Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

HUBUNGAN SIKAP KERJA, DURASI KERJA, MASA KERJA, KONDISI ERGONOMIS KERJA DENGAN KELUHAN LOW BACK PAIN (NYERI PUNG GUNG BAWAH) PADA PENENUN TRADISIONAL DI DESA SA’DAN KABUPATEN TORAJA UTARA

Abstract

Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang sering dialami oleh penenun tradisional akibat aktivitas kerja yang dilakukan secara berulang, durasi kerja yang panjang, masa kerja yang lama, serta kondisi kerja yang kurang ergonomis. Keluhan ini dapat menurunkan kenyamanan, produktivitas, dan kualitas hidup penenun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi kerja, sikap kerja, masa kerja, dan kondisi ergonomis kerja dengan kejadian Low Back Pain pada penenun kain Toraja di Kabupaten Toraja Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh penenun kain Toraja di Kabupaten Toraja Utara dengan jumlah sampel sebanyak 81 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Pearson Chi-Square pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara sikap kerja (p = 0,000), durasi kerja (p = 0,005), masa kerja (p = 0,002), dan kondisi ergonomis kerja (p = 0,002) dengan kejadian Low Back Pain. Variabel yang memiliki hubungan paling kuat adalah sikap kerja. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa durasi kerja, sikap kerja, masa kerja, dan kondisi ergonomis kerja berhubungan secara bermakna dengan kejadian Low Back Pain pada penenun kain Toraja. Disarankan agar penenun menerapkan sikap kerja yang ergonomis, mengatur waktu kerja dan istirahat, serta melakukan peregangan secara berkala untuk mengurangi Risiko.

Keywords

Low Back Pain, durasi kerja, sikap kerja, masa kerja, kondisi ergonomis kerja, penenun

PDF

References

  1. Adi Saputra Junaidi. et al. (2019). Mengenal ergonomi kerja yang baik saat beraktivitas di kantor. 1(1).
  2. Anggraini, S., Handayani, P. A., & Megawati, R. R. (2023). DI CV JAYA MANUNGGAL The descriptions Of Job Attitude Of Convection Workers With Lower Back Pain Complaints. 14(02), 145–153.
  3. Ardi, S. Z., Indriastika, L., Hidayah, Q., & Dahlan, U. A. (2021). 1* , 2 , 3. 10(2), 213–220.
  4. Ashar, F., Harahap, P. S., & Sugiarto, S. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Subjektif Low Back Pain pada Penjahit di Pasar Istana AnakAnak Kota Jambi Tahun 2022. Jurnal Kesmas Jambi , 7(1), 65–70. https://doi.org/10.22437/jkmj.v7i1.20445
  5. Aulia, A. R., Wahyuni, I., & Jayanti, S. (2023). Hubungan Durasi Kerja, Masa Kerja, dan Postur Kerja dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah pada Pekerja Batik Tulis di Kampung Batik Kauman Kota Pekalongan. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 22(2), 120–124. https://doi.org/10.14710/mkmi.22.2.120-124
  6. Dan, S. A., Utara, T., & Era, D. I. (2026). Strategi pengrajin dalam melestarikan tenun. 11(2).
  7. Ekonomi, J., Dan, M., Jemb, B., No, V., Desember, J., Putri, Q. A., Srijani, N., & Andriani, D. N. (2023). Pengaruh Masa Kerja , Lingkungan Kerja dan Kepuasan Kerja Terhadap Produktivitas Tenaga Penyuluh Lingkungan Keluarga Berencana ( PLKB ) di Kabupaten Madiun. 2(1), 153–163.
  8. Evan Filemon, et al. (2021). ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN LOW BACK PAIN PADA PENENUN GALERY ULOS SIANIPAR MEDAN. 3(11).
  9. Inayah, Z., & Supiyatun, S. (2024). Studi Komparasi Sikap Kerja dengan Kejadian Low Back Pain Pada Perajin Rebana Desa Bungah Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(3), 203 –208. https://doi.org/10.14710/jkm.v12i3.43128
  10. Low, K., Pain, B., & Garam, P. (2023). HIGEIA JOURNAL OF PUBLIC HEALTH. 7(1), 19–31.
  11. Mufidah Saumi1, et al. (2025). ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN LOW BACK PAIN PADA PENENUN GALERY ULOS SIANIPAR MEDAN. 14, 42–50.
  12. Natosba, J. (2016). PADA PENENUN SONGKEatau yang KAMPUNG BNI 46 Abstrak PENDAHULUAN Penyakit akibat kerja timbul karena hubungan kerja pekerjaan dan sikap kerja . 16 Salah satu penyakit akibat kerja adalah gangguan tulang belakang atau ny disebabkan oleh T DIeri punggung baw. 3(2355), 8–16.
  13. Nuraini, Y. (2023). Hubungan Faktor Ergonomi Dengan Risiko Kejadian Low Back Pain di Lingkungan Kerja Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur Tahun 2023. 3, 3216–3230.
  14. Ones, M., Sahdan, M., & Tira, D. S. (2021). Media Kesehatan Masyarakat PUNGGUNG BAWAH ( LOW BACK PAIN ) PADA PENENUN DI DESA Media Kesehatan Masyarakat. Media Kesehatan Masyarakat , 3(1), 72–80. https://ejurnal.undana.ac.id/MKM
  15. Sa, T., To, D. A. N., & P, F. N. Y. (2023). ANALISIS PENGELOLAAN KEUANGAN USAHA PADA USAHA KAIN TENUN SA’DAN TO’BARANA Flawrencia Nova Y. P. 4(2), 183–194.
  16. Sonia Mahfira at .al. (2021). HUBUNGAN SIKAP KERJA DENGAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA PENENUN DI KABUPATEN BATUBARA. 5, 946–952.
  17. Sriwijaya, U. (2025). 1* , 2 , 3 *1. 1–10. https://docs.google.com/document/d/1cntqyulnKiVoW3Aqd3DVLa8axSIbDiqj/edit#heading=h.gjdgxs
  18. Zhang, W., Xu, M., Feng, Y., Mao, Z., & Yan, Z. (2024). The Effect of Procrastination on Physical Exercise among College Students—The Chain Effect of Exercise Commitment and Action Control. International Journal of Mental Health Promotion, 26(8), 611–622. https://doi.org/10.32604/ijmhp.2024.052730

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

31-40 of 305

You may also start an advanced similarity search for this article.