Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

DETERMINAN SOSIAL TERHADAP STIGMA MASYARAKAT PADA PENDERITA PENYAKIT TUBERKULOSIS DI KELURAHAN BULUROKENG KOTA MAKASSAR

Abstract

Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Selain berdampak terhadap kesehatan, tuberkulosis juga menimbulkan stigma masyarakat terhadap penderita yang dapat menghambat upaya pencegahan, pengobatan, dan pengendalian penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan, keterpaparan informasi, dan persepsi sosial terhadap stigma masyarakat pada penderita tuberkulosis di Kelurahan Bulurokeng Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Sampel penelitian berjumlah 116 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan berpengaruh signifikan terhadap stigma masyarakat pada penderita tuberkulosis (p=0,039), keterpaparan informasi berpengaruh signifikan (p=0,046), dan persepsi sosial berpengaruh signifikan (p=0,025). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan, keterpaparan informasi, dan persepsi sosial merupakan faktor yang memengaruhi stigma masyarakat pada penderita tuberkulosis di Kelurahan Bulurokeng Kota Makassar. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi kesehatan, penyampaian informasi yang akurat, serta pembentukan persepsi sosial yang positif untuk mengurangi stigma masyarakat terhadap penderita tuberkulosis.

Keywords

tuberkulosis, stigma masyarakat, pengetahuan, keterpaparan informasi, persepsi sosial

PDF

References

  1. Abdurrahiem, K., Yulianto, F. A., & Mauliani, W. M. (n.d.). Stigma dan Diskriminasi Sosial terhadap Pasien Tuberkulosis di Kabupaten Bandung.
  2. Ainun, N. R., Mannyullei, S., & Amqam, H. (2021). Hasanuddin Journal of Public Health. Hasanuddin Journal of Public Health, 3(1), 99–114.
  3. Amir, N., Yulian, R. D., & Jayapura, S. (2022). Stigma masyarakat pada pasien tb paru di puskesmas Waibnu Nurhidayah Amir ,. Jurnal Stikes Bethesda, 139– 149.
  4. Dewa ddk. (2023). Penderita Tb Paru Diwilayah Kerja Puskesmas Bandar Jaya Lampung Tengah. 05(2010), 1–23.
  5. Diana, G. N., Marlinton, S., Damayanti, E., & Astuti, A. W. (2024). Dampak Stigma dan Diskriminasi pada Penderita Tuberkulosis. Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI), 2(2), 61–70. https://doi.org/10.36590/jibi.v2i2.1175
  6. Dina Bisara Lolong, Kristina L Tobing, Dian Perwitasari, Lamria Pangaribuan, Teti Tejayanti, & Oster Suryani S. (2021). Knowledge and Perceived Stigma Towards Tuberculosis among Tuberculosis Suspect by Gender in Community in Indonesia. Indian Journal of Public Health Research & Development, 12(3), 494–500. https://doi.org/10.37506/ijphrd.v12i3.16116
  7. Green, L. W. (1980). Health Promotion Planning: An Educational and Ecological Approach. Mayfield Publishing Company.
  8. HARIADI, E., BUSTON, E., NUGROHO, N., & EFENDI, P. (2023). Stigma masyarakat terhadap penyakit tuberkulosis dengan penemuan kasus tuberkulosis BTA positif di Kota Bengkulu Tahun 2022. Journal of Nursing and Public Health, 11(1), 43–50.
  9. Hutagalung, A., Efendy, I., & Harahap, J. (2022). Pengetahuan Dan Stigma Sosial Memengaruhi Perilaku Pencarian Pengobatan Tuberkulosis. Jurnal Keperawatan Priority, 5(2), 77–84. https://doi.org/10.34012/jukep.v5i2.2657
  10. Ilmu, A. J., Averenka, N., Aspihan, M., Luthfa, I., & Haiya, N. N. (2025). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Stigma Masyarakat Pada Penderita Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Demak 1 penderita tuberkulosis , sehingga mempengaruhi kelangsungan pengobatan ( Hasudungan. 3.
  11. Kemenkes RI. (2025). Tuberkulosis. Gerakan Indonesia Akhiri Tuberkulosis. https://kemkes.go.id/id/indonesias-movement-to-end-tb
  12. Khairunnisa, D. M. J., Kadri, H., Pebrianti, D. K., Yesni, M., Yanti, R. D., Armina, A., & Rahmadhani, D. Y. (2023). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Masyarakat dengan Upaya Pencegahan Tuberkulosis Paru. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 12(2), 337. https://doi.org/10.36565/jab.v12i2.675
  13. Kurniawan, Y. S., Priyangga, K. T. A., Krisbiantoro, P. A., & Imawan, A. C. (2021). Open access Open access. Journal of Multidiciplinary Applied Natural Science, 1(1), 1–12.
  14. Landudjama, L., Noviana, I., & Kupang, P. K. (2024). Overview of Community Knowledge and Attitudes in Efforts to Prevent Pulmonary Tuberculosis : Literature Review Gambaran Pengetahuan dan Sikap Masyarakat dalam Upaya Pencegahan Penyakit Tuberculosis Paru : Literature Review. 3(2).
  15. Legowo, M., & Dayanti, F. (2021). Stigma Dan Kriminalitas : Studi Kasus Stigma Dusun Begal Di Bangkalan Madura. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, 5(2), 277–291.
  16. Maidatuz Zulfa, I., & Dewi Yunitasari, F. (2025). Public Knowledge, Attitude, And Stigma Towards Tuberculosis In Surabaya, Indonesia: Determining Associated Factors For Poor Attitude. International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP), 5(1), 56–62. https://doi.org/10.51601/ijhp.v5i1.389
  17. Marmot, M., Friel, S., Bell, R., Houweling, T. A., & Taylor, S. (2008). Closing the gap in a generation: health equity through action on the social determinants of health. The Lancet, 372(9650), 1661–1669. https://doi.org/10.1016/S01406736(08)61690-6
  18. Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
  19. Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.
  20. Purwanto, E., Kesehatan, P., & Timur, K. (2023). RESIKO PENULARAN PENYAKIT TB DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS Politeknik Kesehatan Kalimantan Timur Article Information Article history : Keywords : Keywords : PENDAHULUAN World Health Organization ( WHO ) dalam Global Report ( 2018 ) menyatakan bahwa penyakit . 3, 299–311.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

21-30 of 237

You may also start an advanced similarity search for this article.