Abstract
Remaja pada tingkat sekolah menengah pertama sering menghadapi tekanan akademik dan sosial yang dapat memengaruhi kemampuan mereka dalam mengelola emosi, sehingga regulasi emosi menjadi aspek penting dalam mendukung penyesuaian diri dan kesejahteraan psikologis remaja. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan bentuk tekanan akademik dan sosial yang dialami remaja, (2) mendeskripsikan pengalaman emosional yang muncul selama menghadapi tekanan akademik dan sosial, (3) mengidentifikasi strategi regulasi emosi yang digunakan remaja dalam menghadapi tekanan, dan (4) menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan regulasi emosi remaja di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap tiga siswa di SMPN 7 Kota Cirebon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) remaja mengalami tekanan akademik berupa banyaknya tugas, jadwal ulangan yang berdekatan, dan tuntutan pencapaian nilai, serta tekanan sosial berupa konflik pertemanan dan keinginan untuk diterima dalam lingkungan sosial; (2) pengalaman emosional yang muncul meliputi stres, marah, kecewa, dan kecemasan; (3) strategi regulasi emosi yang digunakan remaja meliputi menenangkan diri, mendengarkan musik, berbagi cerita dengan orang tua atau teman dekat, serta mengalihkan perhatian pada aktivitas yang disukai; dan (4) faktor yang memengaruhi regulasi emosi remaja meliputi dukungan keluarga, teman sebaya, lingkungan sekolah, serta pengalaman hidup, sehingga kemampuan regulasi emosi remaja sangat dipengaruhi oleh interaksi antara faktor internal dan eksternal. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya pemahaman mengenai regulasi emosi remaja serta dapat menjadi dasar bagi pengembangan layanan bimbingan dan konseling yang lebih sesuai dengan kebutuhan siswa.References
Achsanul Hakim, M., Kusuma Wardani, H., Ilfa Nanda Sari, A., Khusumadewi, A., & Emosi, R. (2026). Gambaran Regulasi Emosi Siswa SMK dan Implikasinya Bagi Layanan Bimbingan Konseling Kata kunci. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10377
Aisyah, A., Aini, D. K., & Azaria, U. N. (2025). Dibalik Kecanduan Media Sosial pada Remaja: Pengaruh Stres Akademik dan Kecemasan Sosial dengan Regulasi Emosi sebagai Mediator. Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi, 16(2), 77–95. https://doi.org/10.21107/personifikasi.v16i2.28423
Armisi, A. D. (2025). Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Journaling Untuk Meningkatkan Regulasi Emosi Siswa Kelas VIII SMP Islamic Boarding School Nur Shofin Natar.
Astuti, A. E. E., & Nur, H. (2025). Resiliensi Sebagai Mekanisme Bertahan Anak Dalam Dinamika Keluarga Yang Tidak Harmonis: Kajian Literatur. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, Vol. 02(2), 33–42. https://doi.org/https://doi.org/10.56842/jpk.v2i02.488
Aubertha, Y. N., Herdian, Na’imah, T., & Wahidah, F. R. N. (2025). Dinamika Stres Akademik, Dukungan Sosial, dan Agresivitas pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Jurnal Ilmu Psikologi Dan Kesehatan, 2(2), 56–69.
Cahyaningtyas, H., Prihartanti, N., & Prasetyaningrum, J. (2024). Regulasi Emosi pada Remaja yang Berprilaku Agresif. Dalam Journal of Lifespan Development E-ISSN (Vol. 2, Nomor 3). https://doi.org/10.32524/jlsd.v2i3.1275
Fatikasari, S. M. (2025). Hubungan Antara Regulasi Emosi Dengan Kecemasan Akademik Pada Siswa Kelas 8 SMPN 3 Kepanjen. 4–23. http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/80212
Indratno, A. I. F., & Fardana, N. A. (2025). Peran Dukungan Sosial Dan Self Compassion Terhadap Regulasi Emosi Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama.
Jihan, F. D. N., & Hariastuti, R. T. (2026). Pengaruh Kemampuan Regulasi Emosi Terhadap Kemampuan Interaksi Sosial Siswa SMP di Sidoarjo Retno Tri Hariastuti.
Muna, Z., Asyura, N., Khatimah, R. A. H., & Al-Adawiyah, R. (2024). Strategi Efektif Meregulasi Emosi Pada Remaja SMP Untuk Meningkatkan Kesehatan Mental. Dalam Jurnal Pengabdian Kolaborasidan Inovasi IPTEKS (Vol. 2). https://doi.org/10.59407/jpki2.v2i5.1395.
Nurlina, & Selian, S. N. (2025). Gambaran Regulasi Emosi pada Mahasiswa yang Mengalami Kecemasan Sosial. Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(4), 2082–2089. https://doi.org/10.63822/j1datb39
Nuzula, F., & Maryam, W. (2025). Emotion Regulation and Academic Stress Correlation Among Senior High Students Korelasi antara Regulasi Emosi dan Stres Akademik di Kalangan Siswa Sekolah Menengah Atas. Psikologia : Jurnal Psikologi, 10(1), 10–21. https://doi.org/10.21070/psikologia.v10i1.2140
Rahmadanti, T., Wahyuni, S., & Suyanti, S. (2025). Hubungan Regulasi Emosi dan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Stres di Pondok Pesantren Mansyaul Huda Kecamatan Kadipaten Kabupaten Majalengka. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 2(3), 575–585. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i3.549
Rizkiana, L. (2018). Hubungan Antara Dukungan Sosial Orang Tua Dengan Regulasi Emosi Pada SIswa Kelas VIII MTSN Bawu Jepara. https://doi.org/10.14710/empati.2019.23577
Shifaatul Ulyaa, L., & Musslifah, A. R. (2026). Edukasi Regulasi Emosi Pada Siswa SMK N 7 Surakarta Untuk Mengatasi Stress Akademik (Vol. 7, Nomor 1). https://doi.org/10.36728/jpf.v7i1.5355
Sholicha, L., & Affandi, G. R. (2026). Pengaruh Regulasi Emosi Dan Efikasi Diri Terhadap Resiliensi Akademik Siswa SMP di Pasuruan. Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 14(1), 222–234. https://doi.org/1023960/simbol.v14i1.1529
Tama, A. (2022). Hubungan Antara Regulasi Emosi Dengan Dukungan Teman Sebaya Dengan Stres Akademik Siswa. 10–17.
Taufiqoh, Q. (2025). Strategi Penyesuaian Diri Remaja dalam Merespons Tuntutan Sosial dan Dinamika Emosi.
Yunanto, T. A. R. (2018). Perlukah Kesehatan Mental Remaja? Menyelisik Peranan Regulasi Emosi dan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dalam Diri Remaja. ILMU PERILAKU, 2(2), 75–88. https://doi.org/10.25077/jip.2.2.75-88.2018
Yunin, A. ’, Darojat, A., & Martani, W. (2022). Acta Psychologia Stress Akademik Sebagai Mediator Hubungan Antara Regulasi Emosi dan Problematic Internet Use pada Siswa SMP. Dalam Acta Psychologia (Vol. 4, Nomor 1). https://doi.org/10.21831/ap.v4i1.60610