DINAMIKA RESILIENSI SINGLE MOTHER DALAM MENGHADAPI DISREGULASI EMOSI DAN TANTANGAN KEMANDIRIAN REMAJA
PDF

Keywords

resiliensi
single mother
disregulasi emosi
kemandirian remaja
dan pengasuhan.

How to Cite

DINAMIKA RESILIENSI SINGLE MOTHER DALAM MENGHADAPI DISREGULASI EMOSI DAN TANTANGAN KEMANDIRIAN REMAJA. (2026). Liberosis: Jurnal Psikologi Dan Bimbingan Konseling, 18(3). https://doi.org/10.2238/m9mdta93

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang ditandai oleh peru-bahan emosi yang dinamis serta meningkatnya tuntutan kemandirian dalam kehidupan sehari-hari, yang dalam pelaksanaanya sering menimbulkan tan-tangan tersendiri dalam proses pengasuhan, khususnya pada keluarga single mother. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi bentuk disregulasi emosi pada remaja, (2) mendeskripsikan tantangan kemandirian remaja, (3) menggambarkan pengalaman single mother dalam proses pengasuhan, dan (4) mengkaji strategi resiliensi yang digunakan dalam menghadapi tekanan pengasuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap satu orang single mother yang memiliki anak remaja berusia 15–16 tahun di Desa Sadawangi, Kabupaten Majalengka. Hasil penelitian menunjuk-kan bahwa (1) remaja mengalami disregulasi emosi yang ditandai dengan pe-rubahan suasana hati yang tidak stabil, mudah marah, menangis, serta ke-cenderungan menghindari komunikasi ketika menghadapi masalah; (2) remaja masih mengalami kesulitan dalam mengembangkan kemandirian, terutama da-lam pengambilan keputusan dan pelaksanaan tanggung jawab sehari-hari; (3) single mother menghadapi tantangan pengasuhan berupa peran ganda sebagai pencari nafkah dan pengasuh utama yang menimbulkan kelelahan fisik dan emosional serta kecemasan terhadap perkembangan anak; dan (4) strategi re-siliensi yang digunakan meliputi pengendalian emosi, komunikasi yang adaptif dengan anak, serta pemanfaatan dukungan sosial dari keluarga dan orang terdekat. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa resiliensi dan dukungan emosional memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan fungsi pengasuhan pada keluarga single mother.
DOI: https://doi.org/10.2238/m9mdta93
PDF

References

Astriani, D., & Hormansyah, R. D. (2024). Pengelolaan stres pada single mother. Journal of Theory and Practice in Islamic Guidance and Counseling, 1(1), 20–29.

Bungin, B. (2020). Analisis data penelitian kualitatif: Pemahaman filosofis dan metodologis ke arah penguasaan model aplikasi. PT RajaGrafindo Persada.

Daryanani, I., Hamilton, J. L., Abramson, L. Y., & Alloy, L. B. (2016). Single mother parenting and adolescent psychopathology. Journal of Abnormal Child Psychology, 44(7), 1411–1423.

Dwistia, H., Koma, I., Ningsih, S. D., & Hidayah, C. A. (2025). Analisis pola asuh terhadap emotional regulation anak remaja awal. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar.

Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33–54.

Ghaniyyah, B. N. D., Riany, Y. E., & Krisnatuti, D. (2025). The impact of parenting style on adolescent self-regulation and youth purpose. ENLIGHTEN: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 8(1), 1–15.

Goagoses, N., Bolz, T., Eilts, J., Schipper, N., Schuetz, J., Rademacher, A., & Koglin, U. (2023). Parenting dimensions/styles and emotion dysregulation in childhood and adolescence: A systematic review and meta-analysis. Current Psychology, 42(22), 18798–18822.

Goagoses, N., Ndlovu, S., & Smit, K. (2023). Emotional dysregulation among adolescents: A developmental perspective. Journal of Adolescent Development, 15(2), 112–124.

Harlianty, R. A., Wilantika, R., Agustin, V., & Sutinah, S. (2021). Strategi coping pada single mother yang bercerai. Journal Psikologi Aisyah, 3(2), 149–160.

Hundra, G. F., & Septiana, E. (2020). Kontribusi regulasi emosi orang tua terhadap regulasi diri remaja melalui peran mediasi pola asuh orang tua. Provitae: Jurnal Psikologi Pendidikan, 13(2).

Izah, N., Aini, D. K., & Bukhori, B. (2023). Stress dan strategi coping pada mahasiswa yang bertempat tinggal di pondok pesantren. Journal of Islamic and Contemporary Psychology, 3(1s), 231–242.

Kartini, T., Effendy, D. I., & Rohman, E. T. (2023). Bimbingan konseling individu mengatasi regulasi emosi negatif pada remaja fatherless. Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam, 11(2), 167–188.

Lidiawati, K. R., Dewi, W. P., & Simamora, S. C. N. (2024). Resiliensi ibu tunggal: Peran kebersyukuran dan regulasi emosi. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 17(3), 263–275.

Maharani, J., & Agustina. (2025). Hubungan kontrol diri dengan perilaku agresif pada remaja fatherless. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4).

Masten, A. S. (2018). Resilience theory and research on children and families: Past, present, and promise. Journal of Family Theory & Review, 10(1), 12–31.

Noviyanti, E., Kusumastuti, W., & Karsiyati. (2023). Gambaran stres pengasuhan pada single parent. Jurnal Psikosociopreneur, 2(1), 21–26.

Nurshabrina, M. F., & Dariyo, A. (2024). Gambaran regulasi emosi remaja laki-laki yang mengalami fatherless. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 46601–46610.

Oktavia, T. U., & Arsal, T. (2025). Kontruksi kemandirian mahasiswa perantau berdasarkan pola asuh orang tua: Simbolik interaksionisme kajian. SOSIO EDUKASI: Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan, 9(1), 29–41.

Prasetya, M. R., & Hidayah, N. (2023). Pelatihan regulasi emosi sebagai strategi meningkatkan kemampuan remaja dalam mengelola emosi negatif. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan (JIIP), 6(12), 10102–10108.

Putri, H. J., & Murhayati, S. (2025). Metode pengumpulan data kualitatif. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 13074–13086.

Rachmawati, T. S., & Rahmasari, D. (2024). Strategi coping remaja akhir yang mengalami fatherless dalam hidupnya. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 11(1), 632–643.

Rahmah, L., & Lestari, P. (2022). Resiliensi pada ibu tunggal dalam menghadapi tekanan pengasuhan. Jurnal Psikologi Sosial, 20(1), 15–24.

Rahmah, S. (2018). Pola komunikasi keluarga dalam pembentukan kepribadian anak. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 17(33), 13–31.

Rahmawati, A. M., Pusparatri, E., Khairunnisa, F. N., & Jauhar, M. (2024). Kehadiran ayah, regulasi emosi, dan kepercayaan diri remaja. Jurnal Keperawatan Rafflesia, 6(2), 101–112.

Rijali, A. (2019). Analisis data kualitatif. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 17(33), 81–95.

Salman, D. (2025). Strategi coping stres dalam menjalankan multi peran (Studi pada ibu tunggal yang suaminya meninggal dan memiliki anak di bawah umur) (Disertasi doktor, Universitas Mercu Buana Jakarta).

Sari, M., & Indrawati, E. S. (2020). Stres pengasuhan pada ibu tunggal dan dampaknya terhadap interaksi dengan anak. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, 9(2), 89–98.

Sari, S. P., & Winarno, R. D. (2023). Kontribusi regulasi emosi dan strategi coping maladaptif terhadap tingkat stres akademik pada mahasiswa. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, 12(1), 45–58.

Sabrina, V. A., & Afiatin, T. (2023). Peran disregulasi emosi terhadap kecenderungan melakukan perilaku nonsuicidal self-injury (NSSI) pada remaja. Gadjah Mada Journal of Psychology, 9(2), 131–143.

Setyaningsih, D., Mamma, A. T., Olua, E., & Sirjon, S. (2025). The impact of authoritative parenting patterns on social-emotional development of children in Indonesia. World Psychology, 4(1), 112–122.

Steinberg, L., & Silk, J. S. (2019). Parenting adolescents. In M. H. Bornstein (Ed.), Handbook of parenting: Children and parenting (Vol. 1, pp. 103–133). Routledge.

Sunarty, K. (2016). Hubungan pola asuh orang tua dan kemandirian anak. Journal of Educational Science and Technology, 2(3), 152–160.

Yasin, A., Sugara, G. S., & Imaddudin, A. (2020). Resiliensi pada remaja berdasarkan keutuhan keluarga. Journal of Innovative Counseling.

Yurianti, P. R. (2024). Pengaruh kelekatan orang tua terhadap kecerdasan emosional remaja yang dibesarkan oleh orang tua tunggal (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Malang).

Zahroh, N. I., Nasution, L. A., Tazqia, A. D., Faiha, H. A. I., & Nurhayati, D. (2025). Strategi pengumpulan data dalam penelitian kualitatif: Teknik, tantangan dan solusinya. Tarbiyatul Ilmu: Jurnal Kajian Pendidikan, 3(6), 107–118.

Downloads

Download data is not yet available.