Vol. 25 No. 12 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

PERAN FINANCIAL TEKNOLOGI MELALUI PEER TO PEER LENDING SEBAGAI ALTERNATIF UNTUK MENINGKATKAN KEUANGAN UMKM DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Lala Sentia
Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Alma Ata Yogyakarta
Baiq Ismiati
Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Alma Ata Yogyakarta
Abdul Salam
Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Alma Ata Yogyakarta
Al Haq Kamal
Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Alma Ata Yogyakarta

Published 2026-11-01

Keywords

  • Teknologi Finansial,
  • Pinjaman Peer-to-peer,
  • Persepsi Kegunaan,
  • Persepsi Kemudahan Penggunaan,
  • Kondisi Keuangan UMKM

How to Cite

PERAN FINANCIAL TEKNOLOGI MELALUI PEER TO PEER LENDING SEBAGAI ALTERNATIF UNTUK MENINGKATKAN KEUANGAN UMKM DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(12). https://journal.cib.institute/index.php/musytari/article/view/6057

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran financial technology melalui layanan peer-to-peer (P2P) lending sebagai alternatif pembiayaan dalam meningkatkan keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini secara khusus menguji pengaruh persepsi kemanfaatan (perceived usefulness) dan persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use) terhadap keuangan UMKM dengan menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) sebagai landasan teoritis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Populasi penelitian terdiri atas pelaku UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta yang telah menggunakan P2P lending sebagai alternatif pembiayaan usaha. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, dengan jumlah responden sebanyak 102 pelaku UMKM. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemanfaatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keuangan UMKM, dengan koefisien jalur sebesar 0,394, nilai t-statistic sebesar 4,358, dan p-value sebesar 0,000. Persepsi kemudahan penggunaan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keuangan UMKM, dengan koefisien jalur sebesar 0,305, nilai t-statistic sebesar 3,561, dan p-value sebesar 0,000. Persepsi kemanfaatan memiliki pengaruh yang relatif lebih kuat dibandingkan persepsi kemudahan penggunaan. Nilai R² sebesar 0,372 menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut secara bersama-sama mampu menjelaskan 37,2% variasi keuangan UMKM, sedangkan 62,8% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa P2P lending berpotensi menjadi alternatif pembiayaan bagi UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta, terutama ketika layanan tersebut dipersepsikan memberikan manfaat dan mudah digunakan dalam mendukung kebutuhan usaha.

References

  1. Adil, A., Liana, Y., Mayasari, R., Sintia, A., Rida, L., Fahmy, R., Saputri, R., Jayatmi, I., Budi, E., Angga, S., Permana, A., Mujibur, M., Deddy, R., Citra, N., Mario, A., Bani, D., Bani, G. A., Haslinah, A., & Wijoyo, E. B. (2023). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif: Teori dan praktik. Get Press Indonesia.
  2. Astohar, A., Praptitorini, M. D., & Shobandiyah, S. (2022). Pengaruh literasi keuangan dan layanan keuangan berbasis teknologi terhadap inklusi keuangan: Studi kasus pada UMKM di Kabupaten Demak. The Academy of Management and Business, 1(2). https://doi.org/10.55824/tamb.v1i2.147
  3. Budyastuti, T. (2021). Pengaruh financial technology dan literasi keuangan terhadap keberlangsungan usaha. Jurnal Online Insan Akuntan, 6(2).
  4. Candra, S., Nuruttarwiyah, F., & Hapsari, I. H. (2020). Revisited the Technology Acceptance Model with e-trust for peer-to-peer lending in Indonesia: Perspective from fintech users. International Journal of Technology, 11(4), 710–721. https://doi.org/10.14716/ijtech.v11i4.4032
  5. Dhar, V., & Stein, R. M. (2022). Economic and business dimensions: Fintech platforms and strategy. Communications of the ACM, 60(10), 32–35. https://doi.org/10.1145/3132726
  6. Firmansyah, E. A., Masri, M., Anshari, M., & Besar, M. H. A. (2024). Factors influencing SME project returns on Islamic fintech lending platform. Journal of Islamic Accounting and Business Research. https://doi.org/10.1108/JIABR-10-2023-0340
  7. Handayani, W., & Sartika, D. (2024). Determinan perkembangan financial technology (fintech) di Indonesia. Akubis, 9(2), 154–166. https://doi.org/10.37366/akubis.v9i01.1853
  8. Harkim, H., Sugiharto, B., Simanungkalit, R. V., Andriani, M., & Sirait, S. P. S. (2025). Sosialisasi pengenalan dan pengembangan fintech untuk UMKM di Desa Sampali, Percut Seituan, Deli Serdang. JIIP—Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(7). https://doi.org/10.54371/jiip.v8i7.9177
  9. Khoiriyah, A., & Ansori, M. (2024). Peran fintech peer-to-peer lending syariah dalam meningkatkan akses pembiayaan UMKM di Indonesia. Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business, 4(4), 1434–1445. https://doi.org/10.54373/ifijeb.v4i4.1586
  10. Łasak, P. (2022). The role of financial technology and entrepreneurial finance practices in funding small and medium-sized enterprises. Journal of Entrepreneurship, Management and Innovation, 18(1), 7–34. https://doi.org/10.7341/20221811
  11. Layli, M., Firmansyah, F., Wibowo, F. W., Setiorini, K. R., Nurjannah, N., & Indriyani, T. (2024). Diseminasi literasi keuangan sebagai transisi peningkatan potensi UMKM menghadapi inklusi keuangan. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 8(1). https://doi.org/10.31764/jmm.v8i1.20776
  12. Lestari, E., Lee Hosadinata, E., & Jhonlee, G. (2025). Teknologi keuangan (fintech) dan inklusi keuangan terhadap perilaku keuangan. Ekoma: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 4(5).
  13. Manurung, R., & Rahardjo, A. K. (2019). Analisis financial technology (fintech) pada permodalan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan model peer-to-peer (P2P) lending. Jurnal Keuangan dan Bisnis, 17(2), 125. https://doi.org/10.32524/jkb.v17i2.597
  14. Maryanti, Mediaty, Arifin, A. H., & Mas’ud, A. A. (2026). Digital accounting and financial performance of MSMEs in Indonesia: The mediating role of digital innovation. International Journal of Financial Studies, 14(3). https://doi.org/10.3390/ijfs14030066
  15. Mulyana, D., Soeaidy, M. S., & Taufiq, A. R. (2024). Fintech adoption: Peer-to-peer lending for Indonesian MSMEs. International Journal of Management and Economics Invention, 10. https://doi.org/10.47191/ijmei/V10i10.05
  16. Nurjannah, N., & Arisah, N. (2024). Literasi keuangan dan finansial teknologi dalam inklusi keuangan pada UMKM. Economics Professional in Action (E-PROFIT), 6(2). https://doi.org/10.37278/eprofit.v6i2.957
  17. Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Pengembangan dan penguatan layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi.
  18. Putri, G. A., Widagdo, A. K., & Setiawan, D. (2023). Analysis of financial technology acceptance of peer to peer lending (P2P lending) using extended Technology Acceptance Model (TAM). Journal of Open Innovation: Technology, Market, and Complexity, 9(1). https://doi.org/10.1016/j.joitmc.2023.100027
  19. Salim, H., & Susetyo, A. B. (2025). Peran teknologi finansial dalam inovasi layanan perbankan syariah. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 4(2). https://doi.org/10.33633/Jekobs.V4i2.13158
  20. Sunardi, R., Suhud, U., Purwana, D., & Hamidah, H. (2021). Examining the factors contributing to fintech peer-to-peer lending adoption. Journal of Information Systems Engineering and Business Intelligence, 7(2), 91–101. https://doi.org/10.20473/JISEBI.7.2.91-101