Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak bencana terhadap kesehatan mental anak-anak dan remaja pasca bencana. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan menganalisis 40 artikel ilmiah dari jurnal nasional dan 10 artikel dari jurnal internasional dengan rentang waktu 2015-2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dan remaja yang mengalami paparan bencana yang tinggi cenderung lebih mudah mengalami gejala PTSD. Dukungan sosial dan emosional dari lingkungan sekitar terutama orang tua dan teman sebaya menjadi faktor penting untuk menurunkan tingkat keparahan PTSD yang dialami oleh anak-anak dan remaja. Penelitian ini menekankan pentingnya intervensi trauma healing yang cepat dan tepat sasaran untuk mencegah berkembangnya permasalahan psikologis menjadi gejala PTSD pada anak-anak dan remaja penyintas bencana.References
Andre Cerika, & Didik Siswanto. (2024). Analisis pengelompokkan berdasarkan tingkat bencana alam pada suatu daerah studi kasus provinsi di Indonesia menggunakan algoritma K-Means Clustering, Fuzzy C-Means, dan K-Medoids. SEMASTER: Seminar Nasional Teknologi Informasi & Ilmu Komputer, 3(1), 94–105.
Apriyeni, E., Patricia, H., Rahayuningrum, D. C., & Angraini, S. S. (2021). Penerapan Assertive Training Terhadap Psychological Well-Being Pada Remaja. Khidmah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 3(2), 364–371.
Bali, E. N., Khotijah, I., Wollo, S., Kale, S., & Mundiarti, V. (2021). Pendampingan psikososial anak korban bencana di Sekolah Alam Manusak. KELIMUTU Journal of Community Service (KJCS), 1(1), 1–7.
Bernstein, M., & Pfefferbaum, B. (2018). Post-traumatic Growth as a Response to Natural Disasters in Children and Adolescents. Current psychiatry reports, 20(5), 37.
Bountress, K. E., Gilmore, A. K., Metzger, I. W., Aggen, S. H., Tomko, R. L., Danielson, C. K., Williamson, V., Vladmirov, V., Ruggiero, K., & Amstadter, A. B. (2020). Impact Of Disaster Exposure Severity: Cascading Effects Across Parental Distress, Adolescent PTSD Symptoms, As Well As Parent-Child Conflict And Communication. Social Science & Medicine, 264, 113293.
Cabella, T. P., & Rasminto. (2022). Efektivitas Metode Permainan Tradisional pada Trauma Healing Korban Pascabencana Gempa Bumi di Cianjur. Proceeding International Seminar on Islamic Education and Peace, 2, 194–198.
Elita, Y., Sholihah, A., & Sahiel, S. (2017). Acceptance And Commitment Therapy (ACT) Bagi Penderita Gangguan Stres Pasca Bencana. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 5(2), 97–101.
Erviana, E., Ismar, I., & Masniati, M. (2023). Tingkat kecemasan anak usia sekolah pasca bencana gempa bumi. KOLONI, 2(2), 501–507.
Fadlunnida, F., Karmiyati, D., & Hidayati, D. S. (2019). Hubungan Pengungkapan Diri Dan Stres Remaja Penyintas Gempa Bumi Kota Palu, Cognicia, 7(4), 419–433.
Geng, F., Zhou, Y., Liang, Y., Zheng, X., Li, Y., Chen, X., & Fan, F. (2019). Posttraumatic Stress Disorder and Psychiatric Comorbidity among Adolescent Earthquake Survivors: a Longitudinal Cohort Study. Journal of abnormal child psychology, 47(4), 671–681.
Hidayati, A. (2016). Merangsang pertumbuhan dan perkembangan anak dengan pembelajaran tematik terpadu. Sawwa: Jurnal Studi Gender, 12(1), 151–160.
Hurlock, E.B. (1980). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Edisi kelima. Jakarta: Erlangga.
Ifdil, I., & Taufik, T. (2012). Urgensi Peningkatan Dan Pengembangan Resiliensi Siswa Di Sumatera Barat. Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 12(2), 115-121.
Indira, L., Nasution, S. M., Churnawan, R. P. A., Indriani, E., Andriani, A. D., & Faraitody T., D. (2024). Kegiatan Bermain sebagai Terapi bagi Anak-Anak Penyintas Gempa. Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 373-382.
Keliat, B. A., Wardhani, I. Y., Hargiana, G., Silalahi, M., Wulandari, I. A. P., Kustiawan, R., & Fitriani, N. (2020). Program Persebaya Efektif Dalam Menurunkan Ide Bunuh Diri Pada Remaja Pasca Bencana Di Kota Bogor. Konferensi Nasional Keperawatan Kesehatan Jiwa, 190–196.
Levers, L. L. (2012). Trauma Counseling: Theories and Interventions. New York: Springer Publishing Company.
Meiser-Stedman, R., McKinnon, A., Dixon, C., Boyle, A., Smith, P., & Dalgleish, T. (2017). Acute Stress Disorder And The Transition To Posttraumatic Stress Disorder In Children And Adolescents: Prevalence, Course, Prognosis, Diagnostic Suitability, And Risk Markers. Depression And Anxiety, 34(4), 348–355.
Nawangsih, E. (2016). Play Therapy Untuk Anak-Anak Korban Bencana Alam Yang Mengalami Trauma (Post Traumatic Stress Disorder/PTSD). Psympathic, 1(2), 164-178.
Newman, E., Pfefferbaum, B., Kirlic, N., Webb, M., & Moore, B. (2014). Meta-Analytic Review Of Psychological Interventions For Children Survivors Of Disasters. Journal Of Traumatic Stress, 27(2), 166–175.
Novia, K., Hariyanti, T., & Yuliatun, L. (2020). The Impact Of Natural Disaster On Mental Health Of Victims Lives: Systematic Review. International Journal Of Science And Society, 2(3), 65-85.
Nuari, N. A. (2015). Model Peningkatan Resiliensi Anak Usia Sekolah Pasca Letusan gunung Kelud Kediri berbasis Disaster Nursing Competency. Jurnal Sainmed Kopertis VII Jawa Timur, (7)2, 41-45
Nur’aeni, Y., Fitri, S. Y. R. ., & Kurniawan, K. (2023). Resiliensi Remaja di Wilayah Pesisir: A Scoping Review. Jurnal Keperawatan, 16(3), 1063–1072.
Nutt, D. J. (2009). Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD). Psychiatry, 8(8), 297–301.
Orengo-Aguayo, R., Stewart, R. W., de Arellano, M. A., Suárez-Kindy, J. L., & Young, J. (2019). Disaster Exposure and Mental Health Among Puerto Rican Youths After Hurricane Maria. JAMA network open, 2(4), e192619.
Price, Matthew, Tatiana M Davidson, J. O. A. And K. J. R. (2013). Access, Use And Completion Of A Brief Disaster Mental Health Intervention Among Hispanics, African-Americans And Whites Affected By Hurricane Ike. 19(2), 70–74.
Purnamasari, I. (2016). Perbedaan Reaksi Anak dan Remaja Pasca Bencana. Jurnal PPKM, 1, 49–55.
Puteri, R. A. (2010). Pendampingan Anak-Anak Korban Lumpur Lapindo Kelurahan Jatirejo Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo (Doctoral Dissertation, UIN Sunan Ampel Surabaya).
Putri, M. (2022). Bermain Buku Pop-Up Sebagai Terapi Gangguan Mental Emosional Pasca Bencana Tsunami. Jurnal Psikologi Dan Rehabilitasi Trauma, 5(2), 45–56.
Rachma, H., & Febrianti, T. (2021). Faktor Determinan Sosial Risiko Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) Pasca Kejadian Bencana Tsunami Selat Sunda. Jurnal Kesehatan, 12(2), 280–286.
Rahmanishati, W., Dewi, R., & Indriani Kusumah, R. (2021). Hubungan Dukungan Sosial Dengan Post Traumatic Syndrome Disorder (PTSD) Pada Korban Bencana Tanah Longsor di Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi. Jurnal Health Society, 10(1)..
Rahmawati, A., & Pratama, R. (2023). Deteksi Dini PTSD Pada Korban Gunung Semeru Di Lumajang. Jurnal Psikologi Bencana, 8(1), 23–35.
Rahmawati, P. M., Pebriyanti, D. O., Sulistyono, R. E., & Suhari. (2024). Efektivitas Terapi Hipnotik Lima Jari Pada Gangguan Stres Pasca Trauma Pasca Bencana. Binawan Student Journal, 6(1), 68–73.
Ramadhani, E., & Zuwirda, Z. (2020). Efektivitas Konseling Individual Terhadap Pasien Penyakit Jantung Koroner (Studi Kasus Di Piai Tangah Kecamatan Pauh Kota Padang). Al Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 1(2), 123–132.
Rohmah, U. N., Harahap, S. G., Yari, Y., La Ramba, H., Ludovikus, L., Sabarina, R., Mailintina, Y., & Pipin, A. (2023). Gambaran Post Traumatic Stress Disorder, Gangguan Tidur, Kecemasan, Dan Gejala Depresi Korban Gempa Bumi Di Cianjur. Journal of Nursing and Midwifery Sciences, 2(1), 36–44.
Rubens, S. L., Felix, E. D., & Hambrick, E. P. (2018). A Meta-Analysis of the Impact of Natural Disasters on Internalizing and Externalizing Problems in Youth. Journal of traumatic stress, 31(3), 332–341.
Sagita, D. D., & Fairuz, S. U. N. (2019). Menjemput Senyuman: Dukungan Psikososial Anak-Anak Korban Bencana Tsunami Di Anyer. MARTABE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 106–118.
Sari, A. P., & Putra, B. R. (2022). Gambaran Trauma Psikologi Pada Anak Pasca Bencana Gempa Menggunakan Strengths And Difficulties Questionnaire (SDQ). Jurnal Psikologi Bencana, 5(2), 123–135.
Sari, A., & Putra, B. (2021). Gambaran Kecemasan Anak Dengan Post Traumatic Stress Disorder Sebagai Dampak Bencana Alam Angin Puting Beliung. Jurnal Psikologi Trauma, 5(2), 123–135.
Sari, S. N. J., Devy, S. R., & Nihayati, H. E. (2021). Efektifitas Cognitive Behavior Therapy Dalam Menurunkan Gejala Post Traumatic Stress Disorder Pasca Bencana: A Systematic Review. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 12(2), 205–209.
Seftafiani, W., Herawanto, H., Nur, R., & Marselina, M. (2021). Aktivitas Fisik, Kualitas Tidur Dan Stress Dengan Kejadian Hipertensi Pasca Bencana Di Puskesmas Kamonji Kota Palu Tahun 2019 (Cross Sectional Study). Preventif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(1), 161-170.
Shalahuddin, I., Eriyani, T., Sari, L., Yulianti, M., Fatimah, S. N., Safitrie, M., Agustina, D. S., & Monika, N. D. (2022). Terapi pengelolaan kecemasan dalam menurunkan stres pada korban pasca bencana gempa bumi. Jurnal Keperawatan Jiwa, 10(2), 229–244.
Sheerin, C. M., Kovalchick, L. V., Overstreet, C., Rappaport, L. M., Williamson, V., Vladimirov, V., Ruggiero, K. J., & Amstadter, A. B. (2019). Genetic and Environmental Predictors of Adolescent PTSD Symptom Trajectories Following a Natural Disaster. Brain sciences, 9(6), 146.
Sihotang, I., & Sudharmono, U. (2024). Tingkat Kecemasan Pasca Gempa Bumi Pada Anak di Sekolah Dasar. Nutrix Journal, 8(1), 57-71. doi:10.37771/nj.v8i1.1096.
Siregar, M. T. (2020). Peran komunikasi antarpribadi dalam proses pemulihan trauma: Pada remaja korban bencana. Jurnal Komunikasi Sosial, 8(2), 134–145..
Smith, M., Segal, R., Segal, J. (2008). Posttraumatic Stress Disorder (PTSD): Symptoms, Treatment And Self-Help
Sumirta, I. N., Rasdini, I. G. A., & Candra, I. W. (2019). Intervensi Kognitif Terhadap Kecemasan Remaja Paska Erupsi Gunung Agung. Jurnal Gema Keperawatan, 12(2), 96–102.
Suwarni, S. (2018). Lumpur Lapindo dan Psikologis Anak: Analisis Pengaruh Faktor-Faktor Berdampak Bencana Lumpur Lapindo terhadap Perkembangan Psikologis Anak di Wilayah Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Tanaka, E., Koizumi, T., Hoshino, H., & Shinfuku, N. (2016). Long-Term Psychological Consequences Among Adolescent Survivors Of The Wenchuan Earthquake In China: A Cross-Sectional Survey Six Years After The Disaster. Journal of Affective Disorders, 204, 255–261.
Tang, B., Deng, Q., Glik, D., Dong, J., & Zhang, L. (2017). A Meta-Analysis of Risk Factors for Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) in Adults and Children after Earthquakes. International journal of environmental research and public health, 14(12), 1537.
Tang, W., Lu, Y., & Xu, J. (2018). Post-traumatic stress disorder, anxiety and depression symptoms among adolescent earthquake victims: Comorbidity and associated sleep-disturbing factors. Psychiatry Research, 262, 211–216.
Tentama, F. (2014). Peran Dukungan Sosial Pada Gangguan Stres Pascatrauma. Republika.
Thoyibah, Z., Dwidiyanti, M., Mulianingsih, M., Nurmayani, W., & Wiguna, R. I. (2019). Gambaran Dampak Kecemasan dan Gejala Psikologis pada Anak Korban Bencana Gempa Bumi di Lombok. Holistic Nursing and Health Science, 2(1), 31-38.
Weems, C. F., Saltzman, W. R., Reiss, A. L., & Carrion, V. G. (2007). A Prospective Test Of The Association Between Anticipatory Anxiety And Posttraumatic Stress Symptoms. Journal Of Abnormal Child Psychology, 35(3), 417–426.
Yılancıoğlu, H.Y., & Özbaran, B. (2023). Psychiatric Effects of Earthquakes on Children and Adolescents. Journal of Pediatric Research, 10(4), 249–254.