Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

PENYULUHAN TOKSIKOLOGI PESTISIDA RUMAH TANGGA: PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG PENGGUNAAN AMAN OBAT NYAMUK, PEMBASMI SERANGGA, DAN PENCEGAHAN PAPARAN PADA KELUARGA

Abstract

Penggunaan pestisida rumah tangga seperti obat nyamuk dan pembasmi serangga telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Namun, kurangnya pengetahuan mengenai kandungan bahan aktif, cara penggunaan, penyimpanan, serta pembuangan yang benar dapat meningkatkan risiko paparan pestisida terhadap kesehatan anggota keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai toksikologi pestisida rumah tangga dan upaya pencegahan paparannya. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 30 April 2026 di Mushola Nurul Hikmah Pamulang dengan melibatkan 30 orang ibu-ibu pengajian sebagai peserta. Metode yang digunakan berupa penyuluhan interaktif melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah penyuluhan. Nilai rata-rata pre-test sebesar 33 meningkat menjadi 99 pada post-test, dengan nilai minimum meningkat dari 0 menjadi 90, nilai maksimum dari 60 menjadi 100, serta standar deviasi menurun dari 20,367 menjadi 3,051. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode penyuluhan yang diterapkan efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta mengenai bahaya paparan pestisida rumah tangga, penggunaan yang aman, penyimpanan yang benar, serta langkah-langkah pencegahan paparan pada keluarga. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju penggunaan pestisida rumah tangga yang lebih aman sehingga risiko gangguan kesehatan akibat paparan pestisida dapat diminimalkan. The use of household pesticides, such as mosquito repellents and insecticides, has become an integral part of daily life. However, limited public knowledge regarding their active ingredients, proper usage, storage, and disposal may increase the risk of pesticide exposure among family members. This community service program aimed to improve public knowledge regarding the toxicology of household pesticides and strategies to prevent pesticide exposure. The activity was conducted on April 30, 2026, at Mushola Nurul Hikmah Pamulang and involved 30 women participating in a religious study group. The educational intervention consisted of interactive lectures, discussions, question-and-answer sessions, and knowledge evaluation using pre-test and post-test questionnaires. The evaluation results demonstrated a significant improvement in participants' knowledge following the educational program. The mean pre-test score increased from 33 to 99 in the post-test, while the minimum score increased from 0 to 90, the maximum score from 60 to 100, and the standard deviation decreased from 20.367 to 3.051. These findings indicate that the educational approach was effective in enhancing participants' understanding of the health risks associated with household pesticide exposure, safe pesticide use, proper storage, and preventive measures to protect family members. This community education program is expected to encourage safer household pesticide practices and reduce the risk of pesticide-related health problems within the community.

Keywords

penyuluhan, toksikologi, pestisida rumah tangga, paparan pestisida, pre-test dan post-test, community education; household pesticides; pesticide toxicology; pesticide exposure; pre-test and post-test

PDF

References

  1. Amelia. (2022). PENGARUH PENGETAHUAN DAN PENGGUNAAN OBAT NYAMUK BAKAR TERHADAP KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI DESA REJUNO. 9, 189–197.
  2. Bayu, S. (2024). HUBUNGAN KEBIASAAN PENGGUNAAN ANTI NYAMUK BAKAR DAN KONDISI LINGKUNGAN TEMPAT TINGGAL TERHADAP TINGKAT KEJADIAN ISPA PADA ANAK DI WILAYAH KELURAHAN KAWATUNA.
  3. Muslim, A., & Khoiriyah, Y. N. (2024). Penyuluhan d a n Ed uka si Antidotum Keracunan Pestisida. 5(2), 1879–1884.
  4. Purba, I. G., Sunarsih, E., Septiawati, D., Sitorus, R. J., & Lionita, W. (2020). Keluhan Kesehatan Kese hatan Subjek Subjektif tif Pada Masyarak Masyarakat at Pengguna Insekt Insektisida isida Antinyamuk Antinyam uk di Kecamat Kecamatan an Indralay Indralaya a. 19(1), 35–44.
  5. Purnama, V., Dewi, T. K., Wahyuni, N., & Subang, U. (2026). Pemberdayaan kelompok ibu rumah tangga melalui pelatihan pembuatan pestisida nabati untuk pengendalian hama tanaman pekarangan. 7(2), 1365–1369.
  6. Setiawan, D., Amalia, A., & Safitri, D. (2024). Education on Safe and Healthy Pesticide Use for Farmers in Cipondok Hamlet, Cipaku District, Ciamis Regency. 8(3), 584–592. http://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi
  7. Viera Peterkova, I. I. (2024). Agriculture , Environment and Food Sciences. 3(August), 127–136.

Similar Articles

1-10 of 550

You may also start an advanced similarity search for this article.