Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

GAMBARAN PENYIMPANAN OBAT DI PEDAGANG BESAR FARMASI PT. ANTAR MITRA SEMBADA CABANG KOTA MAKASSAR

Abstract

Distribusi obat dalam skala besar membutuhkan sistem penyimpanan yang sesuai dengan standar agar kualitas, keamanan, dan stabilitas sediaan tetap terjaga hingga digunakan oleh pasien. Pedagang Besar Farmasi (PBF) memiliki tanggung jawab untuk menerapkan prinsip Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) dalam seluruh aktivitas penyimpanan dan penyaluran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penyimpanan obat di PT. Antar Mitra Sembada cabang Kota Makassar berdasarkan pedoman CDOB tahun 2020. Metode yang digunakan berupa observasional deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan daftar tilik yang terdiri dari indikator fasilitas dan alur penyimpanan. Hasil menunjukkan bahwa kondisi ruangan dan fasilitas penyimpanan mencapai tingkat kesesuaian sebesar 86,95%, sementara alur penyimpanan obat menunjukkan tingkat keterpenuhan sebesar 94,11%. Penyimpanan telah dilakukan sesuai dengan prinsip FEFO, disertai pencatatan stok secara elektronik, serta pemisahan obat berdasarkan golongan dan suhu penyimpanan. Namun, fasilitas untuk sediaan mudah terbakar dan sistem pelabelan LASA belum sepenuhnya tersedia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem penyimpanan di PT. Antar Mitra Sembada sudah berjalan sesuai standar, meskipun masih diperlukan perbaikan pada aspek tertentu.

Keywords

Penyimpanan Obat, Pedagang Besar Farmasi, CDOB, Distribusi Farmasi, Evaluasi Gudang

PDF

References

  1. Anjella, I. S. (2021). Evaluasi Sistem Penyimpanan Obat Di Salah Satu Gudang Pedagang Besar Farmasi (PBF) Di Kota Bandung. Farmaka, 18(February), 53–59.
  2. Apriliya, S. R., Mawarni, B., & Chintia, W. (2023). Gambaran Pelaksanaan Penyimpanan Cara Distribusi Obat. Gambaran Pelakasanaa Penyimpanan Cara Distribusi Obat Yang Baiik Dan Benar, 1(2), 21.
  3. Badan Pengawas Obat dan Makanan. (2019). Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 9 Tahun 2019 tentang Pedoman Teknis Cara Distribusi Obat yang Baik (Issue 11).
  4. br Ginting, G. A., & Tarigan, M. (2023). Sosialisasi Teknik Penyimpanan Obat pada Gudang Farmasi di PBF wilayah Deli Serdang. Jurnal Abdimas, 4(1), 310–314. http://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/JAM/article/view/4863
  5. Kristanti, M. W., & Ramadhania, Z. M. (2020). Evaluasi Kesesuaian Sistem Penyimpanan Obat, Suplemen, dan Kosmetik Eceran pada Salah Satu Gudang Pedagang Besar Farmasi (PBF) di Jakarta Pusat. Majalah Farmasetika , 5(2), 49. https://doi.org/10.24198/mfarmasetika.v5i2.26258
  6. Oviani, G. A., Ika, P., & Indraswari, I. (2020). Tinjauan Penyimpanan Sediaan Farmasi pada Instalasi Farmasi Rumah Sakit. Acta Holist Pharm , 2(2656–8233), 1–6. https://ojs.farmasimahaganesha.ac.id/index.php/AHP/article/view/24
  7. Sinen, Y., Lolo, W. A., & Supriati, H. S. (2017). Evaluasi Penyimpanan dan Pendistribusian Obat di PT. Unggul Jaya Cipta Usaha Manado. Pharmacon, 6(3), 137–146. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/pharmacon/article/view/16832
  8. Syahputra, A. (2019). Gambaran Penyimpanan Obat di UPTD Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat.
  9. Taswin, M., Jurusan Farmasi, D., Kemenkes Palembang, P., & Jurusan Farmasi, M. (2022). Gambaran Penyimpanan Sediaan Farmasi Pada Pedagang Besar Farmasi Di Kota Palembang: Overview of Storage of Pharmaceutical Preparations At Pharmaceutical Wholesalers in Palembang. Jurnal Kesehatan Pharmasi (JKPharm), IV(2), 1–8.

Similar Articles

1-10 of 226

You may also start an advanced similarity search for this article.