ANALISIS HUBUNGAN KONSENTRASI PARTIKULAT UDARA AMBIEN (PM₂.₅ DAN PM₁₀) DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) DI WILAYAH DKI JAKARTA
Abstract
Acute Respiratory Infections (ARIs) remain a public health issue with a high incidence rate in Indonesia. One environmental factor suspected of contributing to the increased incidence of ARIs is ambient air pollution, particularly exposure to fine particulate matter (PM₂.₅) and coarse particulate matter (PM₁₀). This study aims to analyze the relationship between ambient air particulate matter concentrations (PM₂.₅ and PM₁₀) and ARI incidence in DKI Jakarta Province during the 2023–2025 period. This study employed an analytical observational design using an ecological study approach. The results showed that PM₂.₅ and PM₁₀ concentrations, as well as ARI incidence, varied across regions, with the highest particulate matter concentrations and ARI case counts consistently found in East Jakarta. Correlation tests showed that PM₂.₅ concentrations had a significant positive association with ARI incidence among toddlers in North Jakarta (r = 0.541; p = 0.001) and East Jakarta (r = 0.471; p = 0.004), as well as among non-toddlers in North Jakarta (r = 0.684; p < 0.001). In contrast, PM₁₀ concentrations did not show a significant association with the incidence of ARI across the study area (p > 0.05). This study concludes that PM₂.₅ has a more consistent association with the incidence of ARI than PM₁₀. Therefore, controlling PM₂.₅ emissions should be a priority in efforts to improve air quality and prevent respiratory diseases in urban areas. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih memiliki angka kejadian tinggi di Indonesia. Salah satu faktor lingkungan yang diduga berkontribusi terhadap peningkatan kejadian ISPA adalah pencemaran udara ambien, khususnya paparan partikulat halus (PM₂.₅) dan partikulat kasar (PM₁₀). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan konsentrasi partikulat udara ambien (PM₂.₅ dan PM₁₀) dengan kejadian ISPA di Provinsi DKI Jakarta selama periode 2023–2025. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan studi ekologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi PM₂.₅ dan PM₁₀ serta kejadian ISPA mengalami variasi antar wilayah, dengan nilai konsentrasi partikulat dan jumlah kasus ISPA tertinggi secara konsisten ditemukan di Jakarta Timur. Uji korelasi menunjukkan bahwa konsentrasi PM₂.₅ memiliki hubungan positif yang signifikan dengan kejadian ISPA balita di Jakarta Utara (r=0,541; p=0,001) dan Jakarta Timur (r=0,471; p=0,004), serta ISPA non-balita di Jakarta Utara (r=0,684; p<0,001). Sebaliknya, konsentrasi PM₁₀ tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian ISPA di seluruh wilayah penelitian (p>0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa PM₂.₅ memiliki hubungan yang lebih konsisten dengan kejadian ISPA dibandingkan PM₁₀. Oleh karena itu, pengendalian emisi PM₂.₅ perlu menjadi prioritas dalam upaya peningkatan kualitas udara dan pencegahan penyakit saluran pernapasan di wilayah perkotaan.Keywords
ARIs, PM₂.₅, PM₁₀, DKI Jakarta, ISPA
References
- 1. Zhang S, Wahi-Singh P, Wahi-Singh B, Chisholm A, Keeling P, Nair H. Costs of Management of Acute Respiratory Infections in Older Adults: a Systematic Review and Meta-analysis. J Glob Health. 2022;12:1–10.
- 2. Kemenkes RI. Survei Kesehatan Indonesia 2023. 2023;1–68.
- 3. HEI, IHME. Health Effects Institute. 2024. State of Global Air 2024. Special Report [Internet]. 2024. p. 1–35. Available from: https://www.stateofglobalair.org/sites/default/files/documents/2024-06/soga-2024-report_0.pdf
- 4. WHO. WHO global air quality guidelines. Part matter (PM25 PM10), ozone, nitrogen dioxide, sulfur dioxide carbon monoxide. 2021;1–360.
- 5. Liu J, Chen X, Dou M, He H, Ju M, Ji S, et al. Particulate Matter Disrupts Airway Epithelial Barrier via Oxidative Stress to Promote Pseudomonas Aeruginosa Infection. J Thorac Dis. 2019;11(6):2617–27.
- 6. Pang X, Huang P, Huang S, Liu X. The Gut–Lung Axis: a New Perspective on The Impact of Atmospheric Particulate Matter Exposure on Chronic Obstructive Pulmonary Disease. Front Immunol. 2025;16(November):1–17.
- 7. Kayalar Ö, Rajabi H, Konyalilar N, Mortazavi D, Aksoy GT, Wang J, et al. Impact of Particulate Air Pollution on Airway Injury and Epithelial Plasticity; Underlying Mechanisms. Front Immunol. 2024;15(March):1–15.
- 8. Ma J, Chiu YF, Kao CC, Chuang CN, Chen CY, Lai CH, et al. Fine Particulate Matter Manipulates Immune Response to Exacerbate Microbial Pathogenesis in The Respiratory Tract. Eur Respir Rev [Internet]. 2024;33(173). Available from: http://dx.doi.org/10.1183/16000617.0259-2023
- 9. Wahidjah Azzizul Asri, Siti Fatimah, Iva Nur Hapsari, Yovano Primandika Rifansaputra, Liss Dyah Dewi A. Identifikasi Mikroorganisme di Lingkungan Pada Udara Dalam Laboratorium Mikrobiologi. Intellektika J Ilmiah Mahasiswa. 2024;2(4):42–7.
- 10. Haryanto B, Jalaludin B, Asyary A, Roestandy N, Nugraha F. Associations Between Ambient PM2.5 Levels and Children’s Pneumonia and Asthma During the COVID-19 Pandemic in Greater Jakarta (Jabodetabek). Ann Glob Heal. 2025;91(1):1–8.
- 11. Septiani F, Al Amini A, Arif J, Damanik D, Pasaribu GR, Al Azmi F. Dampak Polusi Lingkungan terhadap Kesehatan Masyarakat di Kawasan Perkotaan Indonesia. Cendekia J Ilm Multidisiplin. 2025;2(1):14–22.
- 12. Kahfi M, Rahmah N, Suryadi I. Paparan Particulate Matter (PM10) Terhadap Keluhan Subjektif Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Pada Pekerja Kapal Phinisi Di Kabupaten Bulukumba. Sulolipu Media Komun Sivitas Akad dan Masy. 2025;25(1):55–65.
- 13. Jerri Agustan, Lukitowati hariani P, Novrikasari. Hubungan PM2,5 Dan PM10 Dalam Udara Ambien Terhadap Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Studi Kasus Desa Tanjung Jambu Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat). J Pengendali Pencemaran Lingkung. 2024;6(2):1–8.
- 14. Siti Halimah Tusaddiah, Amin R, Aliman R, Nasirudin, Fandeli C. Hubungan Kondisi Curah Hujan dan Kualitas Udara Ambien terhadap Kejadian Penyakit ISPA di Sorowako Provinsi Sulawesi Selatan. Environ Insight J. 2025;1(2):105–19.
- 15. Presiden Republik Indonesia. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Sekr Negara Republik Indones [Internet]. 2021;1(078487A):1–483. Available from: http://www.jdih.setjen.kemendagri.go.id/
- 16. Joshi DC, Negi P, Devi S, Lohani H, Kumar R, Gupta M, et al. Fine particulate matter (PM2.5, PM10): A silent catalyst for chronic lung diseases in India; a comprehensive review. Environ Challenges [Internet]. 2025;20(June):101215. Available from: https://doi.org/10.1016/j.envc.2025.101215
- 17. Eliyanti EL, Halimatussadiyah E. Hubungan Paparan Polusi Udara PM2.5 dengan Risiko Gangguan Kesehatan Masyarakat di Wilayah Perkotaan. 2025;14:254–62.
- 18. DLH DKI Jakarta. Kajian Pemantauan Kualitas Udara di Provinsi DKI Jakarta. 2023;
- 19. Sohrab S, Csikos N, Szilassi P. Effects of Land Use Patterns on PM10 Concentrations in Urban and Suburban Areas. A European Scale Analysis. 2023;14(September).
- 20. Guo J, Chai G, Song X, Hui X, Li Z, Feng X, et al. Long Term Exposure to Particulate Matter on Cardiovascular and Respiratory Diseases in Low and Middle Income Countries: A Systematic Review and Meta-analysis. Front Public Heal. 2023;
- 21. DISKOMINFOTIK DKI Jakarta. Tentang Jakarta [Internet]. 2024. Available from: https://www.jakarta.go.id/tentang-jakarta
- 22. Efendi J, Sulaimansyah, Hamdani S. Analisis Pengaruh Aktivitas Lalu Lintas Kendaraan Bermotor terhadap Kualitas Udara Ambien di Kabupaten Sumbawa Barat. 2026;11(April).
- 23. Liu L, Wang B, Qian N, Wei H, Yang G, Wan L, et al. Association Between Ambient PM2.5 and Outpatient Visits of Children’s Respiratory Diseases in a Megacity in Central China. 2022;
- 24. Sinaga N, Meliyanti F, Afriani B. Identifikasi Kualitas Udara di Jalan Jendral Ahmad Yani Tanjung Enim Kabupaten Muara Enim. 2025;08(02):17–23.
- 25. Munggaran GA, Kusnoputranto H, Ariyanto J. Korelasi Polusi Udara dengan Insiden Pneumonia Balita di DKI Jakarta pada Tahun 2017-2020. 2024;7(1):123–35.
- 26. Fatimah FA, Srisantyorin T, Jaksa S. Paparan Polusi Udara di Permukiman Padat Perkotaan di Indonesia dan Hubungannya dengan ISPA pada Kelompok Rentan : Scoping Review. 2026;3(6):824–32.
- 27. Virdaus RS. Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Kejadian ISPA pada Balita : Suatu Kajian Kepustakaan. 2025;1(5):14–24.
- 28. Wallbanks S, Griffiths B, Thomas M, Price OJ, Sylvester KP. Impact of Environmental Air Pollution on Respiratory Health and Function. 2024;(May):1–13.