Vol. 25 No. 10 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

PENGARUH ECONOMIC LITERACY, LIFESTYLE, DAN SELF-CONTROL TERHADAP IMPULSIVE BUYING PENGGUNA BUY NOW PAY LATER (BNPL) PADA GEN Z DI DESA KARANGGAN, KAB. BOGOR, JAWA BARAT

Muhammad Farsyah Ramadhan
Program Studi Manajemen, Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial, Universitas Dian Nusantara, Jakarta, Indonesia

Published 2026-09-16

Keywords

  • Economic Literacy,
  • Lifestyle,
  • Self-Control,
  • Impulsive Buying,
  • BNPL,
  • Generasi Z
  • ...More
    Less

How to Cite

PENGARUH ECONOMIC LITERACY, LIFESTYLE, DAN SELF-CONTROL TERHADAP IMPULSIVE BUYING PENGGUNA BUY NOW PAY LATER (BNPL) PADA GEN Z DI DESA KARANGGAN, KAB. BOGOR, JAWA BARAT. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(10). https://journal.cib.institute/index.php/musytari/article/view/4226

Abstract

Perkembangan layanan Buy Now Pay Later (BNPL) memberikan kemudahan bagi konsumen untuk memperoleh barang atau jasa dengan pembayaran yang ditunda atau dicicil. Kemudahan tersebut dapat meningkatkan risiko pembelian impulsif, terutama pada Generasi Z yang dekat dengan teknologi digital dan media sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Economic Literacy, Lifestyle, dan Self-Control terhadap Impulsive Buying pengguna BNPL pada Generasi Z di Desa Karanggan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Sampel terdiri atas 100 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria pengguna BNPL dan berdomisili di Desa Karanggan. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics versi 27 melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, koefisien determinasi, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan Economic Literacy berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Impulsive Buying dengan koefisien -0,094 (p=0,001). Lifestyle berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien 1,071 (p<0,001), sedangkan Self-Control berpengaruh negatif dan signifikan dengan koefisien -0,174 (p=0,009). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap Impulsive Buying dengan F=16,503 dan p<0,001. Nilai R² sebesar 0,681 menunjukkan bahwa model menjelaskan 68,1% variasi Impulsive Buying.

References

  1. 1. Amaliah, L., Lestari, D. F., Tasikmalaya, U. C., & Barat, J. (2027). Pengaruh paylater dan self control terhadap perilaku impulsive buying pada generasi z pengguna. 5(01), 30–43.
  2. 2. Antonia, R. (2024). Hubungan self-control dengan perilaku impulsive buying pada mahasiswa pengguna pay-later dalam e-commerce (Doctoral dissertation, UIN Sunan Gunung Djati Bandung).
  3. 3. Baumeister, R. F., Vohs, K. D., & Tice, D. M. (2007). The strength model of self-control. Current Directions in Psychological Science, 16(6), 351–355.
  4. 4. Choirunnisa, D., Program, E. E., & Surabaya, U. N. (2021). Perilaku pembelian impulsif: seberapa besar peran gaya hidup dan literasi ekonomi? 14(1), 61–70.
  5. 5. Davies, P. (2015). Towards a framework for financial literacy in the context of democracy. Journal of Curriculum Studies, 47(2), 300–316.
  6. 6. Desty, I. D., Wijayanto, H., & Purwaningrum, T. (2022). Pengaruh shopping lifestyle, fashion involvement dan hedonic shopping value terhadap impulse buying pembelian hijab merek rabbani di kecamatan sawoo kabupaten ponorogo pada masa pandemi. Bussman Journal: Indonesian Journal of Business and Management, 2(2), 331–343.
  7. 7. Dewanti, I., & Haryono, A. (2021). Terhadap perilaku pembelian impulsif produk baju pada mahasiswa S1 pendidikan ekonomi universitas negeri malang angkatan 2017. 1(8), 718–734. https://doi.org/10.17977/um066v1i82021p718-734
  8. 8. Diskominfo, Disdik, D. (2024). Data jumlah generasi z antar RT 06. https://bestie.bogorkab.go.id/profilwilayah.php?ckec=2& ckel=143& cdx=903ce9225fca3e988c2af215d4e544d3
  9. 9. Efendi, R., & Indartono, S. (2019). The mediation of economic literacy on the effect of self control on impulsive buying behaviour moderated by peers. 9(3), 98–104.
  10. 10. Faradiba, E., Sumarsono, H., & Wahyuningsih, D. W. (2023). Pengaruh self control, hedonic motivation dan lifestyle terhadap impulsive buying pada pengguna e-commerce shopee. 7(4), 591–602.
  11. 11. Farid, M. M., Misbah, F. A., & Sholikha, S. M. (2024). The role of fintech as a mediator in the influence of economic literacy on impulsive buying behavior. 1(4).
  12. 12. Harjanti, D., Nur, P. A., & Sahetapy, W. L. (2025). Pengaruh financial management behavior, lifestyle, dan self-control terhadap impulsive buying pengguna buy now pay later. Majalah Ekonomi, 31(1), 90–101.
  13. 13. Leksono, W. (2027). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi impulse buying: studi tentang penggunaan paylater, gaya hidup konsumtif, dan literasi keuangan. 2(1), 2134–2135.
  14. 14. Liska, M. (2023). Pengaruh shopping lifestyle dan harga diskon terhadap impulsive buying melalui media tiktok shop pada generasi z dan milenial di jakarta.
  15. 15. Maesen, S., & Ang, D. (2025). Buy now, pay later: impact of installment payments on customer purchases. Journal of Marketing, 89(3), 13–35.
  16. 16. Mullainathan, S., & Thaler, R. H. (2000). Behavioral economics. National Bureau of Economic Research Cambridge, Mass., USA.
  17. 17. Nugroho & Panuntun (2022); Septiarum & Susanti (2025). https://journal.uii.ac.id/selma/article/view/23806
  18. 18. OJK. (2027). Pembiayaan BNPL perusahaan pembiayaan tumbuh 56, 92% per April 2027. Tradersunion.com. https://tradersunion.com/ind/news/financial-news/show/2258893-bnpl-financing-growth-april-2027/
  19. 19. Pangesti, G. I., Rohayati, N., & Pertiwi, A. (2025). Godaan paylater: peran kontrol diri dan fomo dalam pembelian impulsif. Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi dan Kesehatan (J-P3K), 6(3), 1223–1231.
  20. 20. Penelitian, L. (n.d.). Persepsi pasar terhadap pemanfaatan fitur pembayaran paylater. Research Institute of Socio-Economic Development (RISED).