Articles
PENGARUH WORK-LIFE BALANCE DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP STRES KERJA IBU YANG BEKERJA DI WILAYAH JAKARTA SELATAN
Published 2026-10-18
Keywords
- work-life balance,
- dukungan sosial,
- stres kerja,
- ibu bekerja,
- Jakarta Selatan
How to Cite
PENGARUH WORK-LIFE BALANCE DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP STRES KERJA IBU YANG BEKERJA DI WILAYAH JAKARTA SELATAN. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(11). https://journal.cib.institute/index.php/musytari/article/view/5411
Abstract
Ibu bekerja menjalankan tanggung jawab pekerjaan sekaligus peran dalam kehidupan pribadi dan keluarga. Tuntutan dari kedua ranah tersebut dapat berkaitan dengan munculnya stres kerja, sehingga keseimbangan kehidupan kerja dan dukungan sosial penting untuk dikaji. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh work-life balance dan dukungan sosial terhadap stres kerja pada ibu yang bekerja di wilayah Jakarta Selatan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan SPSS versi 26. Sampel akhir terdiri atas 121 responden yang memenuhi kriteria penelitian. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji t dan uji F, sedangkan kemampuan model dianalisis menggunakan koefisien determinasi. Hasil uji parsial menunjukkan bahwa work-life balance berpengaruh signifikan terhadap stres kerja dengan nilai t hitung 20,499 dan signifikansi 0,000. Sebaliknya, dukungan sosial tidak menunjukkan pengaruh parsial yang signifikan dengan nilai t hitung -1,756 dan signifikansi 0,082. Secara simultan, work-life balance dan dukungan sosial berpengaruh signifikan terhadap stres kerja, dengan nilai F hitung 297,778 dan signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,832 menunjukkan bahwa model menjelaskan 83,2% variasi stres kerja. Temuan ini menegaskan pentingnya mempertimbangkan keseimbangan peran kerja dan kehidupan pribadi ketika memahami stres kerja pada ibu bekerja.References
- 1. Esterina, N., & Jatmika, D. (2024). Hubungan Work-Life Balance dan Parenting Stress pada Ibu yang Bekerja di Perusahaan. Jurnal Ilmiah Psikologi MINDSET, 15(01), 1–17. https://doi.org/10.35814/mindset.v15i01.4289
- 2. Greenhaus, J. H., Collins, K. M., & Shaw, J. D. (2003). The relation between work-family balance and quality of life. Journal of Vocational Behavior, 63(3), 510–531. https://doi.org/10.1016/S0001-8791(02)00042-8
- 3. Ibda, F. (2023). Dukungan Sosial: Sebagai Bantuan Menghadapi Stres Dalam Kalangan Remaja Yatim di Panti Asuhan. Intelektualita, 12(2), 153–169. https://doi.org/10.22373/ji.v12i2.21652
- 4. Pasaribu, R., Khairani, F., Adelia, M., Putri, N. A., & Manurung, S. H. (2025). Pengaruh Beban Kerja Dan Dukungan Sosial Terhadap Stres Kerja Karyawan. Jurnal Akademik Ekonomi Dan Manajemen, 2(3), 642–652.
- 5. Syarifah Tsalitsa Haura, & Etikariena Arum. (2021). Keseimbangan Pekerjaan dan Kehidupan Pribadi Serta Gaya Kerja Baru, Bagaimana Dampaknya Terhadap Stress Kerja? Psycho Idea, 19, 1–5.
- 6. Tumaruddin, W. O. F., Siregar, N. R., & Marhan, C. (2023). Dukungan Sosial dan Stres Kerja pada Karyawan. Jurnal Sublimapsi, 4(2), 228. https://doi.org/10.36709/sublimapsi.v4i2.29057
- 7. Yuswandi, Y. (2023). Work Life Balance Menurunkan Stres Kerja Perawat. Jurnal Kesehatan Kartika, 18(3), 119–125. https://doi.org/10.26874/jkkes.v18i3.283