Articles
STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA AIR TERJUN LUBUK BATU KAMBING DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN DESA PADANG KEDEPER KABUPATEN BENGKULU TENGAH
Published 2026-08-01
Keywords
- strategi pengembangan pariwisata,
- analisis SWOT,
- pariwisata berkelanjutan,
- pengembangan ekonomi lokal
How to Cite
STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA AIR TERJUN LUBUK BATU KAMBING DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN DESA PADANG KEDEPER KABUPATEN BENGKULU TENGAH. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(9). https://doi.org/10.2238/epv6tc68
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan pariwisata Air Terjun Lubuk Batu Kambing dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Padang Kedeper, Kabupaten Bengkulu Tengah, Indonesia. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pemerintah desa, pengelola objek wisata, serta masyarakat sekitar. Analisis SWOT diterapkan untuk mengkaji faktor internal maupun eksternal yang memengaruhi pengembangan sektor pariwisata. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kekuatan utama objek wisata tersebut mencakup potensi keindahan alam yang masih asri, harga tiket yang terjangkau, kondisi lingkungan yang aman, serta partisipasi aktif masyarakat. Namun, pengembangan wisata masih menghadapi kendala berupa kondisi infrastruktur yang masih terbatas, akses jalan yang belum memadai, fasilitas yang masih minim, serta kegiatan promosi yang belum maksimal. Peluang yang dimiliki mencakup meningkatnya ketertarikan terhadap wisata alam dan potensi terbukanya lapangan pekerjaan, sedangkan ancaman berasal dari kompetisi dengan destinasi wisata lainnya serta risiko terjadinya degradasi lingkungan, dan keterbatasan pendanaan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan infrastruktur, penguatan promosi digital, pengembangan produk unggulan lokal, serta peningkatan kapasitas masyarakat guna mendukung pariwisata berkelanjutan dan pertumbuhan ekonomi lokal.References
- Amanda Sari, H. D., Wulandari, S., & Kasiami, S. (2024). Analisis SWOT dalam tata kelola destinasi wisata unggulan berbasis Community Based Tourism (CBT) di Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Pemerintahan dan Politik, 10(1). https://doi.org/10.36982/jpp.v10i1.4966
- Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2020). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020–2024. Jakarta: Bappenas.
- Badan Pusat Statistik Kabupaten Bengkulu Tengah. (2025). Kabupaten Bengkulu Tengah dalam Angka 2025. Bengkulu Tengah: BPS Kabupaten Bengkulu Tengah.
- Cooper, C., Fletcher, J., Fyall, A., Gilbert, D., & Wanhill, S. (2020). Tourism: Principles and Practice (7th ed.). Pearson.
- Inskeep, E. (1991). Tourism Planning: An Integrated and Sustainable Development Approach. New York: Van Nostrand Reinhold.
- Junaidi, M. A., Amrullah, & Rochmi, E. (2025). Identifying community-based tourism potential in Sapit Village through SWOT analysis. Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah.
- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2021). Pedoman Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan. Jakarta: Kemenparekraf.
- Khadry, M., & Silalahi, R. H. (2024). Tantangan dalam pengembangan Community Based Tourism di Desa Wisata Denai Lama berbasis analisis SWOT. Journal of Economic Education and Entrepreneurship Studies, 5(1), 126–134. https://doi.org/10.26858/je3s.v5i1.3013
- Masruri, N., Lestari, I., Sandria, N., & Yoza, D. (2024). Strategi pengembangan potensi wisata berbasis masyarakat di Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran: Kajian SWOT dan persepsi stakeholders. Jurnal Ilmu-Ilmu Kehutanan, 9 (1), 45–56. https://doi.org/10.31258/jiik.9.1.45-56
- Murphy, P. E. (1985). Tourism: A Community Approach. New York: Methuen.
- Nalayani, N. N. A. H. (2016). Pengembangan potensi wisata berbasis masyarakat. Jurnal Master Pariwisata, 3(1), 65–78.
- Ningrum, N. L., & Andika, W. P. (2021). Pengembangan ekowisata berbasis masyarakat dalam meningkatkan daya tarik wisata di Pemandian Kolam Penawar Atas Ketapang Banyuwangi. Jurnal Pariwisata Pesona, 6(1). https://doi.org/10.26905/jpp.v6i1.5119
- Peraturan Menteri Pariwisata Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan.
- Pitana, I. G., & Diarta, I. K. S. (2009). Pengantar Ilmu Pariwisata. Yogyakarta: Andi.
- Rangkuti, F. (2018). Analisis SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
- Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (2nd ed.). Bandung: Alfabeta.
- Suryadana, M. L. (2015). Sosiologi Pariwisata. Bandung: Humaniora.
- Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.
- United Nations World Tourism Organization. (2018). Tourism for Sustainable Development Goals. Madrid: UNWTO.
- United Nations World Tourism Organization. (2021). International Tourism Highlights 2021 Edition. Madrid: UNWTO.