Vol. 25 No. 8 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

PERMASALAHAN ESTIMASI PENGIRIMAN DAN TRANSPARANSI LOGISTIK DI ERA MODERN: KAJIAN SISTEMATIS TERHADAP AKURASI INFORMASI, DIGITALISASI, DAN KEPUASAN PELANGGAN

Ratu Ayudia Suhana
Universitas Logistik dan Bisnis Internasional
Nawwaf Abdurrahman Baehaki
Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Published 2026-07-03

Keywords

  • Estimasi Pengiriman,
  • Transparansi Logistik,
  • Digitalisasi Logistik,
  • Online Tracking System,
  • Logistics Service Quality,
  • Supply Chain Visibility,
  • Kepuasan Pelanggan
  • ...More
    Less

How to Cite

PERMASALAHAN ESTIMASI PENGIRIMAN DAN TRANSPARANSI LOGISTIK DI ERA MODERN: KAJIAN SISTEMATIS TERHADAP AKURASI INFORMASI, DIGITALISASI, DAN KEPUASAN PELANGGAN. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(8). https://doi.org/10.2238/31dtn295

Abstract

Kemajuan sektor logistik di zaman modern menuntut organisasi untuk menawarkan layanan pengiriman yang cepat, tepat, dan transparan guna memenuhi permintaan publik yang meningkat dan ekspansi e-commerce yang pesat. Namun demikian, masalah seperti proyeksi waktu pengiriman yang tidak tepat, keterlambatan distribusi, kurangnya transparansi informasi logistik, terbatasnya visibilitas rantai pasokan, dan kualitas layanan yang tidak memadai tetap menjadi hambatan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Studi ini bertujuan untuk menemukan dan menganalisis elemen-elemen yang memengaruhi estimasi pengiriman dan transparansi logistik di zaman modern menggunakan metodologi Tinjauan Literatur Sistematis (SLR). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan meneliti 15 artikel ilmiah nasional dan internasional yang diterbitkan dari tahun 2021 hingga 2025. Analisis tersebut mencakup penuraian tujuan penelitian, metodologi, variabel, temuan utama, dan kesenjangan penelitian dalam setiap makalah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa transparansi informasi dalam rantai pasokan, adopsi sistem pelacakan online, peningkatan kualitas layanan logistik, penerapan teknologi digital seperti Digital Twin dan Machine Learning, pelaksanaan metodologi Lean Distribution dan Six Sigma, serta integrasi transportasi multimodal secara kolektif meningkatkan ketepatan estimasi pengiriman, mengurangi keterlambatan distribusi, memperkuat visibilitas rantai pasokan, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Selain itu, digitalisasi logistik memungkinkan organisasi untuk memperoleh data secara real-time, sehingga memfasilitasi pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat. Penelitian ini inovatif karena menciptakan kerangka kerja konseptual yang menggabungkan akurasi estimasi pengiriman, transparansi logistik, digitalisasi, kualitas layanan logistik, dan kepuasan pelanggan ke dalam analisis sistematis yang kohesif. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan referensi bagi organisasi logistik dalam menciptakan sistem distribusi yang lebih efisien, transparan, dan adaptif yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan di era kontemporer.

References

  1. Ariyanto, M.W. dan Astuti, R.D. (2023) “Analysis of the Effect of Service Quality Dimensions, Perceived Value, and Trust on Customers of Delivery Services through E-commerce,” Jurnal Manajemen Industri dan Logistik, 7(1), hlm. 25–38. Tersedia pada: https://doi.org/10.30988/jmil.v7i1.1063.
  2. Fikri Rafi Rizkia dan Muhammad Tohir (2025) “The Effect of Online Tracking Systems, Logistics Service Quality, and Complaint Handling on Customer Satisfaction in Goods Delivery Services,” Siber Journal of Transportation and Logistics, 3(3), hlm. 177–184. Tersedia pada: https://doi.org/10.38035/sjtl.v3i3.605.
  3. Frista, Y. dan Tohir, M. (2025) “Integrasi Transportasi dan Konsep Multimoda sebagai Solusi Efisiensi Pengiriman Barang di Indonesia,” Jurnal Siber Transportasi dan Logistik, 3(1), hlm. 5–14. Tersedia pada: https://doi.org/10.38035/jstl.v3i1.450.
  4. Hidayat, K.A., Widjaja, F.N. dan Wicaksono, A.P. (2026) “The Role of Logistics Service Quality Dimensions in Shaping Customer Satisfaction and Repurchase Intention in Indonesia’s Cross-Border E-Commerce,” Journal of Enterprise and Development, 8(1), hlm. 1–16. Tersedia pada: https://doi.org/10.20414/jed.v8i1.14401.
  5. Hidayat, N. dan Wahyudi, T. (2024) “Prediksi Jasa Pengiriman Barang Top Trend Logistik Menggunakan Algoritma Regresi Linear pada PT. XNH: Prediction of Top Trend Logistics Goods Delivery Services Using Linear Regression Algorithm at PT. XNH,” MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science, 4(4), hlm. 1448–1455. Tersedia pada: https://doi.org/10.57152/malcom.v4i4.1536.
  6. Kencana, D.S., Al Munir, S. dan Mahardika, Y.P. (2025) “PENGARUH SISTEM PELACAKAN ONLINE DAN KETEPATAN WAKTU PENGIRIMAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN,” JURNAL LENTERA BISNIS, 14(2), hlm. 2926–2939. Tersedia pada: https://doi.org/10.34127/jrlab.v14i2.1760.
  7. Koenarso, D.A.P., Fajarwati, A. dan Sari, A.H. (2024) “Pengaruh Baby Blues pada Interaksi Ibu dan Kesejahteraan Emosional Anak,” Muadalah, 12(2), hlm. 115–128. Tersedia pada: https://doi.org/10.18592/muadalah.v12i2.13974.
  8. Koesmariadi, F.A. dan Agusinta, L. (2024) “Logistics Dimensions and Their Influence on Online Shopping Satisfaction: Evidence from Bandung, Indonesia,” Logistica : Journal of Logistic and Transportation, 2(2), hlm. 103–114. Tersedia pada: https://doi.org/10.61978/logistica.v2i2.675.
  9. Masudin, I. dkk. (2022) “Customer Perception of Logistics Service Quality Using SIPA and Modified Kano: Case Study of Indonesian E-Commerce,” Logistics, 6(3), hlm. 51. Tersedia pada: https://doi.org/10.3390/logistics6030051.
  10. Riyanto, R., Karningsih, P.D. dan Al Kindhi, B. (2026) “ISO 23247 Digital Twin Model for JIT Supply Chain Visibility: Model Digital Twin ISO 23247 untuk Visibilitas Rantai Pasok JIT,” Indonesian Journal of Innovation Studies, 27(2). Tersedia pada: https://doi.org/10.21070/ijins.v27i2.1923.
  11. Rizkyah, R., Agus Purnomo, dan Melia Eka Setiani (2026) “Membangun Kepercayaan pada Perusahaan Kurir: Peran Logistik Etis, Transparansi Logistik, dan Tata Kelola Platform pada Kepercayaan dalam Logistik Melalui Kualitas Layanan Logistik,” Jurnal Ilmu Manajemen Terapan, 7(3), hlm. 211–225. Tersedia pada: https://doi.org/10.38035/jimt.v7i3.7856.
  12. Somadi, S. (2020) “Evaluasi Keterlambatan Pengiriman Barang dengan Menggunakan Metode Six Sigma,” Jurnal Logistik Indonesia, 4(2), hlm. 81–93. Tersedia pada: https://doi.org/10.31334/logistik.v4i2.1110.
  13. Virantau, G.N., Rahayu, S. dan Trisnawati, J.D. (2025) “Measuring Hybrid e-Logistics Service Quality from B2C e-Commerce,” Journal of Entrepreneurship & Business, 6(3), hlm. 258–274. Tersedia pada: https://doi.org/10.24123/jeb.v6i3.7899.