Vol. 25 No. 8 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

ENGARUH AKUNTABILITAS KEUANGAN PEMERINTAH DAN EFEKTIVITAS ALOKASI SUBSIDI TARIF TERHADAP KUALITAS PELAYANAN TRANSPORTASI UMUM MASSAL (Studi Kuantitatif pada Pengguna dan Pengelola Bus TransJakarta)

Dea Tri Lestari
UNIVERSITAS BINA SARANA INFORMATIKA
Berta Devi Gladyola Hutabarat
UNIVERSITAS BINA SARANA INFORMATIKA
Meliana Putri
UNIVERSITAS BINA SARANA INFORMATIKA
Yolanda Sansena
UNIVERSITAS BINA SARANA INFORMATIKA
Jessica Helena Virgin Lanes
UNIVERSITAS BINA SARANA INFORMATIKA

Published 2026-07-07

Keywords

  • Akuntabilitas Keuangan Pemerintah,
  • Efektivitas Alokasi Subsidi Tarif,
  • Kualitas Pelayanan,
  • Transportasi Umum Massal,
  • Bus TransJakarta.

How to Cite

ENGARUH AKUNTABILITAS KEUANGAN PEMERINTAH DAN EFEKTIVITAS ALOKASI SUBSIDI TARIF TERHADAP KUALITAS PELAYANAN TRANSPORTASI UMUM MASSAL (Studi Kuantitatif pada Pengguna dan Pengelola Bus TransJakarta). (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(8). https://doi.org/10.2238/54hpg336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Akuntabilitas Keuangan Pemerintah (X1) dan Efektivitas Alokasi Subsidi Tarif (X2) terhadap Kualitas Pelayanan Transportasi Umum Massal (Y) pada Bus TransJakarta. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pemangkasan subsidi Public Service Obligation (PSO) Transjakarta sebesar Rp760 miliar pada tahun 2026, yang berpotensi memengaruhi kualitas layanan meskipun tarif tetap dipertahankan. Penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif deskriptif dan verifikatif terhadap 114 responden pengguna Bus TransJakarta yang dipilih menggunakan teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Akuntabilitas Keuangan Pemerintah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Pelayanan Transportasi Umum Massal (nilai t = 3,268; sig. = 0,001), demikian pula Efektivitas Alokasi Subsidi Tarif (nilai t = 3,033; sig. = 0,003). Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan (F hitung = 25,037; sig. = 0,000) dengan kontribusi sebesar 31,1%, sedangkan 68,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan pemerintah dan optimalisasi alokasi subsidi yang tersisa dapat menjadi faktor pendukung utama dalam mempertahankan kualitas pelayanan transportasi umum massal di tengah keterbatasan anggaran.

References

  1. 1) Asian Development Bank (ADB). (2025). Kerangka pengukuran efektivitas alokasi subsidi tarif transportasi publik.
  2. 2) Badan Pusat Statistik (BPS). (2026). Statistik penumpang dan armada Transjakarta Januari–Februari 2026. Jakarta: BPS.
  3. 3) Eisenhardt, K. M. (1989). Agency theory: An assessment and review. Academy of Management Review, 14(1), 57–74.
  4. 4) Government Accountability Office (GAO). (2024). Kerangka dimensi akuntabilitas keuangan sektor publik.
  5. 5) Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360.
  6. 6) Musgrave, R. A. (1959). The theory of public finance: A study in public economy. New York: McGraw-Hill.
  7. 7) Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A multiple-item scale for measuring consumer perceptions of service quality. Journal of Retailing, 64(1), 12–40.
  8. 8) Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2025 tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Massal Berbasis Jalan.
  9. 9) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan.
  10. 10) Purba, Y. O. (2021). Validitas penelitian: Derajat kebenaran kesimpulan berdasarkan metode, sampel, dan populasi penelitian.