Vol. 25 No. 10 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

PENGARUH FEAR OF MISSING OUT (FOMO), LIFESTYLE, SOCIAL MEDIA MARKETING, DAN STORE ATMOSPHERE TERHADAP PERILAKU IMPULSE BUYING KONSUMEN GEN Z PADA STARBUCKS

Sindy Claudia Putri
Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma
Sri Setya Handayani
Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma

Published 2026-10-01

Keywords

  • Fear Of Missing Out,
  • Impulse Buying,
  • Lifestyle,
  • Social Media Marketing,
  • Store Atmosphere

How to Cite

PENGARUH FEAR OF MISSING OUT (FOMO), LIFESTYLE, SOCIAL MEDIA MARKETING, DAN STORE ATMOSPHERE TERHADAP PERILAKU IMPULSE BUYING KONSUMEN GEN Z PADA STARBUCKS. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(10). https://journal.cib.institute/index.php/musytari/article/view/4708

Abstract

Perkembangan industri coffee shop di Indonesia yang semakin pesat menjadikan Starbucks sebagai salah satu merek yang banyak diminati oleh Generasi Z. Fenomena tersebut mendorong munculnya perilaku impulse buying yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti fear of missing out (FOMO), lifestyle, social media marketing, dan store atmosphere. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh fear of missing out, lifestyle, social media marketing, dan store atmosphere terhadap perilaku impulse buying konsumen Generasi Z pada Starbucks. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 150 responden. Responden merupakan konsumen Starbucks berusia 17–29 tahun yang berdomisili di wilayah Jabodetabek. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Partial Least Square (PLS) menggunakan software SmartPLS 4 dengan pengujian meliputi uji validitas konvergen, uji validitas diskriminan, uji reliabilitas, uji R-Square (R²), uji effect size (f²), uji predictive relevance (Q²), uji goodness of fit, serta uji analisis jalur (path coefficient). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fear of missing out, lifestyle, social media marketing, dan store atmosphere berpengaruh terhadap perilaku impulse buying konsumen Generasi Z pada Starbucks. Variabel lifestyle merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap perilaku impulse buying, diikuti oleh store atmosphere, social media marketing, dan fear of missing out.

References

  1. Abrar, M. K. D., Setyadi, T., Bimasri, J., & Atasa, D. (2025). Fear of missing out, electronic word of mouth, dan store atmosphere terhadap impulse buying di Am: Pm Coffee Surabaya. Sinta Journal (Science, Technology and Agriculture Journal), 6(1), 161–168.
  2. Badan Pusat Statistik. (2020). Jumlah penduduk menurut wilayah, klasifikasi generasi, dan jenis kelamin, hasil Sensus Penduduk 2020. https://sensus.bps.go.id/topik/tabular/sp2020/2/1/0
  3. Daulay, A. P. E., Atika, & Rahma, T. I. F. (2025). Pengaruh fear of missing out, diskon, dan media sosial terhadap impulsive buying pada Tomoro Coffee di Kota Medan. Jambura Economic Education Journal, 7(4), 1276–1291.
  4. Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E., (2019). Multivariate data analysis (8th ed). Delhi: Cengage Learning India Pvt. Ltd.
  5. Hawkins, D. I., & Mothersbaugh, D. L. (2022). Consumer behavior: building marketing strategy (14th ed). Dubuque: McGraw-Hill Education.
  6. Ipaludin, M., Silaningsih, E., & Yulianingsih. (2024). Impluse buying konsumen dengan pendekatan lifestyle, bundling produk dan store atmosphere. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 4(1), 3753–3767.
  7. Khairunnisa, I., & Heriyadi. (2023). Generasi Z, pemasaran sosial media, dan perilaku pembelian impulsifnya pada produk fashion. Prosiding Management Business Innovation Conference, 6(1), 17–29.
  8. Kotler, P., & Armstrong, G. (2022). Principles of marketing (18th ed). Harlow, England: Pearson Education Limited.
  9. Kotler, P., & Keller, K. L. (2022). Marketing management (16th ed.). Hoboken, NJ: Pearson Education.
  10. Mariah, & Dara, S. R. (2022). Analisis social media marketing dan brand awareness terhadap impulsive buying. Jurnal Lentera Bisnis, 11(1), 48–60.
  11. Pratama, B. P. (2025). Efektivitas social media marketing dalam meningkatkan brand awareness gojek. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS), 4(4), 4423-4432.
  12. Przybylski, A. K., Murayama, K., Dehaan, C. R., & Gladwell, V. (2021). Motivational, emotional, and behavioral correlates of fear of missing out. Computers in Human Behavior, 29(4), 1841-1848.
  13. Ratih, P. A. R., & Rahanatha, G. B. (2020). The role of lifestyle in moderating the influence of sales promotion and store atmosphere on impulse buying at starbucks. American Journal of Humanities and Social Sciences Research (AJHSSR), 4(2), 19–26.
  14. Rozaini, N., Purwita, S., & Meiriza, M. S. (2021). Gaya hidup dan hasil belajar manajemen keuangan terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa. Niagawan, 10(2), 198-205.
  15. Salomon, M. R. (2020). Consumer behavior buying, having, and being (13th ed). Hoboken, NJ: Pearson Education.
  16. Santoso, R. P., & Risan, R. (2023). The influence of store atmosphere and social media marketing on impulse buying behavior. Journal of Humanities and Social Studies, 1(3), 928–934.
  17. Sihombing, P.R., Arsani, A.M., Oktaviani, M., Nugraheni, R., Wijaya, L., & Muhammad, I. (2024). Aplikasi smartpls 4.0 untuk statistisi pemula. Tangerang: Minhaj Pustaka.
  18. Silanigsih, E., Putri, R. A., Ma’hadi, M. A. S., Permana, R., & Maulana, A. (2024). Strategi store atmosphere untuk meningkatkan kepuasan konsumen di restoran cepat saji X mizania. Jurnal Ekonomi dan Akuntansi, 4(2), 574-587.
  19. Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R& D. Bandung: Alfabeta.
  20. Survei GoodStats (2025). Kedai kopi yang favorit masyarakat Indonesia. https://www.instagram.com/p/DPOI_6Tk3gp/