Articles
PERANCANGAN STRATEGI BRAND IDENTITY, COMMUNITY BUILDING, DAN KONTEN EDUKASI DARI LORONG PROVIDER BERBASIS NILAI KUALITAS UNTUK MENGATASI ISU PILIHAN BERDASARKAN HARGA TERMURAH
Published 2026-11-03
Keywords
- Manajemen Acara,
- Identitas Merek,
- Konten Edukasi,
- Perilaku Konsumen
How to Cite
PERANCANGAN STRATEGI BRAND IDENTITY, COMMUNITY BUILDING, DAN KONTEN EDUKASI DARI LORONG PROVIDER BERBASIS NILAI KUALITAS UNTUK MENGATASI ISU PILIHAN BERDASARKAN HARGA TERMURAH. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(12). https://journal.cib.institute/index.php/musytari/article/view/6138
Abstract
Pemilihan penyedia peralatan acara oleh kepanitiaan mahasiswa berlangsung dalam keterbatasan anggaran dan pengetahuan teknis. Kondisi ini menyulitkan calon pelanggan membandingkan harga dengan kesesuaian spesifikasi, keamanan, dan dukungan operasional. Penelitian berbasis proyek ini bertujuan merancang perangkat komunikasi pemasaran Lorong Provider yang menonjolkan nilai kualitas dan layanan konsultatif. Pengumpulan informasi meliputi pra-survei terhadap 50 responden, survei utama terhadap 106 responden, wawancara pemilik, observasi, dan survei evaluasi rancangan identitas terhadap 80 responden. Data dianalisis secara deskriptif dan digunakan dalam perancangan identitas merek, materi edukasi digital, serta sarana umpan balik pelanggan. Pada pra-survei, sekitar 60% responden menjadikan harga terendah sebagai pertimbangan awal. Dalam skenario survei utama yang berbeda, hanya 19 responden (17,9%) langsung memilih penawaran lebih murah, 91 responden (85,8%) menilai pemahaman teknisnya pada skor 1–2 dari skala 5, dan 88 responden (83,0%) memberi nilai tertinggi pada pentingnya keamanan dibandingkan harga termurah. Penelitian menghasilkan pedoman identitas berbasis arketipe The Sage dengan pesan “Efisiensi Berbasis Solusi”, contoh infografis dan video, serta formulir Post-Event Report. Evaluasi rancangan identitas menunjukkan tingkat capaian responden sebesar 90,50–92,25% pada lima aspek. Temuan ini menunjukkan penerimaan positif terhadap rancangan komunikasi, tetapi belum membuktikan perubahan keputusan pembelian, terbentuknya komunitas aktif, atau peningkatan kinerja pemasaran.References
- Chaffey, D., & Ellis-Chadwick, F. (2022). Digital marketing (8th ed.). Pearson.
- Hinterhuber, A. (2004). Towards value-based pricing—An integrative framework for decision making. Industrial Marketing Management, 33(8), 765–778. https://doi.org/10.1016/j.indmarman.2003.10.006
- Hollebeek, L. D., & Macky, K. (2019). Digital content marketing’s role in fostering consumer engagement, trust, and value: Framework, fundamental propositions, and implications. Journal of Interactive Marketing, 45, 27–41. https://doi.org/10.1016/j.intmar.2018.07.003
- Kotler, P., Keller, K. L., & Chernev, A. (2022). Marketing management (16th ed.). Pearson.
- Lemon, K. N., & Verhoef, P. C. (2016). Understanding customer experience throughout the customer journey. Journal of Marketing, 80(6), 69–96. https://doi.org/10.1509/jm.15.0420
- Mark, M., & Pearson, C. S. (2001). The hero and the outlaw: Building extraordinary brands through the power of archetypes. McGraw-Hill.
- Muniz, A. M., Jr., & O’Guinn, T. C. (2001). Brand community. Journal of Consumer Research, 27(4), 412–432. https://doi.org/10.1086/319618
- Payne, A., Storbacka, K., Frow, P., & Knox, S. (2009). Co-creating brands: Diagnosing and designing the relationship experience. Journal of Business Research, 62(3), 379–389. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2008.05.013
- Vargo, S. L., & Lusch, R. F. (2004). Evolving to a new dominant logic for marketing. Journal of Marketing, 68(1), 1–17. https://doi.org/10.1509/jmkg.68.1.1.24036
- Wheeler, A. (2017). Designing brand identity: An essential guide for the whole branding team (5th ed.). Wiley.
- Zeithaml, V. A. (1988). Consumer perceptions of price, quality, and value: A means-end model and synthesis of evidence. Journal of Marketing, 52(3), 2–22. https://doi.org/10.1177/002224298805200302