Articles
ANALISIS DAMPAK PENGEMBANGAN WISATA PANTAI GADING TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI KELURAHAN JEMPONG BARU KECAMATAN SEKARBELA KOTA MATARAM
Published 2026-07-21
Keywords
- pengembangan wisata,
- Pantai Gading,
- perekonomian masyarakat,
- pariwisata,
- UMKM
How to Cite
ANALISIS DAMPAK PENGEMBANGAN WISATA PANTAI GADING TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI KELURAHAN JEMPONG BARU KECAMATAN SEKARBELA KOTA MATARAM. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(8). https://doi.org/10.2238/vkyamd93
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pengembangan wisata Pantai Gading terhadap perekonomian masyarakat di Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pengembangan sektor pariwisata diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui terciptanya lapangan kerja, peningkatan pendapatan, berkembangnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan wisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi terhadap 12 informan yang terdiri atas dua informan kunci (pengelola wisata), empat informan utama (pedagang), dan enam informan tambahan (masyarakat sekitar, pengunjung, dan tukang parkir). Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, dengan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber, metode, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan Pantai Gading berlangsung secara bertahap melalui peningkatan fasilitas, promosi berbasis media sosial, dan keterlibatan masyarakat, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat berupa peningkatan pendapatan, terbukanya kesempatan kerja, berkembangnya UMKM, dan meningkatnya aktivitas ekonomi lokal. Namun demikian, manfaat ekonomi tersebut belum dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat dan masih dihadapkan pada kendala fasilitas, kebersihan, kapasitas parkir, serta promosi yang belum optimal.References
- Barreto, M., & Giantari, I. G. A. K. (2015). Strategi pengembangan objek wisata air panas di Desa Marobo, Kabupaten Bobonaro Timor Leste. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 4(11), 773–796.
- Cohen, E. (1984). The sociology of tourism: Approaches, issues, and findings. Annual Review of Sociology, 10, 373–392.
- Cooper, C., Fletcher, J., Gilbert, D., Shepherd, R., & Wanhill, S. (2005). Tourism: Principles and practice. Harlow: Pearson Education.
- Damanik, J., & Weber, H. F. (2006). Perencanaan ekowisata: Dari teori ke aplikasi. Yogyakarta: Andi Offset.
- Ibrahim. (2015). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.
- Indrawati. (2018). Metode penelitian kualitatif manajemen dan bisnis: Konvergensi teknologi informasi dan komunikasi. Bandung: PT Refika Aditama.
- Inskeep, E. (1991). Tourism planning: An integrated and sustainable development approach. New York: Van Nostrand Reinhold.
- Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1984). Qualitative data analysis: A sourcebook of new methods. Beverly Hills: Sage Publications.
- Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
- Pendit, N. S. (2006). Ilmu pariwisata: Sebuah pengantar perdana. Jakarta: Pradnya Paramita.
- Pitana, I. G., & Gayatri, P. G. (2005). Sosiologi pariwisata. Yogyakarta: Andi Offset.
- Putra, M. A., & Salim, A. (2023). Dinamika kunjungan wisata di Lombok Barat: Analisis perkembangan sektor pariwisata Pantai Gading. Jurnal Ekonomi dan Pariwisata, 5(2), 45–58.
- Rahmawati, D. (2022). Pengaruh sektor pariwisata terhadap pendapatan asli daerah di Lombok Barat: Studi kasus Pantai Gading (Skripsi). Universitas Mataram.
- Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Jakarta: Sekretariat Negara.
- Siti, R., & Hidayat, S. (2023). Pantai Gading: Daya tarik dan perkembangan pariwisata di Lombok Barat. Jurnal Destinasi dan Pariwisata, 4(1), 30–42.
- Spillane, J. J. (1987). Ekonomi pariwisata: Sejarah dan prospeknya. Yogyakarta: Kanisius.
- Sudarsono, B. (2023). Tantangan infrastruktur dalam pengembangan pariwisata di Lombok Barat. Jurnal Infrastruktur dan Pembangunan, 2(2), 15–28.
- Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
- Sunaryo, B. (2013). Kebijakan pembangunan destinasi pariwisata: Konsep dan aplikasinya di Indonesia. Yogyakarta: Gava Media.
- Suwantoro, G. (2004). Dasar-dasar pariwisata. Yogyakarta: Andi Offset.