EDUKASI DAN PRAKTIK PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK RUMAH TANGGA MENJADI KOMPOS DI RW 06 DAN RW 02 KELURAHAN KLATEN
Keywords:
sampah organik, kompos, pengomposan, PKK, pengabdian masyarakatAbstract
Sampah organik rumah tangga yang tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan penumpukan sampah dan mengurangi potensi pemanfaatannya sebagai bahan baku kompos. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan program sosialisasi dan praktik pengelolaan sampah organik rumah tangga menjadi kompos yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Kelompok 026128 Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta di RW 06 dan RW 02 Kelurahan Klaten, Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui sosialisasi, praktik pengolahan, pemantauan, dan pemanfaatan hasil kompos. Data diperoleh melalui observasi lapangan, dokumentasi kegiatan, dan catatan pelaksanaan selama KKN. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa KKN telah melaksanakan sosialisasi pengelolaan sampah organik di beberapa titik wilayah dan melakukan praktik pengolahan sampah organik menjadi kompos padat dan kompos cair. Hasil pengolahan kemudian dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan penanaman bibit tanaman bergizi. Dalam pelaksanaannya, program menghadapi kendala berupa keterbatasan partisipasi warga dalam praktik, jumlah peserta yang belum menjangkau seluruh masyarakat, serta kendala teknis pada proses pengolahan bahan organik. Kegiatan ini memberikan pengalaman dan pemahaman awal kepada masyarakat mengenai pemilahan, pengolahan, dan pemanfaatan sampah organik rumah tangga.References
Fajri, Siti Rabiatul, Farida Fitriani, Titi Laily Hajiriah, Sucika Armiani, dan Akhmad Sukri. 2020. “Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos Menggunakan Teknologi EM4 di Desa Kidang Kabupaten Lombok Tengah.” Jurnal Pengabdian UNDIKMA: 1 (1): 8–11. https://doi.org/10.33394/jpu.v1i1.2547.
Heriyanti, Andhina Putri, Miranita Khusniati, dan Trida Ridho Fariz. 2022. “Pelatihan Pembuatan Kompos Menggunakan Metode Takakura Sebagai Solusi Penanganan Sampah di Kelurahan Jatirejo Kota Semarang.” Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat 4 (4): 1213–18. https://doi.org/10.20527/btjpm.v4i4.6100.
Rosmala, Arrin, Dewi Mirantika, Wildan Rabbani, dan Universitas Perjuangan Tasikmalaya. 2020. “Takakura Sebagai Solusi Penanganan Sampah Organik Rumah Tangga.” Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2 (2): 165–74. https://doi.org/10.25157/ag.v2i2.4088.
Iskandar, Muhammad Joni, Rini Endang Prasetyowati, dan Muhammad Anwar. 2023. “Pemanfaatan Sampah Rumahtangga Sebagai Pupuk Kompos Studi Kasus Bina Desa Kecamatan Wanasaba.” Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS 9 (2): 169–74. https://doi.org/10.32528/jpmi.v9i2.1060.
Yulinda, Ratna, M Fua, dan Mutika Sari. 2021. “Pelatihan Pembuatan Kompos dari Limbah Rumah Tangga Pada Kelompok PKK Desa Pematang Panjang Kabupaten Banjar.” Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat 3 (3): 262–68. https://doi.org/10.20527/btjpm.v3i3.2578.
Miradji, M. Afrizal, Nehru Firdaus Ardhana, Aulia Ninit Ekawati, Rizkia Oktaviani, Ody Achmed Daffa, Helmi Wahyu Triansyah, Achmad Baihaq, Kristina Herlina Nangus, Muhammad Whindo Langgeng Rachmadiar, dan Denisa Ayudhityas. 2025. “Kebun Gizi Keluarga Solusi Cerdas Cegah Stunting.” Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) 5 (2): 289–95. https://doi.org/10.55606/jpkmi.v5i2.8152.

