Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

HUBUNGAN TINGKAT ASUPAN ENERGI, ZAT GIZI MAKRO, DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN STATUS GIZI ANGGOTA KLUB TENIS WARU SURABAYA

Abstract

Nutritional status is an important indicator of health influenced by energy intake, macronutrient consumption, and physical activity. Although members of the Waru Surabaya Tennis Club exercise regularly, some still experience overweight or obesity, indicating the need to identify factors associated with their nutritional status. This study aimed to analyze the relationship between energy intake, carbohydrate, protein, fat intake, physical activity, and nutritional status among club members. An analytical observational study with a cross-sectional design was conducted involving 42 participants aged 18–59 years selected through total sampling. Dietary intake was assessed using two nonconsecutive 24-hour food recalls, physical activity was measured using the International Physical Activity Questionnaire (IPAQ), and nutritional status was determined based on Body Mass Index (BMI). Data were analyzed using the Spearman Rank correlation test with a 95% confidence level. Most respondents had normal nutritional status (52.4%), while 28.6% were obese. Significant relationships were found between energy intake (r=0.830), carbohydrate intake (r=0.530), protein intake (r=0.766), fat intake (r=0.957), physical activity (r=-0.602), and nutritional status (p=0.000). Higher energy and macronutrient intake were associated with higher nutritional status, whereas greater physical activity was associated with better nutritional status overall.

Keywords

Keywords: Energy Intake, Macronutrient Intake, Physical Activity, Nutritional Status, Tennis Club.

PDF

References

  1. Aguiar, E. J., et al. (2025). Construct validity of the International Physical Activity Questionnaire using accelerometry data. BMC Musculoskeletal Disorders, 26, 610.
  2. Ahmad, R. (2019). Hubungan Kebiasaan Olahraga dan Status Gizi Dengan Kejadian Hipertensi pada Pasien yang Berobat Jalan di Puskesmas Kelayan Dalam Banjarmasin, Journal Ilmiah Pendidikan dan Sosial, [e-jounal] Vol.3, No 2.
  3. Ariyaningtiyas, R. Hubungan Citra TubuhDan Konsumsi Zat Gizi Makro Dengan Status Gizi Remaja Putri Di SMK Muhammadiyah 5 Surakarta.Institut Teknologi Sain dan Kesehatan PKU Muhammadiyah Surakarta.
  4. Ati Safitri, Imroatul Maghfiroh, Ahmad Khafis, G. N. P. (2021). Profil Kebugaran Jasmani Atlet Petanque Kabupaten Pekalongan. Halaman Olahraga Nusantara, 4(I), 126–137.
  5. Atika, & Afrinis, N. (2024). Hubungan asupan energi dan aktivitas fisik dengan status gizi pegawai pesantren Dar El Hikmah. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 4(1), 3952–3962.
  6. Budiman, L. A., Rosiyana, R., Sari, A. S., Safitri, S. J., Prasetyo, R. D., Rizqina, H. A., ... & Korwa, V. M. I. (2021). Analisis Status Gizi Menggunakan Pengukuran Indeks Massa Tubuh dan Beban Kerja dengan Metode 10 Denyut pada Tenaga Kesehatan. Nutrizione: Nutrition Research And Development Journal, 1(1), 6-15.
  7. Carnetta Andira Pramadhari & Dorna Yanti Lola Silaban. (2022). Hubungan asupan nutrisi dengan status gizi orang dewasa di Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia.
  8. Crismayanti, K. D. (2019). Hubungan kebiasaan olahraga dan usia menarche dengan dismenorea pada remaja putri di SMA Negeri 2 Denpasar (Skripsi, Institut Teknologi dan Kesehatan Bali).
  9. Dewi, N. P. (2021). Hubungan Pola Makan Dengan Status Gizi Pada Anak Usia Sekolah Sdn 03 Junjung. Universitas Muhammadiyah Surabaya.
  10. Dharmansyah, D., & Budiana, D. (2021). Adaptasi Bahasa Indonesia International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) dan uji validitas serta reabilitasnya. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, 7(2), 195-200.
  11. Dinas Kesehatan Kota Surabaya. (2023). Data obesitas penduduk Kota Surabaya tahun 2023. Surabaya: Dinas Kesehatan Kota Surabaya.
  12. Eather, N., Wade, L., Pankowiak, A., & Eime, R. (2023). The impact of sports participation on mental health and social outcomes in adults: A systematic review and the “Mental Health through Sport” conceptual model. Systematic Reviews, 12(102).
  13. Faridi, A., Trisutrisno, I., Irawan, A. M. A., Lusiana, S. A., Alfiah, E., Rahmawati, L. A., Doloksaribu, L. G., Suryana, Yunianto, A. E., & Sinaga, T. R. (2022). Survei konsumsi gizi. Yayasan Kita Menulis.
  14. FAO & WHO. (2022). Protein quality evaluation in human nutrition. Rome: Food and Agriculture Organization.
  15. Fernanda, PA. Pentingnya Orang Dewasa Awal Menyelesaikan Tugas Perkembangannya. SCHOULID Indones J Sch Couns. 2019; 3(2):35-40.
  16. Ginanjar Syamsuar (2020), Modul Workshop Statistika (EKM235): Analisis Data Non-Parametrik, STIE Indonesia Jakarta, http://repository.stei.ac.id/6424/.
  17. Hangraini, W. (2021). Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Gastritis Di Wilayah Kerja Puskesmas Lingkar Timur Kota Bengkulu.
  18. Hasanah, L. N. (2022). Gizi Dalam Siklus Kehidupan. Yayasan Kita Menulis.
  19. Hasrul, H., Hamzah, H., & Hafid, A. (2020). Pengaruh Pola Makan Terhadap Status Gizi Anak Sekolah Dasar. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 5(2).
  20. Herliani, D. (2022). Hubungan Kebiasaan Jajan Dan Pola Makan Dengan Status Gizi Anak Di Tk Asri Palembang Tahun 2022. Humantech: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 1(6), 801–809.
  21. Hidayati, S., Taufiqa, Z., Minerva, P., Pieter, M., Pramono, J. S., Ummah, K., ... & Dali, F. A. (2025). Pengantar Ilmu Gizi. CV. Gita Lentera.
  22. Ilyas, A. A. (2020). Profil Kebugaran Jasmani Siswa Ekstrakurikuler Bola Voli. Jurnal Olahraga & Kesehatan Indonesia, 1, 37–45.
  23. Islamiyah, F. N., Shabrina, A., & Aryoseto, L. (2025). Hubungan perilaku sedentari dan asupan gizi terhadap status gizi mahasiswa kedokteran. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(1), 3437–3445.
  24. Iqbal, M., & Ngizan, F. N. (2023). Hubungan Gaya Hidup “Nongkrong”, Aktivitas Sedentary, dan Konsumsi Minuman Manis dengan Status Gizi pada Mahasiswa. Jurnal Nutrisia, 25(1), 1-11.
  25. Kemenkes R. Gizi Dalam Daur Kehidupan (1st ed.). Jakarta; 2017.
  26. Kemenkes R. Penilaian Status Gizi (1st ed). Jakarta; 2017.
  27. Kementerian Kesehatan RI, “Riset Kesehatan Dasar,” 2013, vol. 127, no. 3309, pp. 1275–1279, doi: 10.1126/science.127.3309.1275.
  28. Kementerian Kesehatan RI, “Riskesdas 2018,” in Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 2018, p. 198.
  29. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2018. Aktivitas Fisik Ringan. Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular.
  30. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2018. Aktivitas Fisik Sedang. Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular.
  31. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2018. Aktivitas Fisik Berat. Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular.
  32. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI.
  33. Kementerian Kesehatan RI. (2021). Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta: Kemenkes RI.
  34. Kusumo, M. P. 2020. Buku Pemantauan Aktivitas Fisik. Sleman: The Journal Publishing.
  35. Liang, Y. T., et al. (2024). Data analytics in physical activity studies with accelerometers. Journal of Medical Internet Research, 26, e59497.
  36. Migueles, J. H., et al. (2021). Accelerometer data processing and physical activity measurement. Sports Medicine, 51(9), 1891–1905.
  37. Mufidah, R., & Soeyono, R. D. (2021). Pola Makan, Aktivitas Fisik, Dan Durasi Tidur Terhadap Status Gizi Mahasiswa Program Studi Gizi Unesa. Gizi Unesa, 1(1), 60-64.
  38. Mustafa, P. S., & Pd, M. (2021). Desain Penilaian Pendidikan Jasmani, Olahraga, Dan Kesehatan Pada Pendidikan Dasar Di Masa Pandemi Covid-19. Akselerasi Berpikir Ekstraordinari Merdeka Belajar Pendidikan Jasmani Dan Olahraga Era Pandemi Covid-19, 51.
  39. Octavira, L. (2020). Hubungan pengetahuan gizi dan asupan zat gizi makro dengan kejadian overweight pada siswa SD N Kenari 01 Jakarta Pusat tahun 2020 (Skripsi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Keluarga).
  40. Ovita, A. N., Hatmanti, N. M., & Amin, N. (2019). Hubungan Body Image Dan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Remaja Putri Kelas VIII SMPN 20 Surabaya. Sport and Nutrition Journal,1(1),27–32.
  41. Putri, R. A., Sudargo, T., & Fatimah, S. (2022). Hubungan aktivitas fisik kerja dengan status gizi pada pegawai negeri sipil di Surabaya. Media Gizi Indonesia, 17(2), 123–130.
  42. Permenkes No. 28 Tahun 2019. Angka Kecukupan Gizi (AKG).
  43. Pluim, B. M., Jansen, M. G. T., Williamson, S., et al. (2023). Physical demands of tennis across the different court surfaces, performance levels and sexes: A systematic review with meta-analysis. Sports Medicine, 53(4), 807–836.
  44. Pranata, D., & Kumaat, N. A. (2022). Pengaruh olahraga dan model latihan fisik terhadap kebugaran jasmani remaja: Literature review. Jurnal Kesehatan Olahraga, 10(02), 107-116.
  45. Puspasari, D. (2020). Hubungan konsumsi makanan jajanan dengan status gizi pada mahasiswa. Media Gizi Indonesia, 15(1), 45-51.
  46. Putri, I. F. D. A., Dhesa, D. B., Abadi, E., & Ananda, S. H. (2023). Hubungan tingkat kecukupan zat gizi makro dan aktivitas fisik terhadap status gizi atlet bulutangkis di Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara. Jurnal Gizi Ilmiah, 10(2).
  47. Rachmawati, K. N., Sholikhah, A. M., Dewi, R. C., & Sulistyarto, S. (2025). Hubungan tingkat pengetahuan gizi dan asupan makronutrien terhadap status gizi anggota UKM bolavoli Universitas Negeri Surabaya. KLINIK: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan, 4(3), 274–290.
  48. Rahmawati, R., Fandi, A., Khatimah, H., Alwi, J., Prabowo, N. D., & Manik, M. (2025). Hubungan pola konsumsi makanan dan aktivitas fisik dengan status gizi pada mahasiswa sarjana di Universitas Sebelas Maret. Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist), 20(2), 124–133.
  49. Rajab, A. B. F., Ketaren, C. K. B., Surbakti, R. M., & Sitorus, W. (2024). Pentingnya Olahraga untuk Kesehatan Optimal. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu, 8(9), 177–181.
  50. Rivaldi, R., et al. (2023). Pengukuran aktivitas fisik mahasiswa menggunakan GPAQ pasca pandemi. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(4), 2160–2164.
  51. Sirajuddin, Surmita, Astuti T. Survey Konsumsi Pangan. Vol. 59, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta; 2018.
  52. Sinaga, T. R., et al. (2022). Gizi dalam siklus kehidupan. Yayasan Kita Menulis.
  53. Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatig, dan R&D, penerbit Alfabeta,Bandung
  54. Sukwika, T. (2023). Menentukan populasi dan sampling. Dalam Metode penelitian (dasar praktik dan penerapan berbasis ICT) (hlm. 159–173). Mifandi Mandiri Digital.
  55. Sulaiman, Y., Sebba, A. K., Dina, D., Rifai, A., Alawiyah, T., Putri, S. A., & Wulandari, E. (2022). Dasar-dasar ilmu gizi. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.
  56. Suryabrata, I. A., Ardini, W., & Kunarisasi, S. (2023). The association between nutrient intake and physical activity with nutritional status of undergraduate medical students. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia, 14(3), 313–320.
  57. Suiraoka, I. P. (2015). Penyakit Degeneratif Mengenal, Mencegah, dan Mengurangi Faktor Risiko 9 Penyakit Degeneratif Yogyakarta: Nuha Medika.
  58. Susanto, P. C., Arini, D. U., Yuntina, L., Soehaditama, J. P., & Nuraeni, N. (2024). Konsep penelitian kuantitatif: Populasi, sampel, dan analisis data (sebuah tinjauan pustaka). Jurnal Ilmu Multidisplin, 3(1), 1-12.
  59. UNICEF. (1998). The State of the World's Children 1998.
  60. UNICEF. (2020). UNICEF Conceptual Framework on the Determinants of Maternal and Child Nutrition. New York: United Nations Children’s Fund
  61. WHO. 2018. More Active People for a Healhtier World. World Health Organization. Geneva.
  62. World Health Organization. (2021). Healthy Diet Fact Sheet. Geneva: WHO.
  63. (WHO) World Health Organization. 2021. Obesity and Overweight.
  64. World Health Organization. (2021). Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ): Analysis Guide. WHO.
  65. World Health Organization. (2022). Physical Activity Fact Sheet. Geneva: WHO.
  66. Widnatusifah, E. (2020). Gambaran asupan zat gizi dan status gizi remaja di pengungsian Petobo Kota Palu Sulawesi Tengah (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).
  67. Yuniar, M., Setiawati, T., & Fatmawati, A. (2021). Pola Makan Berhubungan Dengan Status Gizi Anak Usia Prasekolah. Jurnal Keperawatan, 13(1), 225–234.
  68. Zubaida, I., Abi Fernanda, R., & Firdaus, W. W. N. (2022). Olahraga Kesehatan: Memasyarakatkan Olahraga Untuk Peningkatan Kesehatan. Journal of Sport Science and Tourism Activity (JOSITA), 1(1), 15-21.

Similar Articles

11-20 of 81

You may also start an advanced similarity search for this article.