PENGARUH PENYULUHAN MENGGUNAKAN MEDIA POP -UP BOOK TERHADAP KETERAMPILAN MENYIKAT GIGI PADA ANAK TUNAGRAHITA KELAS I-VI DI SDLB SLBN 2 MARTAPURA
Abstract
Penggunaan media pembelajaran yang menarik sangat diperlukan dalam meningkatkan keterampilan menyikat gigi pada anak tunagrahita. Anak tunagrahita memiliki keterbatasan dalam memahami informasi sehingga membutuhkan metode penyuluhan yang interaktif dan mudah dipahami, salah satunya melalui media pop-up book. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan menggunakan media pop-up book terhadap keterampilan menyikat gigi pada anak tunagrahita kelas I–VI di SDLB SLBN 2 Martapura. Jenis penelitian yang digunakan quasi experiment dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi sebanyak 36 responden dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar ceklist sebanyak 20 item sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan menggunakan media pop-up book selama 8 kali pertemuan dalam 2 minggu. Analisis data menggunakan uji Paired Sample T-test. Hasil penelitian keterampilan menyikat gigi sebelum diberikan penyuluhan media pop-up book sebesar 8,53 dan sesudah diberikan penyuluhan sebesar 14,50 dengan selisih sebesar -5,97. Hasil uji Paired Sample T-test diperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,001 (p < 0,05). Kesimpulan penelitian ini terdapat pengaruh penyuluhan menggunakan media pop-up book terhadap keterampilan menyikat gigi pada anak tunagrahita kelas I–VI di SDLB SLBN 2 Martapura. Disarankan pop-up book dapat digunakan dalam kegiatan penyuluhan kesehatan gigi pada anak tunagrahita guna meningkatkan keterampilan menyikat gigi secara optimalKeywords
pop-up book, penyuluhan, keterampilan menyikat gigi, anak tunagrahita
References
- Amanullah, A. S. R. (2022). Mengenal anak berkebutuhan khusus: Tuna grahita, down syndrom dan autisme. Almurtaja: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Journal IAI Tabah, 1(1), 1–14.
- Handayani, R., & Nadirah, Y. F. (2024). Perkembangan anak tunagrahita di SKH Negeri 01 Kota Serang. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(4), 389–396.
- Iswanti, S. (2021). Perbedaan Efektifitas Penyuluhan Tentang Menyikat Gigi Menggunakan Flashcard Dan Flipchart Terhadap Pengetahuan Pada Anak Umur 6 Sampai 12 Tahun . Poltekkes Kemenkes.
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Kemenkes RI.
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Kesehatan Gigi dan Mulut di Indonesia. Kemenkes RI.
- Lestari, R. (2019). Efektifitas Penggunaan Media Buku Pop-Up Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan pada Anak Tunagrahita Ringan di Sekolah Luar Biasa Widya Mulia Pundong. Jurnal Widia Ortodidaktika, 1(1), 753–762.
- Merlianda, E., Wigati, A., Huda, A. T., Anggrahita, L., Ifada, F., Tarigan, R. R., Utami, F. P., & Anggraeni, W. (2025). Penerapan pop-up book materi bagian tumbuhan untuk anak tunagrahita di SLB-C Rindang Kasih Magelang. ABDIKU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Mulawarman, 4(2), 13–21.
- Rizkika, N., & Christiono, S. (2018). Efektivitas buku pop-up terhadap pemahaman kesehatan gigi anak berkebutuhan khusus. Journal of Indonesian Dental Association, 1(1), 22–25.
- Setiana, S., & Eliasa, E. I. (2024). Karakteristik Perkembangan Fisik, Kognitif, Emosi Sosial, dan Moral Pada Anak Usia Sekolah Dasar (7–12 Tahun). Journal of Human and Education, 4(6), 127–138.
- Sulistiani, S., & Hanum, N. A. (2020). Efektivitas Penyuluhan dengan Metode Ceramah Disertai Demontrasi Secara Virtual dalam Meningkatkan Pengetahuan Menyikat Gigi Anak Kelas 5 SD. Jurnal Kesehatan Gigi Dan Mulut (Jkgm), 2(2), 23–26.
- Suyami, Purnomo, R. T., & Sutantri, R. (2019). Edukasi Menggosok Gigi Terhadap Kemampuan Anak Menggosok Gigi Pada Anak Tunagrahita di SLB Shanti Yoga Klaten. Motorik: Jurnal Ilmu Kesehatan, 14(1), 93–112.