, dan saturasi oksigen meningkat drastis dari 64% menjadi 97%. Pengelolaan bersihan jalan napas menggunakan kombinasi terapi inhalasi dan posisi semi-Fowler terbukti efektif mengatasi masalah bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien PPOK.Keywords
Bersihan jalan napas tidak efektif, Manajemen jalan napas, Obat inhalasi, PPOK, Semi-Fowler
References
- Ahmad, A. (2021). Patofisiologi dan Penatalaksanaan Penyakit Paru Obstruktif Kronis. Jakarta: EGC.
- Anjani, R., dkk. (2023). Gambaran Klinis dan Penanganan Pasien PPOK Eksaserbasi Akut. Jurnal Keperawatan Indonesia, 15(2), 112-120.
- Bella, T., dkk. (2023). Evaluasi Asuhan Keperawatan pada Pasien Gangguan Sistem Pernapasan. Jurnal Keperawatan Klinis, 8(1), 45-52.
- Global Initiative for Chronic Obstructive Lung Disease (GOLD). (2022). Global Strategy for the Diagnosis, Management, and Prevention of Chronic Obstructive Pulmonary Disease. GOLD Report.
- PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik (Edisi 1). Jakarta: DPP PPNI.
- PPNI. (2021). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan (Edisi 1). Jakarta: DPP PPNI.
- PPNI. (2023). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan (Edisi 1). Jakarta: DPP PPNI.
- World Health Organization (WHO). (2021). Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) Fact Sheet. Geneva: World Health Organization.