Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

GAMBARAN ASUPAN LEMAK, VITAMIN C DAN SERAT PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS BELIMBING KOTA PADANG TAHUN 2026

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang berhubungan dengan komplikasi kardiovaskular dan sering disebut sebagai silent killer. Data Profil Kesehatan Kota Padang tahun 2023 menunjukkan prevalensi hipertensi di Puskesmas Belimbing mencapai 21,7% dengan 3.560 kasus pada tahun 2025, menjadikannya lokasi dengan angka kejadian tertinggi di kota tersebut. Kondisi ini mendorong peneliti untuk melihat gambaran asupan lemak, vitamin C, dan serat pada penderita hipertensi sebagai salah satu faktor penting dalam pengendalian tekanan darah. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 84 pasien hipertensi yang dipilih dengan metode purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan instrumen Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) dan dianalisis dengan teknik univariat untuk memperoleh gambaran distribusi dan rata-rata asupan zat gizi. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berusia 45–59 tahun (45,2%) dan berjenis kelamin perempuan (73,8%). Rata-rata asupan lemak responden adalah 90,09 gr/hari, melebihi angka kecukupan gizi (AKG). Rata-rata asupan vitamin C adalah 13,07 mg/hari, jauh di bawah AKG yang dianjurkan (75–90 mg/hari). Rata-rata asupan serat adalah 1,64 gr/hari, juga lebih rendah dari kebutuhan harian (22–32 gr/hari). Temuan ini menegaskan adanya ketidakseimbangan pola makan yang berpotensi memperburuk kondisi hipertensi Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa penderita hipertensi di Puskesmas Belimbing cenderung memiliki asupan lemak berlebih serta kekurangan vitamin C dan serat. Disarankan agar dilakukan edukasi gizi secara berkesinambungan oleh tenaga kesehatan, khususnya ahli gizi, untuk mendorong pasien meningkatkan konsumsi buah dan sayuran serta membatasi lemak jenuh.

Keywords

Hipertensi, Asupan Lemak, Vitamin C, Serat, Asupan Diet

PDF

References

  1. 1. Rahmadani, Febriana A, Octaviani O, Sulistyowati R. Book Chapter Of Hypertension. PT Nuansa Fajar Cemerlang; 2025.
  2. 2. Tambunan, Fauziah Fitri, Nurmayni, Sari, Putri Rapiq Rahayu, Pidia Sari SI. Hipertensi Si Pembunuh Senyap. Reni Agustina Harahap, SST MKP, editor. CV. Pusdikra Mitra Jaya; 2021.
  3. 3. Fatchnuraliyah, Wijayanti Y, Febrianora M. Buku Pedoman Hipertensi 2024. Buku Pedoman Pengendali Hipertens di Fasilitas Kesehat Tingkat Pertama. 2024;1–71.
  4. 4. World health organization. World Health Organization 2025 [Internet]. 2025. Available from: https://www.who.int/
  5. 5. Indonesia survei kesehatan. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023. 2023.
  6. 6. Kementerian Kesehatan RI. Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. 2018.
  7. 7. profil kesehatan tahun 2023. Profil Kesehatan Kota Padang tahun 2023 edisi 2024. Dinas Kesehatatan Kota Padang. 2024. 1–9 p.
  8. 8. Kementerian Kesehatan RI. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07 Tahun 2021 Tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Hipertensi Dewasa. Kementeri Kesehat Republik Indones. 2021;1–85.
  9. 9. Wati HH, Sutjiati E, Adelina R. Hubungan Asupan Natrium , Karbohidrat , Protein , dan Lemak dengan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi Correlation between Sodium , Carbohydrate , Protein , and Fat Intake with Blood Pressure in Hypertensive Patients. 2023;02(02):114–23.
  10. 10. Amalia N. Gambaran Asupan Natrium, Lemak Jenuh dan Tak Jenuh Pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Beliming Kota Padang Tahun 2024. 2024;
  11. 11. Ekaningrum, Yuri A. Hubungan asupan natrium, lemak, gangguan mental emosional, dan gaya hidup dengan hipertensi pada dewasa di dki jakarta. 2021;10:82–92.
  12. 12. Purnamasari Y, Eka Andayani D, Silvia Hardiany N. Korelasi Antara Kadar Vitamin C Plasma Dengan Tekanan Darah Pada Lansia Di Jakarta Timur. J Ners. 2024;Volume 8 N(ISSN 2580-2194):450–5.
  13. 13. Fitri, Yulia D, Puteri, Dita, Ade, Widawati W. Asupan Protein, Serat, Natrium, dan Hipertensi pada Dewasa Pertengahan 45-59 Tahun (Middle Age) di Desa Palung Raya, Kampar, Riau. J Ilmu Gizi dan Diet. 2023;2(3):199–206.
  14. 14. Sari DR, Qosim A. Pengaruh Pemberian Terapi Jus Semangka Terhadap Penurunan Hipertensi Pada Lansia. 2023;13:175–84.
  15. 15. Kementerian Kesehatan RI. Ukuran Tekanan Darah Normal sesuai Usia dan Pencegahan Komplikasinya. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2023.
  16. 16. Auliya DC, Azarine NR, Zhafira PM, Almas N, Olivia RS, Sri RDS. Faktor Risiko Hipertensi di Indonesia. J Kesehat Masy. 2023;11(3):290–307.
  17. 17. Mia Fatma Ekasari, Eros Siti Suryati SB, Amini, Salsabila Rizqi Narendra FI. Hipertensi: kenali penyebab, tanda gejala dan penangannya. 2021.
  18. 18. Rahmadhani M. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Hipertensi Pada Masyarakat Di Kampung Bedagai Kota Pinang the Factors That Affecting Hypertension in Bedagai Village, Kota Pinang Society. J Kedokt STM (Sains dan Teknol Med. 2021;4(I):52–62.
  19. 19. Ibnu F, Nur R. Detekdi Faktor Risiko Hipertensi Yang Dapat Dimodifikasi Dalam Upaya Perilaku Pencegahan Klien Hipertensi. 2021. 167–186 p.
  20. 20. Lukito AA, dkk. Konsensus Penatalaksanaan Hipertensi 2021. 2021;
  21. 21. Wijaya DA, Kumala M. Hubungan konsumsi sayur dan buah dengan tekanan darah pada masyarakat usia produktif di Puskesmas Kecamatan X tahun 2020. Tarumanagara Med J. 2021;3(2):274–81.
  22. 22. Collins SP, Storrow A, Liu D, Jenkins CA, Miller KF, Kampe C, et al. Buku Ajar Ilmu Gizi. 2021. 167–186 p.
  23. 23. Sari. Angka Kecukupan Gizi Mayarakat Indonesia. Permenkes Nomor 28 Tahun 2019. 2019;Nomor 65(879).
  24. 24. Zang T, Hassan W, Javaid F, Shabbir R, Shahzadi A AH. Impact of fatty diets on blood pressure: A systematic review and meta-analysis. 2025;(1;34(4))::542–50.
  25. 25. Ramadhini AF, Yuliantini E, Haya M. Konsumsi protein, lemak jenuh dan lemak tak jenuh. JPP (Jurnal Kesehat Poltekkes Palembang). 2019;14(2):70–5.
  26. 26. Elsevier I. Dietary lipids and hypertension. 2022. 165–91 p.
  27. 27. Dina Safitri S. Cegah Asam Urat dan Hipertensi. 2021. 334 p.
  28. 28. Ida Mardalena IM. Dasar-Dasar Ilmu Gizi Konsep dan Penerapan pada Asuhan Keperawatan. Pustaka Baru Press. 2020;1–256.
  29. 29. Saufani IA, Mirnawati, Syahrial. Peningkatan Kandungan Vitamin C Pada Minuman Whey. 2021. 53 p.
  30. 30. Kementerian Kesehatan RI. Tabel Komposisi Pangan Indonesia. 2018.
  31. 31. Agus Maryoto. Manfaat Serat Bagi Tubuh. Vol. 1, CV. Pamularsih. 2020.
  32. 32. Darussalam M, Warseno A. Faktor Yang Berhubungan dengan Pasien Hipertensi Tidak Terkontrol Di Puskesmas Factors Associated with Uncontrolled Hypertension Patients at Puskesmas Departemen Keperawatan Medikal Bedah , Fakultas Kesehatan Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta De. 2017;1(0274):72–80.
  33. 33. Handayani D, Dkk. Nutrition Care Procees(NCP). Handayani D, Anggraeny O, editors. Yogyakarta: Graha Ilmu; 2015.
  34. 34. Novia NW, Rodja M, Nursantoyo H. Gambaran asupan serat, kolesterol dan kejadian hipertensi pada lansia di kelurahan peguyangan kecamatan denpasar utara. 11(1):8–15.
  35. 35. Nova M, Mukhlis H, Daasnita Y. Hubungan Pengetahuan, Asupan Lemak, Natrium, Kalium, Serat dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Hipertensi Pada Orang Dewasa Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Nanam Maria. 2023;5(2):47–51.

Similar Articles

1-10 of 82

You may also start an advanced similarity search for this article.