Vol. 25 No. 11 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

Mekanisme Ekspor Industri Kecil Menengah (IKM) Airafood dalam Akses Pasar Asia

Naura Sabina Azqiyah
Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
Rizki Rahmadini Nurika
Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia

Published 2026-10-04

Keywords

  • Mode of Entry,
  • Strategi Ekspor,
  • Industri Kecil dan Menengah (IKM),
  • Internasionalisasi Usaha,
  • Pasar Internasional

How to Cite

Mekanisme Ekspor Industri Kecil Menengah (IKM) Airafood dalam Akses Pasar Asia. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(11). https://journal.cib.institute/index.php/musytari/article/view/4841

Abstract

Industri Kecil dan Menengah (IKM) memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan perluasan perdagangan internasional. Namun, keterbatasan modal, kapasitas produksi, jaringan pasar, serta kemampuan memenuhi standar ekspor sering menjadi hambatan bagi usaha mikro dalam mengakses pasar internasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme yang dilakukan oleh Aira Food dalam melakukan penetrasi pasar Asia melalui jalur ekspor langsung dan pihak ketiga sebagai bentuk strategi adaptif usaha mikro dalam perdagangan internasional. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aira Food menerapkan dua mekanisme ekspor secara bersamaan, yaitu direct exporting dan indirect exporting melalui pihak ketiga atau agregator. Strategi tersebut didukung oleh sistem produksi make to order, fleksibilitas penggunaan merek produk, pemanfaatan media digital, serta partisipasi dalam pameran dagang dan kegiatan business matching. Penggunaan kedua jalur ekspor tersebut memungkinkan perusahaan menyesuaikan kapasitas produksi, kebutuhan distribusi, dan akses pasar internasional sesuai dengan kondisi usaha yang dimiliki. Penelitian ini juga menemukan bahwa Aira Food masih menghadapi berbagai hambatan ekspor, meliputi keterbatasan sertifikasi internasional, biaya, jaringan pembeli, logistik, dan kendala bahasa. Untuk mengatasi hambatan tersebut, perusahaan memanfaatkan dukungan pemerintah melalui pelatihan dan pameran dagang serta bekerja sama dengan pihak ketiga dalam kegiatan distribusi dan akses pasar luar negeri. Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi ekspor langsung dan tidak langsung merupakan strategi adaptif yang memungkinkan usaha mikro mempertahankan dan memperluas akses pasar internasional di tengah keterbatasan sumber daya yang dimiliki.

References

  1. [1] J. Amankwah-Amoah, S. Adomako, J. K. Danquah, R. A. Opoku, and N. Zahoor, 'Foreign market knowledge, entry mode choice and SME international performance in an emerging market,' Journal of International Management, vol. 28, no. 4, 2022, doi: 10.1016/J.INTMAN.2022.100955.
  2. [2] L. A. Ananta Azaria and S. Fauziah, 'Strategi pengembangan pasar ekspor bagi UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital,' Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2026, doi: 10.55606/jpkm.v2i2.147.
  3. [3] F. Antoldi, D. Cerrato, and D. Depperu, 'Strategic networks, trust and the competitive advantage of SMEs,' in Export Consortia in Developing Countries, Berlin, Heidelberg: Springer Berlin Heidelberg, pp. 23–43, 2011, doi: 10.1007/978-3-642-24879-5_2.
  4. [4] J. W. Creswell and J. D. Creswell, Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications, 2018, doi: 10.2307/j.ctt2204s7w.11.
  5. [5] Media Indonesia, 'ASEAN dorong UMKM lokal tembus pasar global lewat pusat keunggulan,' May 24, 2026. [Online]. Available: Media Indonesia
  6. [6] I. Fitriyani, A. Mustofa, and E. Yunus, 'Strategi inovasi produk UMKM dalam menghadapi globalisasi melalui digitalisasi,' SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, vol. 4, no. 8, pp. 923–931, 2025, doi: 10.55681/sentri.v4i8.4321.
  7. [7] C. W. L. Hill, International Business: Competing in the Global Marketplace. New York, NY, USA: McGraw-Hill Education, 2017.
  8. [8] L. Hollender, F. B. Zapkau, and C. Schwens, 'SME foreign market entry mode choice and foreign venture performance: The moderating effect of international experience and product adaptation,' International Business Review, vol. 26, no. 2, pp. 250–263, 2017, doi: 10.1016/J.IBUSREV.2016.07.003.
  9. [9] Badan Pusat Statistik Indonesia, 'Profil industri mikro dan kecil 2024,' Sep. 16, 2025. [Online]. Available: BPS – Profil Industri Mikro dan Kecil 2024
  10. [10] Pusat Data dan Sistem Informasi Kementerian Perdagangan Indonesia, 'TEI 2025 resmi dibuka: Indonesia pamerkan keunggulan, dorong ekspor ke pasar dunia,' 2025. [Online]. Available: Kementerian Perdagangan RI
  11. [11] J. Johanson and J. E. Vahlne, 'The internationalization process of the firm—A model of knowledge development and increasing foreign market commitments,' Journal of International Business Studies, vol. 8, pp. 23–32, 1977, doi: 10.1057/palgrave.jibs.8490676.
  12. [12] K. Laufs and C. Schwens, 'Foreign market entry mode choice of small and medium-sized enterprises: A systematic review and future research agenda,' International Business Review, vol. 23, no. 6, pp. 1109–1126, 2014, doi: 10.1016/J.IBUSREV.2014.03.006.
  13. [13] M. B. Miles, A. M. Huberman, and J. Saldaña, Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook, 3rd ed. Thousand Oaks, CA, USA: SAGE Publications, 2013.
  14. [14] K. C. Nugroho, Mahjudin, E. Desembrianita, and F. D. Maulydya, 'Challenges and obstacles of international certification for seafood exporters in Indonesia,' International Journal of Economics, Business and Management Research, vol. 6, no. 8, pp. 166–181, 2022, doi: 10.51505/ijebmr.2022.6812.
  15. [15] A. I. Saputra, 'Peran aggregator ekspor dalam membantu UMKM menghadapi standar mutu internasional,' Citra Global Bali, 2026. [Online]. Available: Citra Global Bali
  16. [16] T. Tambunan, 'Recent evidence of the development of micro, small and medium enterprises in Indonesia,' Journal of Global Entrepreneurship Research, vol. 9, 2019, doi: 10.1186/s40497-018-0140-4.
  17. [17] T. T. H. Tambunan, UMKM di Indonesia: Perkembangan, Kendala, dan Tantangan. Jakarta, Indonesia: Prenada Media, 2021.
  18. [18] Y. Timmor and J. Zif, 'Exporting under private labels: Conditions and influencing factors,' Global Business and Economics Review, vol. 10, no. 1, p. 35, 2008, doi: 10.1504/GBER.2008.016826.
  19. [19] E. Trimahanani, 'Kemenperin dorong IKM kerajinan tembus pasar global lewat business matching,' Vibizmedia.com, 2026. [Online]. Available: Vibizmedia.com
  20. [20] X. Wang, H. M. Morgan, and Y. W. Ye, 'Direct or indirect exporting? The joint influence of gender and immigration background on export strategies of Canadian SMEs,' Journal of Comparative International Management, vol. 27, no. 1, pp. 43–56, 2024, doi: 10.55482/JCIM.2024.33625.