Articles
INSTAGRAM SEBAGAI PINTU GERBANG DALAM EKOSISTEM DIGITAL TERINTEGRASI: STRATEGI COMMUNITY-BASED DIGITAL MARKETING DALAM MEMBANGUN KEPERCAYAAN JAMAAH PADA BISNIS TRAVEL UMROH
Published 2026-08-06
Keywords
- Ekosistem Digital Terintegrasi,
- Instagram,
- Kepercayaan Konsumen,
- Community-Based Digital Marketing,
- Travel Umroh
How to Cite
INSTAGRAM SEBAGAI PINTU GERBANG DALAM EKOSISTEM DIGITAL TERINTEGRASI: STRATEGI COMMUNITY-BASED DIGITAL MARKETING DALAM MEMBANGUN KEPERCAYAAN JAMAAH PADA BISNIS TRAVEL UMROH. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(9). https://doi.org/10.5281/zenodo.21823716
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Instagram dalam ekosistem digital terintegrasi yang diterapkan oleh Komunitas Mentoring Umroh dalam membangun kepercayaan jamaah di tengah krisis reputasi industri travel umroh di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan sembilan informan yang terdiri atas tiga pengelola komunitas dan enam jamaah yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi digital terhadap akun Instagram @mentoringumrohcom selama periode 2023 sampai dengan 2025, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan thematic analysis dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram tidak berfungsi sebagai medium tunggal pembentukan kepercayaan, melainkan sebagai pintu masuk yang mengoptimalkan fungsi sharing dan reputation, sementara kepercayaan yang lebih mendalam terbentuk melalui integrasi dengan WhatsApp yang mengoptimalkan fungsi conversations dan relationships, serta webinar yang mengoptimalkan fungsi presence dan identity. Temuan kasus seorang informan yang kepercayaannya terbentuk sepenuhnya melalui jalur di luar Instagram memperkuat argumen bahwa kekuatan strategi digital Mentoring Umroh terletak pada keseluruhan ekosistem komunitas, bukan semata pada satu platform. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan konsep ekosistem digital terintegrasi sebagai model pemasaran berbasis komunitas yang lebih komprehensif dibandingkan strategi satu platform, khususnya dalam konteks industri jasa dengan tingkat kepercayaan tinggi.References
- Chaffey, D., & Ellis-Chadwick, F. (2016). Digital Marketing: Strategy, Implementation and Practice (6th ed.). Pearson Education Limited.
- Creswell, J.W., & Creswell, J.D. (2024). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (6th ed.). SAGE Publications.
- Dessart, L., Veloutsou, C., & Morgan-Thomas, A. (2015). Consumer engagement in online brand communities: A social media perspective. Journal of Product & Brand Management, 24(1), 28-42.
- Irshad, M., & Ahmad, M.S. (2020). Understanding consumers' trust in social media marketing environment. International Journal of Retail & Distribution Management, 48(11), 1195-1212.
- Kartomo, T. (2024). The Role of Social Media in Building Consumer Trust in Product. Kompartemen: Kumpulan Orientasi Pasar Konsumen, 2(2).
- Kietzmann, J.H., Hermkens, K., McCarthy, I.P., & Silvestre, B.S. (2011). Social media? Get serious! Understanding the functional building blocks of social media. Business Horizons, 54(3), 241-251.
- Kotler, P., & Armstrong, G. (2018). Principles of Marketing (17th Global Edition). Pearson Education Limited.
- Mayer, R.C., Davis, J.H., & Schoorman, F.D. (1995). An Integrative Model of Organizational Trust. Academy of Management Review, 20(3), 709-734.
- Morgan, R.M., & Hunt, S.D. (1994). The Commitment-Trust Theory of Relationship Marketing. Journal of Marketing, 58(3), 20-38.
- Mulyadi, T.A.P., & Zulganef, Z. (2025). The Effect of Social Media Marketing on Purchase Intention Through Brand Image and Brand Trust as Mediating Variables in Local Bandung Clothing. JEMSI Dinasti, 7(1). https://doi.org/10.38035/jemsi.v7i1
- Muniz, A.M. Jr., & O'Guinn, T.C. (2001). Brand Community. Journal of Consumer Research, 27(4), 412-432.
- Salunke, P., & Jain, V. (2023). Instagram Marketing (2015-2021): A Review of Past Trends, Implications, and Future Research. Review of Management Literature, 1, 129-146.
- Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
- Waruwu, M. (2024). Pendekatan Penelitian Pendidikan: Metode Penelitian Kualitatif, Metode Penelitian Kuantitatif dan Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 2828-2835.