Articles
Published 2026-10-03
Keywords
- Komunikasi interpersonal,
- Kompetensi komunikasi interpersonal,
- Miskomunikasi,
- Organisasi mahasiswa
How to Cite
PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP MISKOMUNIKASI DALAM ORGANISASI MAHASISWA UNAIR. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(11). https://journal.cib.institute/index.php/musytari/article/view/4790
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi interpersonal terhadap miskomunikasi pada mahasiswa Universitas Airlangga yang sedang atau pernah aktif dalam organisasi kemahasiswaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasi dan metode survei ex post facto. Populasi penelitian terdiri atas mahasiswa Universitas Airlangga yang sedang atau pernah aktif dalam organisasi kemahasiswaan, dengan sampel sebanyak 67 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan pertimbangan purposive sampling dan convenience sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup menggunakan Google Forms dengan skala Likert lima tingkat. Variabel komunikasi interpersonal dioperasionalkan melalui konsep kompetensi komunikasi interpersonal dan diukur menggunakan sepuluh dimensi Interpersonal Communication Competence Scale (ICCS). Sementara itu, variabel miskomunikasi diukur melalui empat dimensi, yaitu kejelasan pesan, kesenjangan interpretasi, asumsi tanpa konfirmasi, serta gangguan media atau saluran komunikasi. Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan nilai R sebesar 0,240 dan R² sebesar 0,0575 atau 5,75% yang menunjukkan variasi miskomunikasi. Koefisien regresi sebesar -0,112 menunjukkan arah hubungan negatif. Namun, nilai signifikansi sebesar 0,051 sedikit berada di atas taraf signifikansi 0,05. Dengan demikian, pengaruh komunikasi interpersonal terhadap miskomunikasi tidak menunjukkan signifikansi statistik pada taraf 5%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa variasi miskomunikasi pada mahasiswa dalam organisasi kemahasiswaan belum dapat dijelaskan sepenuhnya oleh komunikasi interpersonal dalam model penelitian ini, sehingga terdapat faktor lain yang berpotensi berkontribusi terhadap munculnya miskomunikasi.References
- Aulia, F., Dwianggraeni, P. R., & Ishak, A. R. (2023). Peran organisasi mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal yang efektif. Jurnal Mahasiswa Komunikasi Cantrik, 3(2), 141–150. https://doi.org/10.20885/cantrik.vol3.iss2.art5
- Badawi, M. A., & Rahadi, D. R. (2021). Analisis komunikasi interpersonal antar mahasiswa President University. Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, 9(1), 123–137.
- DeVito, J. A. (2016). The interpersonal communication book (14th ed.). Pearson Education.
- Fuad, A. (2015). Peran komunikasi interpersonal dalam menghadapi konflik organisasi. Orasi, 6(1).
- Hartati, M., & Yuni, L. (2012). Peran komunikasi antar budaya dalam mengatasi miskomunikasi antar mahasiswa. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tribhuwana Tunggadewi, 1(2).
- Holtgraves, T., Bray, K., & Britton, K. (2023). How people perceive and talk about miscommunication. Journal of Pragmatics, 217, 1–13. https://doi.org/10.1016/j.pragma.2023.09.011
- Hulzannah, M., Safira, A., Putri, A. A., Diah, I., Amelia, I., Utama, R., Al-Zuhra, Z., Sul Iran, S., Farhan, & Rifandi, A. (2026). Analisis penyebab miscommunication dalam hubungan organisasi Himpunan Mahasiswa Sosiologi. Jurnal Pelangi Pendidikan, 3(2), 61–68.
- Jumarlis, M. (2023). Miskomunikasi (studi kegagalan komunikasi antara mahasiswa dan dosen STAIN Majene melalui media WhatsApp). SHOUTIKA, 3(1), 11–20.
- Mukti. (2025). Probability and non-probability sampling. Health Sciences International Journal (HSIJ), 3(2), 220–234. https://doi.org/10.71357/hsij.v3i2.64
- R Core Team. (2025). R: A language and environment for statistical computing (Version 4.5) [Computer software]. https://cran.r-project.org
- Ramadhan, R. H., & Suryandari, N. (2025). Analisis hambatan komunikasi dalam perspektif komunikasi lintas budaya (studi kasus mahasiswa dalam organisasi di Universitas Trunojoyo Madura). Jurnal Media Akademik, 3(6).
- Renggo, Y. R. (2022). Populasi dan sampel kuantitatif. Dalam S. W. Purwanza dkk., Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif dan kombinasi (hlm. 43–55). Bandung: Media Sains Indonesia.
- Repi, A. A., & Steven, Y. (2019). Pengaruh komunikasi positif terhadap job performance pada organisasi kemahasiswaan. https://www.neliti.com/publications/497958/pengaruh-komunikasi-positif-dan-job-performance-pada-organisasi-kemahasiswaan
- Revelle, W. (2025). psych: Procedures for psychological, psychometric and personality research [R package]. https://cran.r-project.org/package=psych
- Rubin, R. B., & Martin, M. M. (1994). Development of a measure of interpersonal communication competence. Communication Research Reports, 11(1), 33–44.
- Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R& D. Alfabeta.
- Syahrul, Fathiyah, & Jumarlis, M. (2023). Miskomunikasi (studi kegagalan komunikasi antara mahasiswa dan dosen STAIN Majene melalui media WhatsApp). Shoutika: Jurnal Studi Komunikasi dan Dakwah, 3(1), 11–20.
- The jamovi project. (2025). jamovi (Version 2.7) [Computer software]. https://www.jamovi.org
- Wool, C. A., Chittams, J., Meghani, S. H., Morrison, W. E., Deatrick, J. A., & Ulrich, C. M. (2023). Institutional communication failure and perception of miscommunication in organizational settings. Journal of Interprofessional Care, 37(2), 180–189.
- Wijaya, I. S. (2013). Komunikasi interpersonal dan iklim komunikasi dalam organisasi. Jurnal Dakwah Tabligh, 14(1), 115–126.