Articles
ANALISIS PENERAPAN MANAJEMEN SUPPLY CHAIN SPAREPARTS MENGGUNAKAN METODE FIFO PADA BENGKEL RESMI ASCO ISUZU PASAR MINGGU
Published 2026-09-27
Keywords
- Supply Chain,
- Sparepart,
- FIFO,
- Persediaan,
- Distribusi.
How to Cite
ANALISIS PENERAPAN MANAJEMEN SUPPLY CHAIN SPAREPARTS MENGGUNAKAN METODE FIFO PADA BENGKEL RESMI ASCO ISUZU PASAR MINGGU. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(10). https://journal.cib.institute/index.php/musytari/article/view/4564
Abstract
Manajemen supply chain memiliki peranan penting dalam pengelolaan persediaan sparepart untuk memastikan ketersediaan suku cadang, mendukung kelancaran operasional bengkel, dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Pengelolaan persediaan yang kurang efektif dapat menyebabkan penumpukan stok, penurunan kualitas barang, serta keterlambatan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan manajemen supply chain sparepart menggunakan metode First In First Out (FIFO) pada Bengkel Resmi Asco Isuzu Pasar Minggu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif non-statistik dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta analisis dokumen berupa data persediaan, Purchase Order (PO), dan pencatatan barang masuk dan keluar selama periode Januari–Maret 2026. Analisis dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta membandingkan tanggal masuk, tanggal keluar, jumlah stok, dan jenis sparepart. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alur supply chain meliputi input kebutuhan sparepart, proses PO, penerimaan barang, pendataan barang masuk, penyimpanan dengan prinsip FIFO, pendataan barang keluar, penyerahan kepada pelanggan, dan pembaruan stok. Selama periode penelitian, pengeluaran filter mencapai 1.500 pcs, clutch 80 pcs, dan wiper 50 pcs. FIFO diterapkan dengan mencatat tanggal penerimaan, menyusun barang berdasarkan urutan kedatangan, menempatkan barang lama agar mudah diakses, dan mengeluarkannya terlebih dahulu. Penerapan FIFO membantu mengurangi risiko penumpukan stok lama, mendukung pengendalian persediaan, dan menjaga kelancaran pelayanan. Kendala yang masih ditemukan meliputi keterlambatan pengiriman akibat kekosongan barang, ketidaksesuaian stok fisik dengan sistem, dan fluktuasi permintaan sparepart tertentu.References
- Aghniya, A., & Rivai, A. M. (2025). Penerapan Metode First In First Out (FIFO) dalam Peningkatan Kinerja Operasional Sektor Ritel di Indonesia. 2(4), 181–192.
- Almira Keumala Ulfah, D. (2022). Ragam Analisis Data Penelitian (Sastra, Riset dan Pengembangan).
- Amin, N. F., Garancang, S., & Abunawas, K. (2023). Pendahuluan penelitian dan teknik pengumpulan data. 14(1), 15–31.
- Retnawati, dkk. (2025). Desain penelitian dan metode penelitian. (Sebagaimana dicantumkan dalam skripsi).
- Rokhman, N., Kamto, S., & Sudibyo. Sistem Informasi Supply Chain Management dengan Metode First In First Out (FIFO) Berbasis Website di Bengkel AHASS 2106 Waras Motor.
- Selvia, M., & Suardy, W. Prosedur Penanganan Order Part di PT. Astra Otoparts Tbk. Divisi Adiwira Plastik.
- Gunadi, G. G. R., Ihsan, M., & Assagaf, I. Analisa Penerapan Sistem First In First Out (FIFO) pada Manajemen Persediaan di Warehouse PT. Liugong Machinery Indonesia.