Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

PENGELOLAAN MANAJEMEN KESEHATAN TIDAK EFEKTIF DENGAN PROMOSI KESIAPAN PENERIMAAN INFORMASI MELALUI EDUKASI PADA LANSIA HIPERTENSI DI PANTI WREDHA SALIB PUTIH SALATIGA

Abstract

Perawatan hipertensi pada lansia terkadang mengalami kendala berupa masalah manajemen kesehatan tidak efektif. Masalah ini biasanya dilatarbelakangi adanya kurang informasi atau pemahaman pada lansia mengenai perawatan hipertensi, maka perlu dilakukan promosi kesiapan penerimaan informasi yang dapat dilakukan dengan edukasi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan atau memberi gambaran tentang pengelolaan manajemen kesehatan tidak efektif dengani intervensi promosi kesiapan penerimaan informasi melalui edukasi kesehatan pada lansia hipertensi di Panti Wredha Salib Putih Salatiga. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif nonprobability dimana subjek yang dipilih sesuai kriteria insklusi yang sudah ditetapkan untuk memudahkan peneliti dengan pendekatan studi kasus yang menggunakan proses meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi dengan format asuhan keperawatan gerontik. Hasil pengelolaan didapatkan data-data yang mengarah pada diagnosa keperawatan yaitu manajemen kesehatan tidak efektif. Untuk mengatasi masalah tersebut menggunakan intervensi promosi kesiapan penerimaan informasi, dan dilakukan implementasi selama empat kali kunjungan yang meliputi edukasi kesehatan dengan materi pola hidup sehat serta mengajarkan gerakan senam hipertensi. Dari implementasi didapatkan hasil manajemen kesehatan tidak efektif meningkat dibuktikan dengan peserta mampu menerapkan pola hidup shat serta melakukan gerakan senam hipertensi. Intervensi promosi kesiapan penerimaan informasi dapat meningkatkan manajemen kesehatan tidak efektif seiring dengan meningkatnya pemahaman perawatan berjalan, sehingga mampu meningkatkan pengetahuan dan kemampuan lansia dalam mengelola hipertensi secara mandiri. Tenaga kesehatan dapat menerapkan intervensi ini untuk meningkatkan manajemen kesehatan pada lansia di Panti Wredha Salib Putih Salatiga.

Keywords

Edukasi Kesehatan, Hipertensi, Manajemen Kesehatan Tidak Efektif, Promosi Kesiapan Penerimaan Informasi

PDF

References

  1. Agustina, N. W. P. D., Nursasi, A. Y., & Permatasari, H. (2023). Edukasi Kesehatan dalam Meningkatkan Kepatuhan Minum Obat pada Lansia Hipertensi. Jurnal Keperawatan Silampari, 6, 2049–2059.
  2. Amalia, N. U., & Soesanto, E. (2024). Edukasi Kesehatan Perawatan Hipertensi dalam Meningkatkan Perilaku Pemeliharan Kesehatan dan Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi. Jurnal Ners Muda , 5(2). https://doi.org/https://doi.org/10.26714/nm.v5i2.13407
  3. Bintari, R., & Kholid, A. (2025). Pengelolaan Manajemen Kesehatan Tidak Efektif pada Lansia dengan Edukasi Hipertensi di Wilayah Puskesmas Bawen. Jurnal Ilmu Kesehatan ISSN, 20(4), 2–7. https://doi.org/10.5455/mnj.v1i2.644
  4. Hasanah, U., Widhiyanto, A., Sulistyono, R. E., & Isnawati, I. A. (2026). Pengaruh Edukasi Media Visual Perilaku Cerdik terhadap Peningkatan Kualitas Hidup Lansia Hipertensi di Desa Bades Kecamatan Pasirian The Effect of Visual Media Education on Smart Behavior to Improve the Quality of Life of Elderly People with Hypertension . 8(June 2025), 218–226.
  5. Iqbal, W., & Gusti, A. (2024). Literasi kesehatan penderita hipertensi 1,2. Jurnal Kesehatan Mercusuar, 7(1), 45–52.
  6. Iskandar, R., Plasay, M., Alda, F., & Arung, K. (2023). Pemberdayaan Keluarga terhadap Kemandirian Lansia dalam Memenuhi Aktivitas Sehari-Hari di Posyandu Lansia Cumi-Cumi Wilayah Kerja Puskesmas Pontap Kota Palopo. Mega Buana Journal of Innovation and Community Service E-ISSN, 2(2), 29–34.
  7. Kumalasari, A., Agustang, A., & Syukur, M. (2023). Fenomena Penitipan Orang Tua Lansia di Panti Sosial Tresna Wredha Gua Mabaji, Kabupaten Gowa. Phinisi Integration Review, 6(1).
  8. Martani, R. W., Kurniasari, G., & Angkasa, M. P. (2022). Pengaruh Senam Hipertensi Terhadap Tekanan Darah pada Lansia : Studi Literatur. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 13(1), 83–87.
  9. Rachmawati, C., Pramudya, D. A., Putri, A., Annajah, N., Tuanani, M. F., Nur, C., & Garnisa, R. Z. (2025). Upaya Promosi Kesehatan melalui Penyuluhan Diabetes dan Hipertensi untuk Meningkatkan Pengetahuan serta Gaya Hidup Sehat bagi Lansia di Panti Jompo Yayasan Peduli Kasih KNDJH Health Promotion Efforts through Diabetes and Healthy Lifestyle for the Elderly. 9(3), 723–732.
  10. Roslaini, Asniar, & Susanti, S. S. (2022). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Aktivitas Fisik Lansia dengan Hipertensi. Jurnal Kesehatan, 16(2), 102–108. https://doi.org/10.36082/qjk.v16i2.612
  11. Setyoadi, Kartika, S. E., & Larasati, I. (2023). Effect Of Health Education Model BASNEF On Knowledge And Compliance With Hypertension Diet In Elderly With Hypertension. Journal of Rural Community Nursing Practice (JRCNP), 1(1), 32–42.
  12. Sianipar, D., Lubis, R., Jemadi, & Rusmalawaty. (2025). Hubungan Aktivitas Fisik dan Kualitas Tidur dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Matiti Kecamatan Doloksanggul Tahun 2025. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 3599–3605.
  13. Siregar, M. K., Pane, N. K., Nasution, N. A., & Hasibuan, E. S. (2024). Peningkatan Kesehatan Lansia Melalui Penyuluhan Hipertensi Dan Senam Lansia Di Lingkungan I Kelurahan Kayu Ombun Padangsidimpuan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa, 6(2).

Similar Articles

71-80 of 470

You may also start an advanced similarity search for this article.